Manfaat Super Lutein Untuk Diabetes & Kelumpuhan

Manfaat Super Lutein Untuk Diabetes & Kelumpuhan

Manfaat Super Lutein Untuk Diabetes & Kelumpuhan. SUPER LUTEIN (S LUTENA) LEPASKAN DARI PENDERITAAN AKIBAT DIABETES AKUT & SEMBUHKAN ANJING KESAYANGAN YG LUMPUH

“Menang Atas Pergumulan Setiap Hari – Diabetes!”

Kesaksian Mrs. Sachiko Suzuki – Member Naturally Plus Jepang

Lahir tgl. 23 Oktober 1947. Sebelum dirawat di RS krn diabetes pada Juli 2002, bekerja di urusan luar pada sebuah perusahaan supplier keperluan dokter gigi. Krn tdk tahan dgn penderitaan akibat penyakit yg diderita, sempat terpikir ingin bunuh diri bersama seekor anjing kesayangan yg juga sdg sakit parah… Kedua putranya yg sdh dewasa tinggal bersamanya dgn suami dan 3 ekor anjing kesayangan mrk.

“Jauh sebelumnya saya sdh menyadari adanya gejala diabetes. Berat badan saya terus menurun, sampai 33 kg. Kurus hingga tulang2 pada menonjol, sampai utk duduk di kursi saja sakitnya bukan main.

Rambut saya rontok, dan kulit menjadi kasar penuh kerutan. Tenggorokan kering, tiap malam hrs selalu minum, setidaknya 2 liter air dari thermos, sehingga tiap malam bisa 3-4 kali ke toilet. Tentu saja jd tdk bisa tidur dgn nyenyak.

Tapi saya malah tidak ke dokter karena takut. Ayah saya juga menderita diabetes, akhirnya juga tidak melakukan apa2 dan meninggal begitu saja.

Walau saya bekerja di bagian luar, namun krn penglihatan saya memburuk, hingga saya tak dapat lagi menyetir mobil. Saat itu adalah April 2001, sampai kondisi spt itu, saya masih saja takut ke rumah sakit. Jadi saya berobat ke dokter mata saja.

Seminggu kemudian, hasil test keluar, gula darah saya 689. Normalnya 90 / 120. Saat itu dokter sarankan agar saya segera menjalani rawat inap di rumah sakit, sbb jika dibiarkan, bisa tak tertolong dan meninggal. Keesokan harinya saat saya dirawat, saya bahkan sdh tak bisa berjalan.

Karena gula darah tinggi, maka tidak bisa menjalani operasi, akhirnya saya diterapi insulin. Setelah 2-3 hari, gula darah saya turun hingga di bawah 200. Saya berkata kepada dokter: “Saya bagaikan ikan kakap di atas talenan.” Dokter menjawab: “Bukan. Anda adalah ikan pita import (yg kurus-lemah)” Pasien di ranjang sebelah mengatakan: “Tadinya saya kira usia Anda sudah lanjut.” Nyatanya kondisi saya memang sudah cukup parah. Setelah dirawat selama 2 bulan di RS, ke-2 mata telah dioperasi, saya keluar dari RS pd bulan September.

Namun gula darah saya tetap tinggi hingga 180. Pankreas saya tak mampu memproduksi insulin setetes pun. Setelah keluar RS, saya tetap hrs suntik insulin sendiri. Makanan pun hrs dibatasi sehari 1400 kalori. Buat saya yg menyukai makanan manis, ini spt sebuah hukuman. Kalau dibayangkan lagi skrg, tampaknya sangat konyol, saya bisa berdiri di depan etalase toko kue sampai lama tdk pergi2, kelihatan spt org aneh saja.

Sehari haras suntik insulin 4 kali. Perut saya jadi berlekuk-lekuk, tdk rata. Seringkali sambil menangis, saya hrs mencari tempat utk menyuntik insulin. Sejak saya dirawat di RS selama 2 bln, kehidupan saya mengalami banyak perubahan. Bahkan berpengaruh pula pd hewan peliharaan kami. Salah 1 dari 3 ekor anjing kesayangan kami, bagian kaki belakangnya lumpuh. Sehingga saya hrs memakaikannya popok. Namun krn kaki depannya normal, sebentar saja popoknya sdh terlepas. Akhirnya saya hrs selalu membawanya ke pet shop utk disuntik steroid. Bahkan wkt saya menjemputnya, ia tidak bereaksi. Saya lalu membawanya ke dokter hewan, namun kata dokter, kondisi organ dalamnya sdh rusak, jadi tak bisa berbuat banyak. Katanya lagi, “Usianya mungkin tdk lama lagi.” Padahal ia baru 5 tahun lho!

Bahkan anjing yg saya sayangi juga… Saya sungguh terpukul. Orang yang tidak pernah memelihara binatang mungkin akan tertawa, tapi anjing kecil ini sdh saya sayangi seperti anak sendiri saja. Saya sendiri, mungkin pengaruh dari kesehatan, kehilangan semangat hidup, bagaikan artis dlm drama sedih, setiap hari terbaring di lantai, memeluk anjing kecil itu sambil menangis, sampai pagi!

Perasaan saya sungguh kacau, ingin sekali terlepas dari problem, entah harus bagaimana? Terus terang, pd awal Desember, saya pernah membawa anjing itu ke Aokigahara. Sebuah hutan dekat Fuji yg terkenal tempat orang bunuh diri. Saya memarkir mobil di depan pintu masuk. Setelah memberi anjing itu obat tidur, saya berencana akan membawanya ke dalam hutan, dan saya pun akan meminum obat tidur untuk bunuh diri. Obat tidur itu diam-diam saya kumpulkan sejak keluar dari RS (sungguh sebuah pemikiran yg aneh…)

Tapi anjing itu tidak tidur-tidur, sudah diberi dosis yang lebih besar daripada yang saya minum, setiap kali saya bertanya: “Kamu sudah tidur?” Dia akan membuka matanya bulat-bulat dan memandang saya. Sampai orang yang di kios dekat pintu masuk menghampiri saya dan bertanya, “Anda baik2 saja?”

Wah! Nyaris saja saya melakukan perbuatan yg tak termaafkan! Saya menangis hingga wajah penuh air mata. Saat itu pikiran saya sdh normal kembali. “Saya harus menghargai kehidupan!” Saya katakan itu berulang-ulang kali. Saya harus mencoba untuk berusaha.

Di tahun yang baru, saya … harusnya kami, kami mulai mengkonsumsi SUPER LUTEIN (S LUTENA). Sebenarnya pada awal penyakit saya memburuk, yaitu pada April tahun lalu, saya sudah membeli produk ini. Hanya saja saat itu saya membeli atas rekomendasi teman. Sebelumnya saya juga sdh konsumsi berbagai macam suplemen, namun tidak ada hasilnya. Jadi saat itu saya beranggapan bhw SUPER LUTEIN (S LUTENA) kemungkinan juga spt itu. Selain itu, obat dari rumah sakit juga masih ada, jadi SUPER LUTEIN (S LUTENA) yang sudah dibeli hanya dibiarkan begitu saja.

Saat mulai mengkonsumsinya juga tidak banyak berharap, hanya dengan sikap “mencoba jalan terakhir sebelum kematian tiba” saja. Awalnya berpikir, utk anjing saya sehari 1 kapsul, sedang saya sehari 30 kapsul, jadi hanya dalam 3 hari saja sdh habis 1 botol! Terlalu berlebihan bukan?

Sbb ini adalah taruhan terakhir saya: ternyata, setelah 2 bulan, si anjing kecil sdh bisa berjalan kembali! Sampai pertengahan Maret, ia sdh bisa ikut saya jalan-jalan. Sedangkan saya, saat bangun pagi, tidak perlu berpegangan pada sesuatu dulu utk bisa berdiri. Dan tidak pusing-pusing lagi. Air yg saya minum pun sudah berkurang, dan ke toilet di malam hari juga sdh jauh berkurang. Suatu hari, suami saya menunjuk ke lubang pembuangan air di kamar mandi sambil berkata: “Belakangan ini, rambutmu sdh tidak rontok lagi lho!” Benar! Sebelumnya lubang itu selalu tersumbat oleh rambut saya yg rontok.

Walaupun rambut saya tipis, namun saat itu saya sadari bhw rambut saya bertambah banyak (sekarang rambut saya sudah tebal & lebat lho!) Berat badan pun sdh kembali ke 40 kg. Bagi mereka yg pernah melihat saya waktu sakit, saat melihat saya sekarang ini, tak ada yang tidak terkejut.

Tentu saja, diabetes saya belum pulih sempurna, krn tubuh saya sama sekali tdk dpt memproduksi insulin, dan pernah juga gula darah saya naik yg disebabkan oleh flu atau emosi yg tdk stabil. Namun dari sejak mengkonsumsi SUPER LUTEIN (S LUTENA) saya merasakan banyak sekali kemajuan. Mengapa? Krn tubuh saya semakin bertenaga dan berstamina. Masalah pelik mengenai pembatasan asupan kalori, saat ini tak lagi menjadi tekanan bagi saya, semangat & gairah hidup saya telah meningkat pesat.

Hidup bergaul dgn diabetes, saya pasti bisa! Saya sdh bisa membawa anjing kesayangan kami berjalan-jalan, bahkan dlm hal mengurus cucu, saya bisa berkata dgn keras: “Jgn kuatir, serahkan saja pd saya…!”

Saya sangat bersyukur kpd anjing kecil yg biarpun sdh minum obat tidur, namun tetap berusaha berkomunikasi dgn saya, juga kpd org pemilik kios di dekat hutan. Juga kpd SUPER LUTEIN (S LUTENA). Walaupun saya belum punya pemikiran agamawi, namun saya dapat menggambarkan bhw SUPER LUTEIN (S LUTENA) bagaikan “Dewa Penyelamat” saya.

Sekarang saya yg telah dpt bekerja dgn sehat wa’alfiat dan sukacita, seringkali berpikir bahwa ibu saya yg meninggal pada usia 62 tahun akibat kanker rahim, andaikata saja saya bisa lebih awal mengenal SUPER LUTEIN (S LUTENA), pasti keadaannya akan jauh lebih baik.”


NB: Testimonial ini merupakan murni dari pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti SUPER LUTEIN, S.LUTENA atau SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

Post Update :
Date : Friday, April 26, 2019 - Jumat, 26 April 2019