Demam Tifoid & Pengobatan Herbal Alternatif. Untuk Sakit Demam Tifoid , bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

Demam Tifoid

Obat Alternatif Untuk Sakit Demam Tifoid

Penyakit Tifus dapat mengacu kepada beberapa hal berikut:

  • Demam tifoid, penyakit yang sering ditemukan di Indonesia yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica.
  • Penyakit Rickettsia (typhus), penyakit yang disebabkan oleh bakteri genus Rickettsia yang disebarkan oleh kutu.

Demam tifoid, atau typhoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica, khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhi. Penyakit ini dapat ditemukan di seluruh dunia, dan disebarkan melalui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh tinja.

Rickettsia atau tifus adalah berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri familia Rickettsiae. Penyakit ini disebarkan oleh arthropoda, khususnya kutu, tungau, dan caplak. Tiga jenis typhus utama adalah tifus epidemik, tifus endemik, dan tifus belukar. Jenis lain tifus yang juga sering ditemukan adalah penyakit Brill-Zinsser, yang merupakan tifus epidemik yang muncul kembali setelah bertahun-tahun sembuh. Tifus epidemik dan penyakit Brill-Zinsser disebabkan oleh bakteri

Rickettsia prowazekii. Tifus epidemik disebarkan oleh kutu badan. Penyakit Tifus endemik disebabkan oleh bakteri Rickettsia typhi, yang disebarkan oleh kutu. Tifus belukar disebabkan oleh bakteri Rickettsia tsutsugamushi (dahulu bernama Orientia tsutsugamushi), dan disebarkan oleh tungau dan caplak. Jenis tifus lainnya antara lain demam berbintik gunung Rocky, Rickettsialpox, demam Boutonneuse, tifus caplak Siberia, tifus caplak Australia, dan demam berbintik Oriental.

Gejala Demam Tifoid

Setelah infeksi terjadi akan muncul satu atau beberapa gejala berikut ini:

  • demam tinggi dari 39° sampai 40 °C (103° sampai 104 °F) yang meningkat secara perlahan
  • tubuh menggigil
  • denyut jantung lemah
  • badan lemah
  • sakit kepala
  • nyeri otot myalgia
  • kehilangan nafsu makan
  • konstipasi
  • sakit perut
  • pada kasus tertentu muncul penyebaran vlek merah muda

Cara Penularan Tipes/Tifus

Melalui makanan atau minuman yang sudah tercemar oleh bakteri Salmonella. Pada penderita Tifus, terdapat bakteri samonella pada aliran darah dan usus yang kemudian akan dikeluarkan melalui kotoran.

Penderita dapat menularkan penyakit ini apabila penderita meyajikan, dan memasak makanan atau memegang barang-barang yang biasanya digunakan untuk makan tanpa mencuci tangan dengan bersih terlebih dahulu.

Bisa juga disebabkan karena air yang diminum atau yang dipakai untuk mencuci pealatan makan seperti piring, gelas dan sebagainya atau mencuci sayur dan buah-buahan sudah tercemar oleh bakteri.

 

Pengobatan Alternatif Demam Tifoid

Untuk Penyakit Demam Tifoid bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Berikut Pengalaman Untuk Penyakit Typus

Muhammad Insan Tauhid, 14 tahun, Bekasi.

Awal November 2011 di diagnosa menderita Typus, sehingga tak lama kemudian harus menjalani rawat inap di Rumah sakit selama lima hari kemudian atas pertimbangan banyak hal diputuskan rawat jalan.

Setelah berlangsung hampir dua bulan kondisi tidak banyak perubahan, nafsu makan tidak ada, setiap apa yang dimakan dimuntahkannya. Widal test 8, Hb 10, Salmonella Typosa masih positif, tubuh lemas, demam, pusing, keseimbangan terganggu.

Insan, nama akrabnya, saat itu mondok di Al Binaa Karawang kelas XII dan dalam masa ujian semester, terpaksa tetap di rumah. Pernah dicoba untuk kembali ke Pondok hanya untuk ujian, namun keadaannya memang belum siap, bahkan cenderung semakin memburuk.

Setelah mengkonsumsi S LUTENA 3 x 2 kapsul sehari dalam satu pekan perubahan mulai terlihat, sudah tidak muntah, nafsu makan membaik dan tidak lemas, meski perut masih agak perih. S LUTENA terus diberikan dengan dosis yang sama. Akhir pekan kedua kemudian dilakukan cek darah, hasilnya Widal dan Salmonella Typosa negatif dan Hb 12.9, perih diperut tinggal sedikit.

Kini Insan masih mengkonsumsi S LUTENA dalam dosisi perawatan 3 X 1 kapsul sehari. Ia sudah kembali ke Pondok untuk mengejar semua ujian yang tertinggal. Kabar terakhir dari keluarganya, mereka bersyukur sekali ditengah-tengah kesulitan tersebut, Insan masih mampu memberikan nilai terbaiknya.

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk Penyakit Demam Tifoid

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

 
Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Obat Alternatif Untuk Sakit Demam Tifoid

Post Update :
Date : Wednesday, October 21, 2020 - Rabu, 21 Oktober 2020