Patikan Kerbau

Patikan Kerbau

Tanaman Herbal Obat Patikan Kerbau

Tanaman Herbal Obat Patikan Kerbau(Euphorbia hirta, Linn.) Tumbuhan yang satu ini terdengar asing. Patikan Kerbau merupakan tumbuhan liar di sekitar pekarangan rumah. Nama lain Patikan kerbau (Indonesia) berdasarkan daerah sebagai berikut; nanangkaan (Sunda); patikan kebo, patikan Jawa (Jawa); kak sekaan (Madura); sosononga, lobi­lobi (Halmahera).

Uraian :

Tumbuhan patikan kerbau mampu bertahan hidup selama 1 tahun dan berkembang biak melalui biji. Patikan kerbau mempunyai warna dominan kecoklatan dan bergetah. Banyak pohonnya memiliki cabang dengan diameter ukuran kecil. Daun Patikan kerbau mempunyai bentuk bulat memanjang dengan taji-taji. Letak daun yang satu dengan yang lain berhadap-hadapan. Sedang bunganya muncul pada ketiak daun. Patikan kerbau hidupnya merambat di tanah.
Simak Juga : Labu Siam
Patikan kerbau merupakan suatu tumbuhan liar yang banyak ditemukan di daerah tropis. Di Indonesia, tumbuhan Patikan kerbau dapat ditemukan diantara rerumputan tepi jalan, sungai, kebun atau tanah pekarangan rumah yang tidak terurus. Biasanya patikan kerbau ini hidup jadi satu dengan patikan Cina pada ketinggian l-1400 meter dpl.

Daun patikan kebo adalah sejenis daun dari rumput liar yang banyak ditemukan di sekitar sawah, kebun, atau ladang yang sudah tidak lagi digarap. Rumput ini memiliki banyak sebutan, lain daerah lain juga penyebutannya. Masyarakat Jakarta menyebutnya dengan suket kebo, sedangkan di Halmaher, daun ini disebut dengan sosononga. Daun yang satu ini tidak hanya terkenal di Indonesia, tapi juga sudah merambah di Filipina sebagai daun herbal untuk mengatasi demam berdarah.

Daun patikan kebo memiliki ciri khas dengan tanamannya yang menjalar hinggan mencapai ketinggian 25 cm. Daunnya berukuran kecil hijau dan sedikit lebar. Batang tanamannya berwarna ungu kecokelatan. Jika Anda mematahkan batangnya, maka Anda akan menemukan getah berwarna putih dengan tekstur yang encer. Daun patikan kebo mengandung senyawa tanin, glukosa, asam forbat, asam melisat, jambulol, sterol, glicosida, flavonoid, dan eufosterol.

Khasiat untuk kesehatan untuk mengobati sakit :

Radang tenggorokan, bronkhitis, asma, disentri, radang perut; diare, kencing darah, radang kelenjar susu, payudara bengkak, eksim.

Komposisi :

Alkaloida, tanin, senyawa folifenol (seperti asam gallat), flavonoid quersitrin, ksanthorhamnin, asam-asam organik palmitat oleat dan asam lanolat, senyawa terpenoid eufosterol, tarakserol dan tarakseron serta kautshuk.
Walaupun terkesan liar, tanaman Patikan Kerbau merupakan salah satu tanaman herbal obat yang bisa dimanfaatkan untuk penyembuhan penyakit tertentu.
Post Update :
Date : Wednesday, July 24, 2019 - Rabu, 24 Juli 2019