Manfaat Super Lutein Untuk Perbaikan Glaukoma & Gangguan Prostat

SUPER LUTEIN (S LUTENA) SEMBUHKAN GLUKOMA & MASALAH PROSTAT

Penyakit mata: penyumbatan arteri sentral pada retina kanan.

Testimony Mr. Tomatsu Inami – Jepang:

Lahir: 29 Mei 1932.

“Awalnya, pembuluh darah di mata pecah, sehingga menyebabkan pendarahan. Penyebab penyakit ini umumnya dikarenakan penyakit diabetes, tapi dalam kasus saya, adalah karena kelelahan yang berlebihan.

Saat itu, saya ada pinjaman (leasing), jadi tiap bulan hrs bayar cicilan, itu sbbnya saya bekerja demi mencari uang. Pekerjaan saya di bidang pemeliharaan kereta super cepat Shinkansen dan saya bekerja pada shift malam. Siangnya saya tetap bekerja. Karena bisnis sedang bagus, maka sibuknya bukan main, maka saya memilih terapi akupuntur.

 

 

https://shopee.co.id/product/28273709/711176830/

Sponsor By ANNISA COLLECTION

 

Walaupun isteri saya sudah mengingatkan, “Jangan bekerja seberat itu!” Tapi, mungkin krn sdh karakter saya sebagai orang yang suka bekerja, saya tetap meneruskan bekerja shift malam selama beberapa waktu. Meskipun berkat semua itu, saya bisa lebih awal melunasi pinjaman, tapi akibatnya saya punya pengalaman singkat akan kebutaan, sungguh mengerikan.

Pada Agustus 1990, saat sedang bekerja, tiba-tiba mata kanan saya menjadi buta. Saya menjalani terapi dgn obat-obatan selama 3 tahun berturut-turut, tetapi kurang begitu efektif. Pada thn 1993, atas saran dari teman, saya pindah ke RS lain, baru terdiagnosa saya mengalami: “penyumbatan arteri sentral pada retina mata kanan” Dokter juga mengatakan: “Krn sdh terlambat begitu lama, sdh tidak mungkin disembuhkan lagi. Kemungkinan seumur hidup tidak dapat melihat kembali.” Kemudian dikatakan bhw selain dilaser, tidak ada cara lain utk menghentikan pendarahan. Akhirnya saya diterapi dgn laser. Dalam sebulan, saya menjalani 4 kali terapi laser, akhirnya pendarahan bisa dihentikan, tetapi penglihatan saya tidak dapat dipulihkan kembali.

Untuk mata kanan, saya sudah pasrah, tidak berharap lagi bisa dipulihkan. Tak disangka-sangka, pada Agustus 1996, mata kiri saya juga mengalami masalah penyakit. Saya benar2 terpukul! Namun krn kali ini lbh cepat ketahuan, segera menjalani terapi laser, jadi penglihatan saya bisa diselamatkan. Tapi seminggu di awal, saya sempat mengalami kegelapan total, hidup dalam kebutaan. Sungguh sebuah pengalaman yg tragis & menyedihkan, jika teringat kembali, saya masih bisa meneteskan air mata.

Walaupun isteri saya menemani saya saat menjalani pengobatan, jika dibilang “menemani” …, sebenarnya bisa dikatakan, saya terpaksa mengandalkan pertolongan isteri saya utk berjalan. Yg paling bermasalah adalah saat menaiki anak tangga di stasiun, sulit sekali utk melangkahkan kaki. Saat menunggu kereta di peron, walaupun sdh diyakinkan berdiri di posisi yg aman, tetapi suara kereta yg melintas, tetap saja begitu mengerikan bagi saya.

Bahkan tinggal di rumah sendiri yg sdh puluhan tahun, utk berdiri dan bergerak saja begitu sulit. Begitu takutnya hingga utk berjalan saja saya tidak punya keberanian utk melangkah. Saya hanya bisa merangkak sambil meraba-raba dalam ketakutan, bahkan dalam kemampuan merangkak pun saya masih kalah dari seorang anak bayi. Ketika menyadari diri dlm keadaan spt itu, yg ada hanyalah penyesalan, kesedihan, & tangisan.

Dalam kehidupan normal, 97% informasi yg kita dapatkan adalah mengandalkan mata. Saat kehilangan penglihatan, saya merasa putus asa. Krn pengalaman dgn mata kanan, saya sungguh kuatir apakah penglihatan mata kiri saya dapat dipulihkan seperti semula. Lalu saya juga tidak dapat lagi memberi nafkah bagi keluarga, bahkan malahan menjadi beban bagi semua anggota keluarga, ingin rasanya saya bunuh diri saja.

Setelah menjalani terapi laser beberapa kali, akhirnya daya penglihatan mata kiri saya pulih hingga 0,6. Tetapi ini berbeda dgn minus yg biasa, krn minus biasa bisa tertolong dgn kacamata. Minus setelah terapi laser, tidak bisa diperbaiki dgn kacamata sekalipun. Saat memeriksa foto dasar mata, di dasar mata kanan ada lempengan warna hitam. Itu adalah darah beku, karena darah beku itulah, maka jangkauan penglihatan menjadi sempit. Saya sendiri, jika melihat lurus ke depan, tdk melihat dgn jelas, harus menggunakan sisi gelap mata secara menyamping utk melihat.

Kadang2 saat datang berkunjung, cucu saya nyeletuk: “Pingin deh jalan2 naik mobil bareng kakek.” Ketika itu daya penglihatan saya hanya 0,2, walaupun bisa melihat lampu lalu lintas, tapi saya tidak dapat membedakan warnanya, namun saya tdk tega menolaknya. Akhirnya minta bantuan isteri utk duduk di sebelah saya, utk memandu saya menyetir pelan2 berkeliling di sekitar rumah.

Walaupun penglihatan saya lambat laun semakin membaik, namun saya hidup dalam ketakutan jika sewaktu-waktu saya kembali mengalami kebutaan. Ketakutan ini terus-menerus menghantui saya hingga Januari 2001, sebelum saya mengenal SUPER LUTEIN (S LUTENA).

Salah seorang sahabat saya adalah pencinta produk ini. Tak disangka, khasiatnya sungguh di luar dugaan! Ketika saya rutin mengkonsumsinya selama 2 bulan, perlahan-lahan jangkauan penglihatan saya menjadi semakin luas. Saat pemeriksaan mata rutin di RS, saya jelaskan kondisi ini kpd dokter dan meminta utk dilakukan pemotretan dasar mata lagi. Ketika difoto, lempengan hitam di dasar mata ternyata tinggal sedikit! Setelah 3 bulan konsumsi, warna hitamnya sdh lenyap sama sekali! Ini pasti berkat SUPER LUTEIN (S LUTENA), krn saya sama sekali tidak mengkonsumsi obat-obatan lainnya.

Sekarang ketajaman visual mata kanan saya adalah 0,3, sedangkan mata kiri 0,9. Namanya juga manusia, selalu ingin jika bisa mendapatkan lebih lagi. Sekarang saya berharap supaya penglihatan saya bisa menjadi lebih baik lagi. Namun saya menyadari, bila saat ini saya masih bisa hidup, sudah sepatutnya disyukuri!

Masih ada 1 hal lagi, sesungguhnya saya juga punya masalah prostat, tetapi saat memeriksakannya ke dokter, sakitnya bukan main. Namun sejak saya konsumsi SUPER LUTEIN (S LUTENA), rasa sakitnya sudah lenyap sama sekali! Semoga Anda semua bisa turut membagikan pengalaman saya ini.


NB: Testimonial ini merupakan murni dari pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti SUPER LUTEIN, S.LUTENA atau SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

 

Post Update :
Date : Wednesday, April 24, 2019 - Rabu, 24 April 2019