Blurred Vision

Blurred Vision

Blurred Vision/Penglihatan kabur adalah hilangnya ketajaman penglihatan. Penglihatan kabur adalah hilangnya ketajaman penglihatan dan ketidakmampuan untuk melihat rincian kecil. Penglihatan kabur didefinisikan sebagai kurangnya ketajaman penglihatan mengakibatkan ketidakmampuan untuk melihat detail halus. Dengan kata singkat, penglihatan kabur adalah hilangnya tajam penglihatan.

Penglihatan kabur dapat merupakan gejala dari berbagai penyakit ringan sampai serius. Penglihatan kabur dapat hasil dari masalah kecil, seperti rabun jauh atau memakai kacamata yang salah, atau juga dapat menjadi tanda normal dari penuaan. Namun, penglihatan kabur juga bisa hasil dari infeksi, proses inflamasi yang abnormal, trauma, malignancy, dan lainnya.

Ada banyak penyebab penglihatan kabur:

  • Katarak – kekeruhan lensa mata, menyebabkan poor night-time vision, halos around lights, and sensitivity to glare. Daytime vision akhirnya terpengaruh. Umum pada orang tua.
  • Glaukoma – Peningkatan tekanan pada mata, menyebabkan poor night-vision, blind spots, dan kehilangan vision untuk kedua sisi. Penyebab utama kebutaan.
  • Diabetic retinopathy – komplikasi diabetes dapat menyebabkan perdarahan ke retina. Penyebab umum lainnya dari kebutaan.
  • Degenerasi makula – Kehilangan penglihatan sentral, penglihatan kabur (terutama saat membaca), vision terdistorsi (seperti melihat garis bergelombang), dan warna terlihat pudar. Penyebab paling umum kebutaan pada orang di atas usia 60.
  • Infeksi mata, radang, atau cedera.
  • Floaters – Partikel kecil di mata. Meskipun sering singkat dan tidak berbahaya, mereka mungkin menjadi tanda ablasi retina.
  • Ablasi retina – Gejala termasuk floaters, kilatan cahaya di bidang visual.
  • Optic neuritis – Peradangan saraf optik dari infeksi atau multiple sclerosis. Rasa sakit ketika memindahkan mata atau menyentuhnya melalui kelopak mata.
  • Stroke atau serangan iskemik transien.
  • Tumor otak.
  • Perdarahan ke dalam mata.
  • Temporal arteritis – Peradangan arteri di otak yang memasok darah ke saraf optik.
  • Migrain – Spots of light, halos, atau zigzag patterns adalah common symptoms. Sebuah migrain oftalmik adalah ketika hanya memiliki gejala visual tanpa sakit kepala.
  • Penggunaan atropin atau antikolinergik lainnya.
  • Presbiopia. Kesulitan fokus pada objek yang dekat. Umumnya pada orang tua (Akomodasi cenderung menurun dengan bertambahnya usia).
Post Update :
Date : Monday, October 26, 2020 - Senin, 26 Oktober 2020