Sakit Kencing Manis

diabetes

Sakit Kencing Manis

Kencing Manis atau Penyakit diabetes merupakan salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian. Penyakit diabetes mellitus ini umumnya baru diketahui setelah melakukan pemeriksaan kadar gula darah. Namun pada beberapa kasus, penyakit DM juga dapat dideteksi ketika melakukan pemeriksaan kesehatan secara umum yang juga melibatkan pemeriksaan kadar gula darah didalamnya.

Ketika dilakukan pemeriksaan kadar gula darah, maka akan tampaklah kadar gula darah yang meningkat. Peningkatan kadar gula darah yang cukup drastis sebagai penanda penyakit diabetes militus ini sebenarnya disebabkan oleh gangguan produksi insulin, gangguan fungsi insulin atau gabungan dari keduanya.

Ketika terjadi gangguan produksi insulin, jumlah insulin di dalam tubuh semakin berkurang atau bahkan tidak ada insulin sama sekali. Gangguan produksi insulin tersebut dipicu oleh kerusakan sel beta pankreas. Sel inilah yang merupakan kelenjar yang berfungsi memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup. Ketika sel tersebut mengalami kerusakan, maka secara otomatis produksi insulin pun terganggu.

Produksi insulin yang terganggu tentunya akan sangat berdampak pada kadar gula darah seseorang. Hal ini karena setiap gula yang masuk ke dalam tubuh memerlukan insulin dalam jumlah yang cukup untuk menstabilkannya kembali. Dengan begitu, kadar gula darah akan tetap stabil. Bagaimana dengan gangguan fungsi insulin yang terjadi? Apa dampaknya terhadap kestabilan kadar gula darah?

Ketika terjadi gangguan fungsi insulin, sel beta pankreas masih dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan insulin. Namun tubuh justru kekurangan insulin relatif sehingga kadar gula darah tetap meningkat drastis. Hal ini karena gangguan fungsi insulin yang umumnya dipicu oleh obesitas menyebabkan sensitifitas tubuh terhadap insulin berkurang sehingga kerja insulin dalam hal menstabilkan kadar gula darah pun menjadi kurang optimal.

Gejala Kencing Manis

Seperti yang sudah dijelaskan di awal tadi bahwa penyakit diabet umumnya baru diketahui setelah melakukan pemeriksaan kadar gula darah. Namun perlu diketahui bahwa sebenarnya penyakit gula darah ini dapat diketahui meskipun belum melakukan pemeriksaan kadar gula darah. Salah satu cara paling sederhana untuk mengetahui apakah seseorang menderita kencing manis atau tidak adalah dengan mengetahui gejalanya.

Seperti halnya penyakit lain, penyakit deabetes pun memiliki beberapa gejala khas. Gejala tersebut meliputi sering buang air kecil, banyak makan, banyak minum, penurunan berat badan dan tubuh yang kurang fit. Karenanya ketika menjumpai salah satu atau beberapa gejala tersebut, maka besar kemungkinan orang dengan gejala tersebut menderita diabetes. Namun untuk lebih jelasnya, orang tersebut tetap perlu melakukan pemeriksaan kadar gula darah dengan melibatkan dokter sehingga dapat diperoleh hasil pemeriksaan yang valid.

Komplikasi Diabetes

Komplikasi akibat menderita diabetes umumnya muncul setelah menderita penyakit gula darah tersebut dalam jangka waktu yang lama. Namun tidak menutup kemungkinan komplikasi tersebut datang lebih cepat jika penderita tidak menjaga kestabilan kadar gula darahnya. Selain itu, perlu diketahui bahwa dengan munculnya komplikasi diabetes tersebut maka akan semakin memperparah penyakit yang diderita.

Komplikasi diabetes yang umumnya ditemukan pada penderita meliputi gangguan penglihatan, retinopati diabetik, nefropati diabetik, gagal ginjal, stroke, hipertensi dan penyakit jantung. Guna menghambat datangnya komplikasi tersebut satu-satunya cara adalah dengan menjaga kestabilan kadar gula darah. Namun untuk benar-benar terbebas dari komplikasi, menjaga kestabilan kadar gula darah saja tidak cukup efektif.

Pengobatan Kencing Manis

Pengobatan kencing manis umumnya berupa suntik insulin dan obat penurun kadar gula darah. Kedua bentuk pengobatan diabetes ini nantinya akan diberikan sesuai dengan jenis diabetes yang diderita. Jika menderita diabetes melitus tipe 1, maka dokter akan lebih cenderung memberi penderita suntik insulin. Hal ini sesuai dengan gangguan produksi insulin yang sedang dialami penderita yang menyebabkan jumlah insulin yang dapat diproduksi menjadi berkurang.

Lain halnya dengan penderita diabetes melitus tipe 2. Biasanya dokter akan memberikan obat penurun gula darah pada penderita untuk meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap insulin sehingga kerja insulin dapat dioptimalkan kembali. Sementara itu, pemberian suntik insulin pada penderita diabetes tipe 2 tidak akan efektif mengingat sensitifitas tubuh terhadap insulin sedang mengalami penurunan. Pengobatan Sakit Kencing Manis

Post Update :
Date : Friday, April 19, 2019 - Jumat, 19 April 2019