Apakah Mata Silinder Bisa Diobati?

Mata silinder atau dalam istilah medis sering disebut dengan astigmatisma adalah masalah pada mata karena bentuk mata Anda tidak benar-benar bulat. Bola mata yang normal berbentuk seperti bola yang bulat sempurna. Sehingga, saat cahaya datang ke mata, cahaya tersebut akan tersebar merata dan memberikan Anda penglihatan yang jelas.

Namun, pada mata yang tidak bulat sempurna, cahaya tidak tersebar merata di seluruh bagian mata. Sehingga, penglihatan Anda bisa menjadi agak buram dan tidak fokus. Ini mengapa orang yang punya mata silinder biasanya akan mengalami masalah penglihatan buram.

 

Penyebab mata silinder

Astigmatisma atau mata silinder disebabkan oleh kelengkungan yang tidak teratur atau sempurna pada kornea atau lensa mata. Umumnya, kondisi ini merupakan bawaan sejak Anda lahir. Namun, astigmatisma juga dapat berkembang karena penyebab lain, seperti karena cedera mata, penyakit mata, atau setelah operasi mata.

Sebuah kondisi yang disebut dengan keratoconus juga dapat menyebabkan mata silinder, tapi ini jarang terjadi. Keratoconus merupakan gangguan yang membuat kornea semakin menipis dan berbentuk menjadi lebih kerucut, sehingga bisa menyebabkan astigmatisma.

Mungkin Anda sering mendengar bahwa kebiasaan yang buruk dapat menyebabkan astigmatisma. Seperti membaca dalam cahaya redup, duduk sangat dekat dengan televisi, bermain hp atau komputer di ruang gelap, dan sebagainya. Namun, ternyata semua ini hanyalah mitos. Kebiasaan tersebut tidak akan menyebabkan Anda memiliki astigmatisma. Tapi, jangan mencontoh kebiasaan buruk itu juga, ya.

 

http://www.annisa-collection.com/category/ethica-fashion/

Sponsor By ANNISA COLLECTION

Gejala dan ciri mata silinder

Astigmatisma dapat terjadi dengan tingkat yang berbeda-beda di masing-masing mata. Artinya, Anda bisa mengalami astigmatisma di mata kiri Anda saja, atau mata kanan Anda, maupun kedua mata Anda dengan tingkat yang berbeda-beda. Silinder juga biasanya menyertai rabun jauh (miopia) dan rabun dekat (hiperopia).

Pada tingkat ringan, silinder biasanya tidak menunjukkan gejala apapun. Penglihatan Anda mungkin hanya sedikit kabur atau buram. Sedangkan, mata silinder yang parah dapat menunjukkan gejala penglihatan yang buram pada jarak dekat maupun jauh. Selain itu, silinder yang parah juga dapat membuat Anda mengalami sakit kepala, mata lelah, dan penglihatan yang tidak stabil, terutama saat membaca buku, menatap layar komputer, atau melihat di kejauhan.

 

Apakah mata silinder bisa diobati?

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter mata Anda pengobatan apa yang tepat Anda ambil sesuai dengan tingkat keparahan silinder Anda. Biasanya silinder dapat ditangani dengan pemakaian kacamata atau lensa kontak. Namun, jika silinder masih dalam tingkat yang ringan, mungkin Anda tidak butuh menggunakan alat bantu penglihatan tersebut.

Cara lainnya yang bisa menjadi pilihan Anda untuk menangani astigmatisma adalah dengan operasi laser untuk mengubah bentuk kornea Anda. Ada lebih dari satu jenis operasi laser ini, seperti operasi LASIK, LASEK, dan photorefractive keratectomy (PRK). Untuk mengetahui mana yang tepat untuk Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mata Anda. Jika Anda ingin melakukan operasi, Anda harus memiliki mata yang sehat tanpa masalah pada retina atau bekas luka pada kornea.

Dengan melakukan operasi mata ini, Anda dapat memperbaiki kondisi mata Anda dan menyembuhkan mata silinder Anda. Sedangkan, kacamata dan lensa kontak hanya bersifat membantu penglihatan Anda, bukan menyembuhkan.

Post Update :
Date : Wednesday, April 24, 2019 - Rabu, 24 April 2019