Mencegah & Menyembuhkan Kanker Limfoma

 

Mencegah & Menyembuhkan Kanker Limfoma

Mencegah & Menyembuhkan Kanker Limfoma. S.Lutena nutrisi herbal untuk menjaga kesehatan tubuh secara total dan juga untuk membantu mencegah dan mengobati berbagai penyakit. S.Lutena sangat bagus untuk Pengobatan Kanker Limfoma Tahap Akhir, Bahkan konsumsi secara teratur bisa memperbaiki kesehatan tubuh secara total

Limfoma merupakan kanker yang mempengaruhi sel-sel yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh dan terutama sel yang terlibat dalam sistem limfatik tubuh. Sistem limfatik merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Sistem ini terdiri dari jaringan pembuluh yang membawa cairan yang disebut getah bening, mirip dengan jaringan pembuluh darah membawa darah ke seluruh tubuh. Getah bening mengandung sel-sel darah putih yang disebut limfosit. Limfosit menyerang berbagai agen infeksi serta banyak sel pada tahap prakanker pembangunan.

Limfosit bertugas untuk mengenali benda-benda asing atau yang dianggap membahayakan dan sekaligus untuk menghancurkan benda asing tersebut. Ada dua subtipe utama limfosit yaitu limfosit B dan limfosit T, juga disebut sebagai sel B dan sel T. Sel B bertugas untuk memproduksi antibodi yang gunanya untuk mengenali dan menghancurkan benda asing yang masuk. Sedangkan sel T bila diaktifkan akan membunuh patogen secara langsung.

Kanker limfoma terjadi ketika sel-sel normal mengalami perubahan dimana mereka tumbuh dan berkembang biak tak terkendali, terutama terjadi transformasi pada pertumbuhan sel B dan T.

 

Penyebab Limfoma

Penyebab pasti terjadinya limfoma belum diketahui . Beberapa faktor telah dihubungkan dengan peningkatan risiko limfoma, tetapi tidak jelas apa peran mereka dalam perkembangan aktual limfoma. Faktor-faktor risiko antara lain:

  • Umur: Secara umum risiko Limfoma Non Hodgkin meningkat seiring dengan usia lanjut. Sedangkan pada Limfoma Hodgkin pada lansia dikaitkan dengan prognosis yang lebih buruk daripada yang diamati pada pasien yang lebih muda.
  • Infeksi, diantaranya yaitu
    • infeksi HIV,
    • infeksi dengan virus Epstein-Barr (EBV) salah satu faktor etiologi di mononucleosis,
    • infeksi dengan Helicobacter pylori , bakteri yang hidup dalam saluran pencernaan
    • Infeksi dengan hepatitis B atau virus hepatitis C
    • kondisi medis yang membahayakan sistem kekebalan tubuh
    • HIV
  • Penyakit autoimun
  • Penyakit yang membutuhkan terapi penekan kekebalan tubuh, sering digunakan berikut transplantasi organ
  • Immunodeficiency mewarisi penyakit (severe combined immunodeficiency, ataksia telangiectasia, antara tuan rumah orang lain)
  • Paparan bahan kimia beracun
  • Pekerjaan yang berkaitan dengan bahan kimia beracun tertentu seperti pestisida, herbisida, atau benzena dan / atau lainnya pelarut
  • Pewarna rambut hitam, yang selama lebih dari 20 tahun telah dikaitkan dengan tingkat lebih tinggi Limfoma Non Hodgkin.
  • Faktor Genetika

Gejala dan Tanda

  • Sering kali, tanda pertama dari limfoma adalah rasa sakit bengkak di leher, bawah lengan, atau di selangkangan.
  • Kelenjar getah bening atau jaringan lain dalam tubuh juga dapat membengkak. limpa, misalnya, sering menjadi diperbesar di limfoma.
  • Simpul getah bening membesar kadang-kadang menyebabkan gejala lain dengan menekan terhadap vena atau pembuluh limfatik (pembengkakan tangan atau kaki), saraf (sakit, mati rasa, atau kesemutan), atau perut (perasaan awal kepenuhan).
  • Pembesaran limpa dapat menyebabkan sakit perut atau ketidaknyamanan.
  • Banyak orang tidak memiliki gejala lainnya.
  • Gejala limfoma dapat mencakup sebagai berikut:
    • Demam
    • Panas dingin
    • Penurunan berat badan
    • Malam berkeringat
    • Kurangnya energi
    • Gatal

Gejala-gejala ini tidak spesifik. Ini berarti bahwa mereka bisa disebabkan oleh berbagai kondisi yang tidak terkait dengan kanker. Misalnya, mereka bisa menjadi tanda-tanda flu atau infeksi virus, tetapi dalam kasus-kasus, mereka tidak akan berlangsung lama. Pada limfoma, gejala bertahan dari waktu ke waktu dan tidak dapat dijelaskan oleh infeksi atau penyakit lain.

Diagnosis

Sebagian orang penderita penyakit ini mungkin tidak menyadari bahwa dirinya menderita limfoma. Pada limfoma Hodgkin kadang ditemukan dari adanya temuan pada pemeriksaan rontgen dada untuk indikasi lain. Diagnosis ditegakkan dari biopsi kelenjar getah bening yang membesar. Jika hasil biopsi ditemukan perubahan bentuk kelenjar getah bening dan adanya sel Reed-Sternberg, maka hal tersebut memastikan diagnosis. Pemeriksaan penunjang lainnya yang mungkin dibutuhkan untuk diganosis maupun untuk melihat perluasan / keterlibatan organ lain adalah : rontgten, CT-scan, MRI, Gallium scan, PET scan, biopsi sumsum tulang, dan pemeriksaan darah. Limfoma Hodgkin dapat dibagi menjadi 2 yaitu Tipe A bila penderita tidak mengalami gejala demam, berkeringat dan penurunan berat badan. Sedangkan tipe B bila penderita mengalami gejala demam, berkeringat dan mengalami penurunan berat badan.

Sedangkan pada Limfoma non Hodgkin dapat dilihat melalui pemeriksaan laboratorium untuk melihat kemungkinan timbulnya penyakit akibat infeksi, karena infeksi juga dapat menimbulkan pembesaran kelenjar getah bening. Selain juga dilakukan biopsi dan pemeriksaan penunjang lainnya yang hampir sama dengan Limfoma Hodgkin, juga dilakukan pemeriksaan laboratorium immunophenotyping yang dapat membedakan limfoma non-Hodgkin jenis sel B atau sel T.

Dari tingkat keparahannya, Limfoma dibagi menjadi 4 stadium, baik untuk Limfoma Hodgkin dan Non Hodgkin serupa yaitu :

  • Tahap I (penyakit awal): Limfoma terletak di daerah kelenjar getah bening tunggal atau dalam satu wilayah atau organ di luar kelenjar getah bening.
  • Tahap II (lokal penyakit lanjut): Limfoma terletak di dua atau lebih node getah bening semua daerah yang terletak di sisi yang sama dari diafragma atau di salah satu wilayah node getah bening dan jaringan di dekatnya atau organ.
  • Tahap III (penyakit lanjut): Limfoma mempengaruhi dua atau lebih daerah kelenjar getah bening, atau salah satu node getah bening daerah dan satu organ, di sisi berlawanan dari diafragma.
  • Tahap IV (luas atau disebarluaskan penyakit): Limfoma adalah di luar kelenjar getah bening dan limpa dan telah menyebar ke daerah lain atau organ seperti sumsum tulang, atau hati, tulang, atau sistem saraf pusat.

Terapi

Limfoma ditangani oleh dokter spesialis hematologi-onkologi dan mungkin dirujuk ke dokter spesialis lainnya jika dibutuhkan.

Pada Limfoma Hodgkin, terapi yang diberikan tergantung pada beberapa faktor, seperti stadium penyakit, jumlah dan daerah mana saja kelenjar getah bening yang terlibat, usia, gejala yang dirasakan, hamil/tidak, dan status kesehatan secara umum. Tujuan terapi adalah menghancurkan sel kanker sebanyak mungkin dan mencapai remisi. Pilihan terapinya adalah :

Radiasi, diberikan jika hanya pada daerah tubuh tertentu saja. Biasanya diberikan bersamaan dengan kemoterapi. Jika setelah diradiasi kanker kembali kambuh maka diperlukan kemoterapi untuk mengatasinya.

Kemoterapi, dilakukan jika kanker sudah menyebar dan melibatkan kelenjar getah bening yang lain atau organ lain.

Transplantasi Sumsum Tulang, dilakukan jika penyakit kembali kambuh setelah remisi dicapai dengan kemoterapi inisial, maka kemoterapi dosis tinggi dan transplantasi sumsum tulang atau sel induk perifer autologus (dari diri sendiri) dapat membantu memperpanjang masa remisi penyakit

Pada Limfoma non Hodgkin,terapi yang diberikan juga ditentukan berdasarkan tipe dan stadium penyakit, usia, dan status kesehatan secara umum. Pilhan terapinya yaitu :

  • Kemoterapi, diberikan untuk limfoma jenis derajat keganasan sedang-tinggi dan pada stadium lanjut.
  • Radiasi, diberikan untuk membunuh sel kanker dan mengecilkan ukuran tumor. Terapi radiasi umumnya diberikan untuk limfoma derajat rendah dengan stadium awal.
  • Transplantasi sel induk, umumnya digunakan untuk limfoma derajat sedang-tinggi yang kambuh setelah terapi awal pernah berhasil.
  • Observasi. Jika limfoma bersifat lambat dalam pertumbuhan, maka dokter mungkin akan memutuskan untuk observasi saja.
  • Terapi biologi
  • Radioimunoterapi.

Pencegahan

Tidak ada cara yang diketahui untuk mencegah limfoma. Sebuah rekomendasi standar adalah untuk menghindari faktor risiko untuk penyakit ini. Namun, beberapa faktor risiko untuk limfoma tidak diketahui, dan karena itu tidak mungkin untuk menghindari. Infeksi virus seperti HIV, EBV, dan hepatitis merupakan faktor risiko yang dapat dihindari dengan sering mencuci tangan, mempraktekkan seks yang aman , dan dengan tidak berbagi jarum, pisau cukur, sikat gigi, dan barang-barang pribadi yang serupa yang mungkin terkontaminasi dengan darah yang terinfeksi atau cairan .

Mencermati Pencetus Kanker

Para ahli di Amerika menemukan salah satu kemungkinan penyebab kanker limfoma adalah adanya intake tinggi lemak-lemak trans, yang sudah terbukti juga meningkatkan risiko penyakit jantung. Dalam penelitian terhadap 88.410 perempuan, yang paling banyak makan lemak trans (sekitar 5,7 gram/hari) mempunyai risiko 2 kali lebih tinggi terserang limfoma dibanding mereka yang makan paling sedikit (sekitar 2,4 gram/hari). Lemak trans itu yang bagaimana? Lemak trans banyak digunakan dalam biskuit misalnya cracker, cake, pie, dan cookies siap beli. Untuk lebih aman, setiap kali ingin membeli biskuit yang siap beli, lebih baik baca bahan kandungan terlebih dahulu. Hindari produk yang didalamnya mengandung ‘Partially Hydrogenated Oil’ yang merupakan sumber lemak trans.

Berikut ini pengalaman untuk Pengobatan Kanker Limfoma Tahap Akhir yang telah konsumsi S.LUTENA atau yang biasa kita sebut super lutein,

SUPER LUTEIN (S LUTENA) & IZUMIO SEMBUHKAN KANKER LIMFOMA TAHAP AKHIR

Mr. Chua Jui Hwee, 49 tahun (Singapore), beliau menderita kanker limpa tahap akhir ini setelah diagnosa dokter 1 tahun silam dan kini beliau sudah sehat kembali setelah mengkonsumsi SUPER LUTEIN & IZUMIO.

Kronologis:

Beliau sebenarnya telah menderita kanker limfoma tahun lalu, kondisi berada di bawah control setelah beberapa kali kemoterapi.

Januari 2010, Mr. Chua melihat bhw ada 2 tumor kecil di daerah perut. Ia pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Dokter memberitahukan bahwa kanker limfoma kambuh, dan sudah dalam ‘Tahap akhir”.

Selama periode kemoterapi, ia mengkonsumsi 6 kapsul SUPER LUTEIN dan 1 pack IZUMIO setiap hari. Pada waktu itu, tingkat LDH-nya adalah 3.900 poin. Setiap sesi kemoterapi, biayanya adalah 10.000 dollar Singapore (sekitar Rp. 67 juta.)

Setelah 2 sesi kemoterapi, LDH-nya menurun menjadi 3.784 poin. Dokter menyarankan supaya dia menghentikan kemoterapi, karena tidak memberikan hasil yang memadai.

Dia berhenti kemoterapi, tetapi meningkatkan konsumsi SUPER LUTEIN menjadi 9 kapsul & IZUMIO menjadi 3 pack setiap hari.

Saat itu, kulitnya terasa gatal & timbul bintik-bintik merah karena detoksifikasi.

Setelah 2 bulan kemudian, tgl. 22 Juni 2010, LDH-nya telah menurun menjadi 177 poin.

Pengobatan Kanker Limfoma Tahap Akhir Dengan Herbal

Hal utama yang perlu diperhatikan untuk Pengobatan Kanker Limfoma Tahap Akhir adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami, S.Lutena/Super Lutein merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk membantu memperbaiki kerusakan sel seluruh organ tubuh dan bagus untuk Pengobatan Kanker Limfoma Tahap Akhir serta menjadikan tubuh tetap awet muda dan  juga mengoptimalkan fungsi dari seluruh organ tubuh agar maksimal

Fungsi utama S.Lutena/Super Lutein adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

 

Apa itu S.Lutena/Super Lutein?

Super Lutein/S.Lutena Nutrisi Herbal Bantu Pengobatan Kanker Limfoma Tahap Akhir

S.Lutena/Super Lutein Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena/Super Lutein ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di SUPER LUTEIN termasuk lutein, zeaxanthin, a(alpa)-carotene, b(beta)-Carotene, Lycopene dan Crocetin.

S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

 

Prinsip Pengobatan Dengan Super Lutein (S.Lutena):

  1. Memperbaiki sistem metabolisme tubuh dengan detoksifikasi tubuh yaitu pengeluaran semua toksin dan racun yang mengendap dalam tubuh. Dalam proses detoksifikasi biasanya dikenal dengan istilah healing crisis (krisis healing) yaitu perasaan tidak nyaman dalam proses penyembuhan. Dalam tahap ini perlu dipahami bahwa tidak hanya bagian yang sakit saja yang akan mengalami detoksifikasi tapi seluruh organ tubuh. Makanya tidak mengherankan bila seseorang mengeluhan penyakit A tapi tidak hanya penyakit itu yang terasa healing crisis tapi seluruh tubuh juga mengalaminya. Healing crisis akan dirasakan lebih hebat bila seseorang mempunyai riwayat beberapa penyakit misalnya komplikasi diabetes. Contoh: Si A menderita katarak, tapi pada saat proses penyembuhan kataraknya tidak mengalami kemajuan yang diharapkan tetapi malahan dia merasakan sakit di daerah lain yaitu asam urat yang selama ini tidak pernah kambuh malah sakit sekali. Bila dia tidak menyadari hal itu pastilah dia akan marah karena dianggap itu adalah efek samping. Padahal itu adalah sebaliknya, super lutein mulai melakukan detoksifikasi pada bagian tubuh yang sebelumnya pernah menderita asam urat, asam urat tidak kambuh bukan berarti dia sudah terbebas dari asam urat tapi masih ada gejala yang kapan saja bisa muncul apalagi tanpa memperhatikan pantangan makanan yang tidak baik untuk asam urat. Setelah super lutein melakukan detoksifikasi di seluruh tubuh barulah super lutein mulai memaksimalkan fungsi-fungsi seluruh organ tubuh.
  2. Tahap Mengoptimalkan Fungsi seluruh organ tubuh, dalam tahap ini setelah tubuh terbebas dari semua toksin dan racun barulah super lutein mendorong untuk mengotimalkan seluruh organ tubuh, dan biasanya mulai ada perbaikan dari bagian tubuh yang sakit.
  3. Tahap regenerasi sel, dalam tahap ini super lutein mempercepat pergantian sel-sel yang rusak dengan sel-sel tubuh yang baru, dalam tahap ini semua improvisasi dan tahap penyembuhan mulai berlangsung.

Pengobatan dengan suplemen herbal super lutein perlu waktu bertahap dan pasti. Dosis yang dianjurkan untuk penyembuhan penyakit berat misalnya katarak, glaukoma, kanker dll adalah:

  1. Untuk 3 bulan pertama dosis 3 x 5 kapsul sehari
  2. Untuk bulan selanjutnya disesuaikan dengan hasil dari tahap pertama, dan sebaiknya digunakan sebagai suplemen harian untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan seluruh organ tubuh. Konsumsi dalam jangka panjang akan membuat tubuh menjadi lebih mudah dan yang terpenting tidak ada efek samping apa pun.

 

S.Lutena (Super Lutein) juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mataKatarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus / Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Manfaat Super Lutein Untuk Kesehatan

  • Mata

  1. Meningkatkan penglihatan
  2. Memperbaiki rabun senja
  3. Memperbaiki rabun jauh/dekat
  4. Memperbaiki astigmatisme (silinder)
  5. Memperbaiki matakatarak
  6. Memperbai ki “floaters”
  7. Meningkatkan mutasi Makula Lutea
  8. Dapat menyembuhkan penglihatan orang buta
  • Kepala

  1. Mengaktifkan pertumbuhan rambut seperti semula
  2. Menghitamkan ramdivlibut
  3. Menyembuhkan kepikunan
  4. Meningkatkan kecestrongrdasan
  5. Mengurangi hiperaktif anak-anak

 

  • Ginjal

  1. Memulihkan pembuangan air seni
  2. Memulihkan inkontinensia
  3. Memulihkan hematuria
  4. Memulihkan albuminura
  5. Mencegah Impotensi
  • Usus

  1. Menghilangkan sembelit
  2. Membantu pende rita Kanker kolon
  3. Mengeluarkan kotoran yang tersumbat
  4. Menghentikan diare/sakit perut/mencretdiv
  5. Menyembuhkan kanker usus besar
  • Darah

  1. Menormalkan tekanan darah
  2. Mengurangi kadar gula darah
  3. Mengurangi sakit pundak dan leher
  4. Menurunkan kolesterol
  5. Mstrongemulihkan arteriosklerosis
  6. Memulihkan kelumpuhan otak

 

  • Rahim
  1. Mengobati nyeri haid
  2. Membuat siklus haid menjadi teratur
  3. Menyingkirkan kista rahim
  4. Menjadikan aliran haid lebih bersih
  5. Meningkatkan cairan ketuban
  6. Membantu penderita kanker pangkal rahim

 

  • Kulit

  1. Menghilangkan bintik-bintik
  2. Membersihkan kulit hingga terlihat bersih
  3. Menjadikan kulit menjadi kencang
  4. Menghaluskan tumit
  5. Menghilangkan kapalan kaki
  6. Menghilangkan rasa kulit sensitive
  7. Menghilangkan infeksi jamur kronis
  8. Mengencangkan payudara
  • Hati

  1. Memperbaiki hepatitis
  2. Memulihkan kanker hati
  3. Tidak mudah letih,
  4. memperbaiki siklus tidur

 

Tiap botol Super Lutein (S.Lutena) berisi 100 kapsul.

Komposisi : refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ekstrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax, ekstrak, vitamin E, ekstrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, dan B12. Mencegah & Menyembuhkan Kanker Limfoma

Post Update :
Date : Tuesday, November 24, 2020 - Selasa, 24 November 2020