Apa Beda MATA MYOPIA dan MATA ASTIGMATISMA


Mata merupakan panca indera yang sangat berharga. Mata adalah anugerah terbesar yang kita miliki, tanpa mata kita tidak akan melihat betapa indah ciptaannya. Saat kita diberi kepercayaan memiliki mata yang indah sebaiknya yang kita lakukan adalah merawat kesehatan dan keindahan mata.

Mata dapat dirawat dari dalam dengan cara mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A. Kita juga dapat melakukan berbagai hal seperti hindari membaca sambil tiduran, menonton TV terlalu dekat untuk melakukan perawatan dari luar. Jika mata tidak dirawat dengan benar maka akan terjadi kelainan pada mata yang membuat mata sakit.

Penyakit mata yang secara umum diderita oleh banyak orang adalah mata minus (myopia) dan silinder (astigmatisma). Sebelum melakukan penanganan lebih lanjut, marilah kita memahami terlebih dahulu perbedaan yang mendasar dari kedua penyakit mata ini.

 

Mata Myopia (Minus atau Rabun Jauh)

Penyebab utama dari mata minus adalah kelengkungan kornea yang lebih pendek serta sumbu bola mata yang terlalu panjang. Kedua hal tersebut dapat diperoleh melalui orang tua atau keturunan. Namun apabila bukan keturunan, mata minus bisa diakibatkan karena aktivitas dekat terlalu lama, misalnya banyak membaca atau terlalu lama bekerja dengan komputer.

Bila seseorang mengalami mata minus, maka penyakit ini akan cenderung terus bertambah terutama jika ia masih berada pada masa pertumbuhan. Seiring dengan bertambahnya tinggi badan, maka minus juga akan bertambah dikarenakan sumbu bola mata yang ikut bertambah panjang.

Mata minus tidak bisa dicegah baik dengan terapi ataupun obat obatan kecuali jika kita melakukan operasi lasik. Yang dapat dilakukan hanyalah menjaga kesehatan mata agar minus tidak bertambah cepat dengan memberikan kacamata atau lensa kontak sesuai ukuran serta mengurangi aktivitas membaca terlalu dekat dan terlalu lama bekerja di depan komputer. Pada umumnya mata minus akan berhenti bertambah saat mendekati usia 30-an dan akan cenderung turun di usia 40-an.

 

Mata Astigmatisma (Silinder)

Penyebabnya adalah panjang kornea antara horisontal dan vertikal yang tidak sama. Hal ini bisa didapat dari orang tua atau keturunan. Selain itu, gaya hidup yang tidak benar seperti membaca atau melihat jauh dalam posisi miring, menonton TV dan membaca sambil tiduran juga disebut sebagai penyebab lain dari penyakit mata ini.

Berbeda dengan minus, silinder cenderung tidak akan bertambah bila kita menggunakan ukuran yang tepat pada kacamata atau lensa kontak. Silinder justru akan bertambah bila kita tidak menggunakan ukuran aslinya. Pada umumnya, sekali diberikan ukuran yang sebenarnya maka silinder akan tetap pada ukuran tersebut.

Post Update :
Date : Wednesday, October 28, 2020 - Rabu, 28 Oktober 2020