Laminine – Bone Cancer Recovery

“Adelle”, 24 tahun hampir tidak bisa berdiri dan berada di kursi roda saat dibawa ke dokter yang memberi resep Laminine sebagai upaya terakhirnya. Dia menuju tahap akhir dan tidak bisa lagi mengatasi kemoterapi. Dia dan keluarganya mengambil kesempatan mereka untuk membeli suplemen makanan Laminine atas rekomendasi dokter lain.

Dia didiagnosis menderita Osteosarcoma, sejenis jenis kanker yang berkembang di tulang. Temuan awal menunjukkan bahwa kankernya bermutu tinggi dan sangat agresif. Metasis sudah terjadi dan terkena paru-paru. Itu dinilai tahap 3B.
Adelle tidak dapat menangani kemo dan efek samping terapi yang normal telah ditetapkan seperti hilangnya rambut, kelemahan ekstrem, dan gizi buruk.

Dosis:
Adelle segera meresepkan dosis mega-dosis dari 15 kapsul Laminine per hari selama 2 minggu berturut-turut. Itu sama-sama diminum 3 kali sehari.

Hasil:
Tes rutin dilakukan setelah 30 hari untuk memeriksa perbaikan. Hasilnya menunjukkan reaksi segera dan positif saat ia memakai Laminine sebagai suplemen. Dari massa tulang 11,7 cm, tumor turun hingga 7,5 cm setelah dalam 30 hari atau 1 bulan. Setelah 60 hari, dosisnya dikurangi menjadi 6 kapsul.

Setelah enam bulan, kelainan di tibia negatif. Hasil tesnya juga menunjukkan paru-paru dibersihkan tanpa tanda-tanda metasis. Kreatinnya juga terpengaruh dan dari GFR 135, berat badannya berkurang menjadi 48.

“Adelle”, 24 years old could barely stand up and was on a wheel chair when she was brought to a doctor who prescribed Laminine as her last resort. She was towards end stage and could no longer cope up with the chemotherapy. She and her family took their chance on Laminine food supplement upon the recommendation of another doctor.
She was diagnosed to have Osteosarcoma, a common type of cancer that develops in the bone. The initial findings indicated that her cancer was high grade and highly aggressive. Metasis already occurred and affected the lungs. It was rated stage 3B.
Adelle couldn’t handle the chemo and the normal side effects of the therapy had set in such as loss of hair, extreme weakness, and poor nutrition.
Dosage:
Adelle was immediately prescribed the mega-dose of 15 capsules of Laminine per day for 2 weeks straight. It was equally taken 3 times daily.
Results:
A routine test was done after 30 days to check for improvements. The result indicated an immediate and positive reaction when she took Laminine as supplement. From a 11.7 cm bone mass, the tumor went down to 7.5 cm after in as short as 30 days or 1 month. After 60 days, the dosage was reduced to 6 capsules.
After six months, the abnormality in the tibia were negative. Her test results also showed cleared lungs with no signs of metasis. Her creatine was also affected and from a 135 GFR, it was reduced to 48.


Testimoni ini hanya sekedar memaparkan bagaimana Produk Laminine itu sangat bagus untuk kesehatan secara total. Testimoni yang anda tidak dimaksudkan untuk merujuk seseorang tentang penyembuhan suatu penyakit, Bila tidak ada hasil sesuai yang ada dalam testimoni itu bukan berarti tidak ada hasil dan tidak bermanfaat, akan tetapi kondisi setiap orang berbeda-beda dalam meresponnya, ada yang cepat dan juga yang lamban, semua tergantung baik tidaknya sistem metabolisme tubuh yang ada. Sistem metabolisme tubuh inilah yang punya peranan dalam penyembuhan berbagai penyakit.

Remember Laminine is not claiming to cure anything, But you have an amazing body – that when given what it needs, your body can heal itself! We are making no claims. Not meant to diagnose or treat.


 

Post Update :
Date : Saturday, April 20, 2019 - Sabtu, 20 April 2019