Tanda Peringatan Dini dari Penyakit Schizophrenia

Sebelum penyakit ini berkembang dan menjadi semakin parah, inilah 10 tanda atau gejala Schizophrenia yang harus kamu ketahui. schizophrenia dan bagaimana tanda-tanda orang yang mengidap penyakit tersebut? Schizophrenia dapat diartikan sebagai “pikiran terbagi atau terpecah” di mana hal tersebut dapat mengakibatkan gangguan pada emosi dan pikiran. Tidak ada penyebab secara pasti kenapa gangguan jiwa ini muncul, namun banyak faktor yang memang bisa turut berkontribusi, salah satunya adalah faktor genetik atau keturunan.

Gejala skizofrenia dibagi menjadi dua kategori, yaitu negatif dan positif.

Gejala negatif skizofrenia menggambarkan hilangnya sifat dan kemampuan tertentu yang biasanya ada di dalam diri orang yang normal. Sebagai contoh:

  • Keengganan untuk bersosialisasi dan tidak nyaman berada dekat dengan orang lain sehingga lebih memilih untuk berdiam di rumah.
  • Kehilangan konsentrasi.
  • Pola tidur yang berubah.
  • Kehilangan minat dan motivasi dalam segala aspek hidup, termasuk minat dalam menjalin hubungan

Perubahan pola tidur, sikap tidak responsif terhadap keadaan, dan kecenderungan untuk mengucilkan diri merupakan gejala-gejala awal skizofrenia. Terkadang gejala tersebut sulit dikenali orang lain karena biasanya berkembang di masa remaja sehingga orang lain hanya menganggapnya sebagai fase remaja.

Ketika penderita sedang mengalami gejala negatif, dia akan terlihat apatis dan datar secara emosi (misalnya bicara monoton tanpa intonasi, bicara tanpa ekspresi wajah, dan tidak melakukan kontak mata). Mereka juga menjadi tidak peduli terhadap penampilan dan kebersihan diri, serta makin menarik diri dari pergaulan. Sikap tidak peduli akan penampilan dan apatis tersebut bisa disalahartikan orang lain sebagai sikap malas dan tidak sopan. Hal ini sering kali memicu rusaknya hubungan penderita dengan keluarga ataupun dengan teman-temannya.

Gejala negatif skizofrenia bisa berlangsung beberapa tahun sebelum penderita mengalami episode akut pertama, yaitu ketika gejala menjadi parah dan kadang-kadang diikuti beberapa gejala positif.

Gejala positif skizofrenia terdiri dari:

  • Halusinasi. Terjadi pada saat panca indera seseorang terangsang oleh sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Fenomena halusinasi terasa sangat nyata bagi penderita. Contoh gejala halusinasi yang biasanya dialami oleh penderita skizofrenia adalah mendengar suara-suara.
  • Delusi. Yaitu kepercayaan kuat yang tidak didasari logika atau kenyataan yang sebenarnya. Contoh gejala delusi bisa bermacam-macam. Ada penderita yang merasa diawasi, diikuti, atau khawatir disakiti oleh orang lain. Ada juga yang merasa mendapat pesan rahasia dari tayangan televisi. Gejala-gejala delusi semacam ini bisa berdampak kepada perilaku penderita skizofrenia.
  • Pikiran kacau dan perubahan perilaku. Penderita sulit berkonsentrasi dan pikirannya seperti melayang-layang tidak tentu arah sehingga kata-kata mereka menjadi membingungkan. Penderita juga bisa merasa kehilangan kendali atas pikirannya sendiri. Perilaku penderita skizofrenia juga menjadi tidak terduga dan bahkan di luar normal. Misalnya, mereka menjadi sangat gelisah atau mulai berteriak-teriak dan memaki tanpa alasan.

Penting untuk mengenali gejala-gejala skizofrenia seperti di atas. Jika Anda atau keluarga Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera periksakan ke rumah sakit. Makin dini skizofrenia ditangani, maka peluang sembuh menjadi makin tinggi.

Tanda-tanda schizophrenia yang sangat awal sering terlihat pada remaja berusia 16 tahun dan perlu diketahui bahwa pria cenderung mengalami tanda-tanda schizophrenia lebih awal dibandingkan pada wanita. Berikut 10 tanda peringatan dini dari seorang remaja yang mengidap schizophrenia.

  1. Perubahan dalam bergaul atau memilih teman dan peurunan nilai,
  2. mengalami masalah kesulitan tidur,
  3. emosional atau gampang marah,
  4. mengalami gangguan kognitif (muncul di masa kanak-kanak),
  5. kesulitan membedakan mana kenyataan dan imajinasi,
  6. menarik diri dari lingkungan sekitar,
  7. terlalu curiga,
  8. memiliki cara berpikir dan berbicara yang aneh,
  9. paranoid,
  10. memiliki anggota keluarga yang juga mengalami gangguan kejiwaan.
Post Update :
Date : Monday, May 21, 2018 - Senin, 21 Mei 2018