Penyebab Kencing Berdarah Pada Anak

Kencing berdarah atau hematuria adalah adanya darah pada urin. Terdapat dua jenis hematuria, yaitu hematuria makroskopik (darah dapat dilihat oleh mata) dan hematuria mikroskopik (darah tidak nampak namun ditemui pada pemeriksaan laboratorium).

Kencing yang disertai darah bisa juga terjadi pada anak. Keluhan kemih disertai darah pada anak-anak dapat terjadi karena berbagai penyebab, diantaranya :

  • Perlukaan saluran kemih, kandung kemih, ureter dan ginjal
  • Peradangan pada ginjal (glomerulonefritis akut)
  • Keadaan lainya seperti benign recurrent hematuria (air seni dengan darah, hilang dengan sendirinya) dan nocturnal paroxismal hemoglominuria (kebocoran hemoglobin/sel merah darah dari saringan ginjal, terutama pada malam hari, sembuh dengan sendirinya)
  • Penyakit autoimun lain yang menyerang membran saringan ginjal

Penanganan yang tepat dapat dilakukan bila penyebab diketahui, oleh karena itu sebaiknya Anda memeriksakan Anak Anda ke dokter Anda atau ke dokter spesialis Anak. Pemeriksaan yang akan dilakukan adalah pemeriksaan Fisik, pemeriksaan penunjang dilakukan bila diperlukan yakni pemeriksaan darah, kadar albumin darah, pemeriksaan fungsi ginjal, dan pemeriksaan USG ginjal.

Berikut anjuran yang dapat Anda lakukan :

  • Air seni yang berdarah harus segera ditangani karena dapat menyebabkan gagal ginjal, gangguan fungsi otak dan kebocoran cairan di paru, maka pasien dengan kemih berdarah harus mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat.
  • Bila kondisi memburuk/menetap, anak terasa lemas/pucat, segera periksakan Anak Anda ke dokter
  • Apabila terjadi kebocoran protein, diet tinggi protein dapat dilakukan untuk menganti albumin yang hilang
Post Update :
Date : Monday, May 21, 2018 - Senin, 21 Mei 2018