fibroid rahim

fibroid rahim

Apa itu fibroid rahim?

Fibroid adalah tumor jinak yang terjadi di bagian atas atau di dalam otot rahim. Satu sel membelah berkali-kali dan terus berkembang menjadi menjadi sebuah massa solid yang terpisah dari bagian rahim. Tumor ini dapat berkembang menjadi sebuah atau beberapa blok dengan ukuran yang berbeda-beda.

Jika Tumor kecil tidak akan menimbulkan gejala, tetapi tumor yang lebih besar dapat menyebabkan perdarahan dan mengakibatkan lebih banyak darah yang keluar saat menstruasi. Tumor yang besar akan menekan kandung kemih dan menyebabkan tonjolan pada perut layaknya orang yang sedang hamil.

Seberapa umumkah fibroid rahim?

Sekitar 60% wanita di atas usia 50 tahun menderita uterine fibroid. Fibroid adalah penyakit yang paling populer di kalangan wanita berusia antara 40-50 tahun. Penyakit ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.
SIMAK JUGA : Obat Herbal Uterine Fibroid (Fibroid Rahim) Tanpa Operasi

Tanda-Tanda & Gejala Fibroid Rahim

Sekitar 30-50% kasus fibroid tidak menunjukkan gejala apapun. Jika tidak, biasanya gejala berkaitan dengan ukuran dan lokasi fibroid.

Fibroid dapat tumbuh cukup besar dan membuat si penderita terlihat seperti sedang hamil serta mengalami gejala mirip kehamilan seperti:

  • Tegang pada bagian panggul yang parah
  • Sering buang air kecil
  • Dapat mengakibatkan sembelit, nyeri punggung, nyeri selama hubungan seksual, dan nyeri panggul

Fibroid di dinding rahim atau di dalam rahim dapat menyebabkan perdarahan atau menorrhagia dan dismenorea. Dalam kasus yang jarang terjadi, fibroid dapat menyebabkan rasa sakit atau perdarahan tiba-tiba.

Dalam kasus fibroid yang berkembang selama kehamilan, tumor dapat menyebabkan sejumlah komplikasi selama kehamilan. Tumor akan membuat plasenta janin kekurangan oksigen. Tumor akan menggeser posisi janin, menyebabkan ibu sulit melahirkan secara normal melainkan melalui operasi caesar. Pada kebanyakan kasus, janin masih bisa berkembang secara normal meskipun terdapat tumor di dalam rahim, namun tumor akan tumbuh lebih cepat selama masa kehamilan.

 

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Meskipun fibroid adalah tumor jinak, namun ia dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dalam aktivitas sehari-hari dan dalam kasus yang ekstrem dapat mengakibatkan perdarahan. Anda harus segera menemui dokter apabila Anda mengalami:

  • Nyeri panggul dan tidak segera hilang
  • Menorrhagia atau dismenorea
  • Pendarahan eksternal atau pendarahan menstruasi
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Pertumbuhan pada uterus dan perut
  • Sulit buang air kecil

Apa Penyebab Fibroid Rahim?

Dokter belum menemukan penyebab pasti penyakit ini. Tetapi beberapa faktor dapat bergabung dan menyebabkan penyakit, yaitu:

  • Perubahan genetik: fibroid multipel dapat menyebabkan perubahan pada sel otot rahim yang normal. Ada bukti yang menunjukkan bahwa fibroid cenderung terjadi pada keluarga muda dan pasangan kembar identik yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap fibrosis daripada kembar fraternal.
  • Estrogen dan progesteron, dua hormon ini merangsang pertumbuhan endometrium selama siklus menstruasi untuk mempersiapkan kehamilan. Tampaknya hormon tersebut telah memberikan kontribusi untuk membantu perkembangan fibroid. Fibroid memiliki reseptor estrogen dan progesteron yang lebih banyak daripada sel-sel otot dan rahim normal, sehingga cenderung menyusut setelah menopause karena produksi hormon menurun.
  • Faktor pertumbuhan lainnya. Faktor-faktor ini membantu menjaga keadaan homeostasis tubuh, seperti zat semacam insulin yang juga dapat mempengaruhi pertumbuhan fibroid.

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk fibroid rahim?

Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena uterine fibroid, meliputi:

  • Genetika: Jika ibu atau saudara perempuan memiliki fibroid, maka Anda memiliki risiko tinggi terhadap kemungkinan terserang penyakit ini.
  • Usia: Wanita yang berusia lebih dari 40-50 tahun umumnya memiliki fibrosis. Setelah menopause, tumor akan menyusut.
  • Ras: wanita berkulit hitam memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyakit ini di usia muda dengan ukuran tumor atau fibroid yang lebih besar.
  • Faktor lainnya: menstruasi dini, lebih banyak mengonsumsi daging merah, kurang makan sayuran, buah, serta sering meminum bir.

 

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.
Apa saja pilihan pengobatan saya untuk fibroid rahim?

Kebanyakan fibroid tidak membutuhkan pengobatan. Anda hanya perlu melakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan fibroid tidak berkembang terlalu besar atau menimbulkan masalah lain.

Obat-obatan dapat digunakan sebagai penghambat kinerja hormon. Jika gejala terus terjadi, dokter dapat menyarankan operasi pengangkatan rahim atau fibroid jika pasien masih berkeinginan memiliki anak.

Metode baru adalah embolisasi arteri rahim dengan memotong pembuluh darah di sekitar fibroid. Kemungkinan dokter juga akan menggunakan metode lisis mekanik (menggunakan arus listrik untuk menghancurkan fibroid dan mengecilkan pembuluh darah yang memasok vitamin menuju fibroid); dan metode lisis mekanik menggunakan cryogenic (menggunakan nitrogen cair dan bukan arus listrik).

Namun, bagaimanapun fibroid bisa kambuh. Kemungkinan pasien harus menjalani operasi lagi. Obat baru bisa menghambat pertumbuhan fibroid, tapi hanya sementara.

 

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi fibroid rahim?

  • Berikut gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi penyakit ini.
  • Lakukan pemeriksaan rutin untuk memantau perkembangan tumor dan adanya komplikasi jika Anda memiliki tumor besar.
  • Katakan kepada dokter Anda tentang kekhawatiran Anda serta gejala yang dirasakan.
  • Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda. (SUMBER :¬†hellosehat.com)
Post Update :
Date : Monday, April 22, 2019 - Senin, 22 April 2019