Penyakit Infeksi Saluran Kemih Pada Pria & Pengobatan Herbalnya

Penyakit Infeksi Saluran Kemih Pada Pria & Pengobatan Herbalnya

Untuk Penyakit Infeksi Saluran Kemih Pada Pria bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

Infeksi saluran kemih (ISK) memang lebih sering diderita oleh kaun wanita. Menurut Dr. Arry Rodjani, SpU dari Departemen Urologi FKUI/RSCM, Jakarta, ini karena saluran kemih wanita lebih pendek dibanding dengan pria, sehingga kuman lebih mudah masuk dan berkembang biak. Meski demikian, pria juga dapat mengalami infeksi saluran kemih dan kadang bentuknya berbeda dengan wanita.

SIAPA YANG RENTAN ?

Saluran kemih berfungsi untuk menyingkirkan limbah cairan dari tubuh dan menjaga keseimbagan zat-zat yang dan garam tubuh. Saluran kemih kita dimulai dari ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra atau saluran kemih bagian luar. Pada pria saluran kemih juga berada satu kesatuan dengan prostat dan saluran kelamin. Inilah yang terkadang menyebabkan jenis infeksinya saluran kemih pada wanita.

Saluran kemih pada pria lebih jarang mengalami infeksi dibanding saluran kemih pada wanita. Ini karena, pada pria terdapat sejumlah mekanisme pertahanan alami terhadap infeksi. Lapisan dalam ureter (saluran antara ginjal dan saluran kemih) pria dapat menampung lebih banyak cairan. Selain itu, uretra pria terletak lebih jauh dari rektum dan anus. Belum lagi adanya produksi kelenjar prostat yang dapat memperlambat pertumbuhan kuman.

Pada umumnya, urine bersifat steril dari kuman. Namun terkadang kuman dapat masuk dari saluran kemih bagian luar (uretra). Oleh karena itu, infeksi saluran kemih umumnya terjadi pada saluran kemih bagian bawah, yaitu di uretra dan kandung kemih. Melalui berkemih, kuman yang ada akan tersapu keluar bersama dengan aliran air seni. Namun, tidak jarang pula kuman ini dapat mencapai ginjal dan menyebabkan infeksi yang disebut pielonefritis. “Kuman yang paling sering masuk dan menyebabkan infeksi saluran kemih adalah Escherichia coli yaitu kuman yang normalnya yang umumnya banyak terdapat pada usus dan terbawa oleh feses, akibatkurangnya kebersihan tubuh.”

Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih pada pria diantaranya, adalah :

  • Kelainan pada saluran kemih, misalnya refluks vvesikoureteral, di mana urin yang berada di kandung kemih membalik ke ureter dan ginjal. Ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Infeksi saluran kemih terjadi akibat neurogenic bladder yaitu adanya gangguan pada persarafan berkemih sehingga terjadi gangguan pengosongan kandung kemih.
  •  Bendungan pada saluran kemih, misalnya ujung penis yang tertutup pada pria yang tidak disunat, batu saluran kemih atau pembesaran kelenjar prostat. Karena aliran urin terganggu, maka kuman yang berada di saluran kemih tidak dapat tersapu keluar. Pada pria yang tidak disunat, namun kurang kebersihannya, kuman dapat terkumpul dan memasuki saluran kemih.
  •  Penggunaan kateter atau selang kencing
  • Pria dengan diabetes atau penyakit yang menyebabkan gangguan kekebalan ubuh
  • Hubungan seksual tanpa pengaman yang menyebabkan infeksi pada saluran kemih pria. Risiko ini juga meningkat pada mereka yang melakukan seks anal.

Untuk   Infeksi Saluran Kemih Pada Pria bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Berikut Pengalaman Untuk    Masalah Kandung Kemih

Kesaksian Mr. Ting Kie Lee: “Saya berasal dari Malaysia. Sebelumnya saya didiagnosa dokter memiliki tumor di mata kanan saya yang menekan saraf. Untuk mengangkat tumor ini harus dilakukan operasi dengan biaya SGD 15.000.00 (sekitar Rp.105 juta). Namun tingkat keberhasilannya hanya 50% saja. Akhirnya keluarga saya memutuskan untuk tidak melakukan operasi. Pada bulan Februari 2009, saya kebetulan menemukan 2 suplemen, yaitu SUPER LUTEIN (S LUTENA) dan IZUMIO. Setelah 3 bulan konsumsi 10 kapsul SUPER LUTEIN (S LUTENA) dan 2 botol air IZUMIO per hari, dokter yang menangani saya terkejut, ternyata tidak ada pembesaran pada tumor mata saya. Pada bulan Januari 2010 dokter memeriksa lagi, ternyata tumor saya telah mengecil ukurannya secara signifikan. Berkat 2 produk kesehatan ini, mata saya sangat meningkat kesehatannya dan sekarang tidak diperlukan operasi lagi. SUPER LUTEIN (S LUTENA) & IZUMIO juga telah membantu menurunkan tekanan darah tinggi saya, masalah kencing dan mengurangi nyeri tubuh.”

NB: Testimonial ini merupakan murni dari pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti SUPER LUTEIN, S.LUTENA atau SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

 

 

Nutrisi Herbal Untuk   Infeksi Saluran Kemih Pada Pria

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk mengobati Infeksi Saluran Kemih Pada Pria adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk   Infeksi Saluran Kemih Pada Pria  saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

 

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk  Infeksi Saluran Kemih Pada Pria

 

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

 
Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12.  Penyakit Infeksi Saluran Kemih Pada Pria & Pengobatan Herbalnya

Post Update :
Date : Tuesday, November 24, 2020 - Selasa, 24 November 2020