Pengapuran Tulang Belakang

Pengapuran Tulang Belakang

Pengapuran Tulang Belakang. Sebagian orang mempunyai massa tulang yang rendah di salah satu tulang dan massa tulang yang normal di tulang lain. Kasus tulang belakang jauh lebh tinggi ketimbang pinggul, khususnya pada orangtua, mungkin berhbungan dengan skoliosis, arthritis, patah tulang, atau pengapuran tulang belakang.

Namun, kemungkinan juga ada faktor genetis sehingga seseorang tampaknya mewarisi kecenderungan mempunyai massa tulang yang rendah di tempat tertentu. Alasan hal ini terjadi belumlah diketahui. Hal ini bisa berhubungan dengan faktor hormone, faktor mekanis, perbedaan ukuran tulang, dan sebagainya.

Ada kalanya orang mempunyai nilai massa tulang pinggul yang normal dan nilai massa tulang belakang yang sangat rendah. Sekali lagi, faktor genetis berperan dalam hal ini. Dalam kasus ini, masuk akal jika mengansumsikan bahwa orang tersebut akan mempunyai resiko patah tulang belakang yang tinggi dan mempunyai resiko patah tulang yang lebih rendah atau sedang didaerah selain ruas tulang belakang.

Hal ini terbukti sebagian karena ini bukan situasi yang lazim. Obat-obatan juga dapat menyebabkan perbedaan kepadatan antara tulang yang satu dan tulang yang lain. Obat-obatan steroid, misalnya dapat mengurangi massa tulang yang lain. Obat-obat steroid, misalnya dapat mengurangi massa tulang belakang lebih banyak ketmbang massa tulang pinggul dan menyebabkan osteoporosis di tempat teretntu.

Osteoporosis pengapuran tulang belakang selain bergantung pada fungsi hormone estrogen juga ditengarai berkaitan dengan stok kalsium yang kurang pada tubuh, misalnya jarang minum susu. Namun yang penting untuk diketahui, puncak massa tulang kita sudah menurun saat kita mulai masuk usia kepala tiga, artinya kita harus sudah memulai menimbun kalsium sejak kita usia pertengahan untuk menjamin saat tua nanti tulang kita masih cukup padat.

Osteoporosis selain bergantung pada fungsi hormone estrogen juga ditengarai berkaitan dengan stok kalsium yang kurang pada tubuh, misalnya jarang minum susu. Namun yang penting untuk diketahui, puncak massa tulang kita sudah menurun saat kita mulai masuk usia kepala tiga, artinya kita harus sudah memulai menimbun kalsium sejak kita usia pertengahan untuk menjamin saat tua nanti tulang kita masih cukup padat.

Osteoporosis pengapuran tulang belakang umumnya tak bergejala dan penilaiannya tak cukup dari hasil roentgen konvensional. Perlu suatu alat khusus yang dinamakan bone densitometri untuk dapat menilai kepadatan massa tulang. Dengan demikian tulang Anda dapat dideteksi sebagai tulang dengan massa yang masih baik, osteopenia (mulai menurun kepadatan massanya) atau malah sudah osteoporosis (keropos).

Berbeda dengan Osteoarthritis yang ujung-ujungnya berupa tindakan bedah, pada osteoporosis kita masih mengandalkan berbagai obat-obatan, kecuali jika sudah terjadi fraktur patologis. Obat yang menjadi andalan baru untuk mengatasi osteoporosis adalah bisfosfonat. Sebaiknya bagi Anda yang terutama wanita dan berusia 50 tahun ke atas saya anjurkan sekali waktu perlu menilai bone densitometri tulang Anda dan konsultasi kepada ahlinya diperlukan sebelum fraktur patologis terjadi. Pengobatan Pengapuran Tulang Belakang

Post Update :
Date : Wednesday, April 24, 2019 - Rabu, 24 April 2019