Pengobatan Herbal Sakit Ablasi Retina

 

Pengobatan Herbal Sakit Ablasi Retina

Pengobatan Herbal Sakit Ablasi Retina . S.Lutena  nutrisi herbal untuk menjaga kesehatan tubuh secara total dan juga untuk membantu mencegah dan mengobati berbagai penyakit. S.Lutena  sangat bagus untuk membantu memperbaiki   Penyakit Sakit Ablasi Retina Bahkan konsumsi secara teratur bisa memperbaiki kesehatan tubuh secara total

Ablasi retina adalah lepasnya retina dari tempatnya dimana lapisan sel kerucut dan sel batang retina terpisah dari sel epitel pigmen retina. Pada keadaan ini sel epitel pigmen retina masih melekat erat pada membran Bruch. Lepasnya retina atau sel kerucut dan batang retina dari koroid atau sel pigmen epitel akan mengakibatkan ganggguan nutrisi retina dari pembuluh darah koroid yang bila berlangsung lama akan mengakibatkan gangguan fungsi yang menetap.

Ablasi retina merupakan masalah mata yang serius dan dapat terjadi pada berbagai usia. Ablasi retina yang terjadi pada kedua mata sebanyak 12 – 30%.

Data yang ada di poliklinik RSCM sub bagian vitreoretina, ablasi retina berada di urutan pertama dari sepuluh kelainan dan penyakit vitreoretina pada tahun 1998.

Klasifikasi

  1.  Ablasi retina regmatogenosa (rhegmatogenous retinal detachment): ablasi retina akibat terdapatnya robekan atau lubang pada retina sehingga terjadi aliran vitreous humor (cairan mata) dari badan kaca ke belakang menuju rongga antara sel pigmen epitel dengan retina. Terjadi pendorongan retina oleh vitreous humor (cairan mata) yang masuk melalui robekan atau lubang retina tersebut ke rongga sub retina sehingga mengapungkan retina dan menyebabkan retina terlepas dari lapis epitel pigmen koroid. Ablasi retina regmatogenosa merupakan yang tipe ablasi yang paling umum terjadi. Ablasi umumnya terjadi pada mata yang mempunyai faktor resiko untuk terjadi ablasi retina. Trauma hanya merupakan faktor pencetus untuk terjadinya ablasi retina pada mata yang berbakat
  2. Ablasi retina eksudatif : ablasi retina akibat adanya kebocoran pada pembuluh darah retina dan koroid (ekstravasasi) sehingga terjadi penimbunan eksudat sub retina yang mengangkat retina. Hal ini dapat disebabkan oleh penyakit koroid dan keganasan seperti skleritis (radang di sklera), koroiditis (radang di koroid), tumor di belakang bola mata, radang uvea , atau tidak diketahui penyebabnya. Cairan di bawah retina tidak dipengaruhi oleh posisi kepala. Permukaan retina yang terangkat lebih licin. Ablasi ini dapat hilang atau menetap bertahun-tahun setelah penyebabnya berkurang atau menghilang
  3. Ablasi retina tarikan atau traksi : ablasi retina akibat penarikan retina umumnya oleh jaringan jaringan ikat pembuluh darah yang terbentuk di dalam badan kaca. Neuropati diabetik proliferatif merupakan penyebab ablasi tipe ini yang paling sering. Selain itu trauma dan perdarahan pada badan kaca akibat bedah atau infeksi juga dapat menjadi faktor penyebab

Gejala

Keluhan

  • Gejala pertama berupa penderita melihat kelatan-kilatan bintik hitam mengapung dan cahaya (fotopsia) beberapa hari sampai dengan beberapa minggu sebelumnya
  • Pada beberapa penderita lepasnya retina mungkin terjadi tanpa didahului oleh terlihatnya bintik-bintik atau pun cahaya yang nyata
  • Keluhan seperti ada tirai yang menutupi sebagian lapang mata
  • Perkembangan lepasnya retina yang lebih lanjut akan mengaburkan penglihatan sentral dan menimbulkan kemunduran penglihatan

Penatalaksanaan

Hanya dokter spesialis mata yang berwenang mengobati ablasi retina. Pasien dengan keluhan-keluhan seperti di atas dan mereka yang menderita miopia (rabun jauh) dengan kaca mata minus tinggi serta mereka yang anggota keluarganya pernah mengalami ablasi retina, sebaiknya memeriksakan matanya secara berkala.

Bila retina robek tetapi belum lepas, maka lepasnya retina itu dapat dicegah dengan tindakan segera, yaitu dengan tindakan sinar laser. Biasanya menggunakan laser yang dapat menciptakan lingkungan yang terbakar pada robekan retina sehingga terbentuk bekas luka dan melekatnya retina yang robek dengan jaringan yang ada dibawahnya. Hal ini dapat mencegah cairan (vitreous humor) masuk melalui robekan dan tidak terjadi ablasi retina.

Pada kasus yang jarang, laser tidak dapat digunakan maka kriopeksi dapat digunakan untuk mengatasi robekan retina. Kriopeksi yaitu tindakan pemberian suhu dingin dengan jarum es akan membentuk jaringan parut yang melekatkan retina pada jaringan di bawahnya. Teknik ini digunakan bersamaan dengan penyuntikan gelembung udara dan kepala dipertahankan pada posisi tertentu untuk mencegah penimbunan kembali cairan di belakang retina. Sekali terjadi ablasi retina hampir selalu menunjukkan terlambatnya menggunakan laser atau kriopeksi. Melalui pemeriksaan oftalmoskopi dapat ditemukan robekan retina dan risiko lain untuk terjadinya ablasi retina. Apabila robekan tidak ditemukan, dilakukan pemeriksaan ulang dalam 1 – 2 minggu atau sesegera mungkin jika adanya gejala ablasi.

Bila retina telah lepas, maka diperlukan tindakan bedah untuk menempelkan kembali retina tersebut. Ablasi retina dapat diperbaiki lebih dari 90% dengan menggunakan prosedur tunggal. Pada lebih dari 90% ablasi retina, retina dapat ditempelkan kembali dengan teknik-teknik bedah mata modern dan kadang-kadang diperlukan lebih dari satu kali operasi.

Ada 3 prosedur operasi dalam memperbaiki ablasi retina yakni skleral buckling, vitrektomil, dan pneumatic retinopeksi.

  • Skleral Buckling (SB)

Tindakan operasi jenis ini sudah dilakukan sejak 30 tahun yang lalu. Operasi jenis ini sampai sekarang masih merupakan pilihan untuk ablasi tipe regmatogenosa, terutama jika tidak ada komplikasi. Prosedurnya meliputi : menentukan lokasi robekan retina, menatalaksana robekan retina dengan kriopeksi dan menahan robekan retina dengan “skleral buckle”. Buckle biasanya berupa silicon berbentuk spons atau padat. Tipe dan bentuk buckle tergantung dari lokasi dan jumlah robekan retina. Buckle diikatkan di sklera untuk diposisikan sedemikian rupa sampai dapat mendorong robekan retina sehingga dapat menutup robekan. Jika robekan telah tertutup, maka cairan dalam retina akan menghilang secara spontan dalam jangka waktu 1 – 2 hari. Terkadang dapat juga dilakukan penyedotan cairan sub retina saat operasi berlangsung. Prosedur ini lebih sering dilakukan dengan anestesi lokal dan pasien tidak perlu dirawat.

Pasca operasi pasien tidak harus dalam posisi tertentu. Pasien dapat melakukan aktivitas seperti biasa kecuali aktivitas yang dapat melukai kepala.

  • Vitrektomi

Pada ablasi yang rumit mungkin diperlukan tindakan vitrektomi. Prosedur ini pertama kali dilakukan 20 tahun yang lalu. Biasanya dilakukan pada ablasi retina traksi namun dapat juga dilakukan pada ablasi retina regmatogenosa terutama bila ablasi ini disebabkan oleh adanya vitreus traksi atau perdarahan vitreus.

Prosedurnya meliputi irisan kecil pada dinding mata untuk memasukkan alat-alat ke dalam rongga viteus, tindakan pertama adalah memindahkan vitreus dengan menggunakan “vitreus culter”. Selanjutnya dilakukan teknik sayatan “tractional bands” dan “air fluid exchange” yakni memasukkan cairan silikon untuk menempelkan kembali retina. Pemilihan teknik ini berdasarkan tipe dan penyebab ablasi retina. Pada teknik ini kepala pasien harus berada dalam posisi tertentu untuk menjaga agar retina tetap menempel.

  •  Pneumatik Retinopeksi

Dalam 10 tahun terakhir, prosedur ini menjadi popular dalam menangani ablasi retina regmatogenosa, terutama pada robekan tunggal dan berlokasi di superior retina. Prinsip prosedur ini adalah dengan menyuntikkan gelembung gas ke dalam badan vitreus. Gelembung ini akan dengan sendirinya menempati posisi dimana terjadi robekan retina. Apabila robekan retina dapat ditutupi oleh gelembung gas maka cairan subretina akan menghilang dalam 1 – 2 hari. Robekan retina sebelumnya dapat diterapi dengan kriopeksi sebelum penyuntikkan gelembung atau dengan laser setelah retina mendatar.

 Keuntungan dari tindakan ini adalah pasien tidak perlu dirawat inap dan mencegah komplikasi yang dapat ditimbulkan dengan menggunakan prosedur buckling. Kerugiannya adalah kepala pasien harus dalam posisi tertentu dalam 7 – 10 hari, dan mempunyai tingkat keberhasilan lebih rendah dibandingkan dengan skleral buckle.
Apabila retina tidak dapat kembali lekat dengan epitel maka dapat dilakukan operasi skeral buckle atau vitektomi.

Pemeriksaan Oftalmologi
Retina yang lepas tak dapat dilihat dari luar mata. Karena itu bila ada keluhan seperti di atas harus segera memeriksakan diri ke dokter spesialis mata. Dokter akan memeriksa bagian dalam mata dengan alat yang bernama oftalmoskop. Retina berwarna abu-abu dengan lipatan-lipatan berwarna putih, berubah bentuknya bila kepala digerakkan. Koroid normal tidak tampak. Dapat tampak daerah makula terlepas

 

Nutrisi Herbal Untuk Penyakit Ablasi Retina

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk Penyakit Sakit Ablasi Retina adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk   Penyakit  Ablasi Retina saja tetapi juga gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

Berikut ini pengalaman untuk Pengobatan Penyakit Diabetes yang telah konsumsi S.LUTENA atau yang biasa kita sebut super lutein, .

Kesaksian Bpk. Erwin Kusnadi:

“S LUTENA atau Super lutein produk yang tidak di ragukan lagi… Saya penderita ablasio retina / retina robek yang menyebabkan cairan masuk ke dalam bola mata, sehingga mata tidak bisa melihat lagi, alias buta…

Saya memakai produk ini selama 3 bulan berturut turut, alhamdulillah… di luar dugaan proses penyembuhannya sangat-sangat cepat…

Thanks GOD…! Thanks Naturaly Plus….!”

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk  Sakit Ablasi Retina

S.Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di SUPER LUTEIN termasuk lutein, zeaxanthin, a(alpa)-carotene, b(beta)-Carotene, Lycopene dan Crocetin.

 
 

S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.Mengapa harus S. Lutena ? Peranan  S.Lutena  sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

Prinsip Pengobatan Dengan S.Lutena :

  1. Memperbaiki sistem metabolisme tubuh dengan detoksifikasi tubuh yaitu pengeluaran semua toksin dan racun yang mengendap dalam tubuh. Dalam proses detoksifikasi biasanya dikenal dengan istilah healing crisis (krisis healing) yaitu perasaan tidak nyaman dalam proses penyembuhan. Dalam tahap ini perlu dipahami bahwa tidak hanya bagian yang sakit saja yang akan mengalami detoksifikasi tapi seluruh organ tubuh. Makanya tidak mengherankan bila seseorang mengeluhan penyakit A tapi tidak hanya penyakit itu yang terasa healing crisis tapi seluruh tubuh juga mengalaminya. Healing crisis akan dirasakan lebih hebat bila seseorang mempunyai riwayat beberapa penyakit misalnya komplikasi diabetes. Contoh: Si A menderita katarak, tapi pada saat proses penyembuhan kataraknya tidak mengalami kemajuan yang diharapkan tetapi malahan dia merasakan sakit di daerah lain yaitu asam urat yang selama ini tidak pernah kambuh malah sakit sekali. Bila dia tidak menyadari hal itu pastilah dia akan marah karena dianggap itu adalah efek samping. Padahal itu adalah sebaliknya, super lutein mulai melakukan detoksifikasi pada bagian tubuh yang sebelumnya pernah menderita asam urat, asam urat tidak kambuh bukan berarti dia sudah terbebas dari asam urat tapi masih ada gejala yang kapan saja bisa muncul apalagi tanpa memperhatikan pantangan makanan yang tidak baik untuk asam urat. Setelah super lutein melakukan detoksifikasi di seluruh tubuh barulah super lutein mulai memaksimalkan fungsi-fungsi seluruh organ tubuh.
  2. Tahap Mengoptimalkan Fungsi seluruh organ tubuh, dalam tahap ini setelah tubuh terbebas dari semua toksin dan racun barulah super lutein mendorong untuk mengotimalkan seluruh organ tubuh, dan biasanya mulai ada perbaikan dari bagian tubuh yang sakit.
  3. Tahap regenerasi sel, dalam tahap ini super lutein mempercepat pergantian sel-sel yang rusak dengan sel-sel tubuh yang baru, dalam tahap ini semua improvisasi dan tahap penyembuhan mulai berlangsung.

Pengobatan dengan suplemen herbal super lutein perlu waktu bertahap dan pasti. Dosis yang dianjurkan untuk penyembuhan penyakit berat misalnya katarak, glaukoma, kanker dll adalah:

  1. Untuk 3 bulan pertama dosis 3 x 5 kapsul sehari
  2. Untuk bulan selanjutnya disesuaikan dengan hasil dari tahap pertama, dan sebaiknya digunakan sebagai suplemen harian untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan seluruh organ tubuh. Konsumsi dalam jangka panjang akan membuat tubuh menjadi lebih mudah dan yang terpenting tidak ada efek samping apa pun.

S.Lutena  juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mataKatarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus / Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.  S.Lutena  Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

 

KEUNGGULAN  S.LUTENA :

  •  S.Lutena  aman terbebas dari pengaruh udara. Sehingga, tidak teroksidasi yang mengakibatkan fungsi anti oksidannya berkurang.
  •  S.Lutena merupakan produk hasil kerja sama beberapa perusahaan farmasi ternama : – KEMIN IDUSTRY, Inc., membuat bahan baku “FloraGLO Lutein”, proses dipantenkan. – RIKEN VITAMIN Co., Ltd, membuat bahan baku ‘crocetin’. Perusahaan spesialis research & ektraksi pigmen warna dari bahan baku alami. – ALIMEN INDUSTRY Co., Ltd. – Zeria Pharmaceutical Co., Ltd.
  • Diproduksi dengan standar ISO9001 dan GMP
  • Mendapat sertifikat HALAL dari JMA (Japanese Muslim Assotiation)
  • Setiap dua tahun, sejak 1999, S.Lutena melakukan ‘self eliminate’ & upgread kualitas
  • FloraGLO Lutein dipantenkan di banyak negara: AS, Jepang, Australia, Uni Eropa (Finlandia, Jerman, Yunani, Perancis, Denmark, Inggris, Belanda, Swedia, Lexumbourg, Portugal, Itali, Belgia, Irlandia)
  • FloraGLO memperoleh sertifikat GRAS (Generally Recognized As Safe) yang berarti “Worldwide Recdivognition”
  • Berkat S.Lutena, Naturally Plus menjadi anggota NNFA JAPAN (National Nutritional Foods Assotiation of JAPAN
  • Direkomendasikan oleh JAPANESE ASOTIATION OF ADULT DISEASE
  • Mendapat penghargaan “Gold Metal for First Consumption Brand 2004” di Taiwan
  • Mendapat penghargaan “No. 1 Brand Consumption Assotiation, 2006” di Taiwan
  • Mendapat penghargaan, “10 Best Health Supplement” pada Asia Pasific The Most Competitive Edge, 2006
  • No. 1 Anti Cancer-Food in Japan
 
Manfaat  S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Manfaat  S.Lutena Untuk Kesehatan

Mata

  • Meningkatkan penglihatan
  • Memperbaiki rabun senja
  • Memperbaiki rabun jauh/dekat
  • Memperbaiki astigmatisme (silinder)
  • Memperbaiki matakatarak
  • Memperbaiki “floaters”
  • Meningkatkan mutasi Makula Lutea
  • Dapat menyembuhkan penglihatan orang buta

Kepala

  • Mengaktifkan pertumbuhan rambut seperti semula
  • Menghitamkan rambut
  • Menyembuhkan kepikunan
  • Meningkatkan kecerdasan
  • Mengurangi hiperaktif anak-anak

Ginjal

  • Memulihkan pembuangan air seni
  • Memulihkan inkontinensia
  • Memulihkan hematuria
  • Memulihkan albuminura
  • Mencegah Impotensi

Usus

  • Menghilangkan sembelit
  • Membantu penderita Kanker kolon
  • Mengeluarkan kotoran yang tersumbat
  • Menghentikan diare/sakit perut/mencret
  • Menyembuhkan kanker usus besar

Darah

  • Menormalkan tekanan d arah
  • Mengurangi kadar gula darah
  • Mengurangi sakit pundak dan leher
  • Menurunkan kolesterol
  • Memulihkan arteriosklerosis
  • Memulihkan kelumpuhan otak

Rahim

  • Mengobati nyeri haid
  • Membuat siklus haid menjadi teratur
  • Menyingkirkan kista rahim
  • Menjadikan aliran haid lebih bersih
  • Meningkatkan cairan ketuban
  • Membantu penderita kanker pangkal rahim

Kulit

  • Menghilangkan bintik-bintik
  • Membersihkan kulit hingga terlihat bersih
  • Menjadikan kulit menjadi kencang
  • Menghaluskan tumit
  • Menghilangkan kapalan kaki
  • Menghilangkan rasa kulit sensitive
  • Menghilangkan infeksi jamur kronis
  • Mengencangkan payudara

Hati

  • Memperbaiki hepatitis
  • Memulihkan kanker hati
  • Tidak mudah letih,
  • memperbaiki siklus tidur

Tiap botol  S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12 . Pengobatan Herbal Sakit Ablasi Retina

Post Update :
Date : Tuesday, November 24, 2020 - Selasa, 24 November 2020