Retinopati Diabetes

retinopati-diabetes-2

PENYAKIT diabetes melitus ternyata bisa menimbulkan gangguan pada organ lain. Sehingga penderita diabetes harus mendapatkan penanganan serius. Komplikasi diabetes menimbulkan gangguan pada organ mikrovaskuler yakni mata-ginjal, gangguan makrovaskuler seperti jantung, otak, pembuluh darah perifer, dan gangguan serabut-saraf di antaranya disfungsi erektil.

Untuk gangguan mata pada penderita diabetes, yang sering ditemui yakni diabetic retinopathy. “Ini merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kebutaan permanen, selain glaukoma, nervus optikus, katarak. Komplikasi diabetes juga menyebabkan gangguan refraksi mata, tekanan bola mata tinggi, kerusakan saraf mata.

Munculnya penyakit diabetic retinopathy sangat dipengaruhi dari faktor risikonya, yakni perokok, kehamilan, hipertensi, hiperlipidemia, type diabetes (1 dan 2), lamanya mengalami diabetes, stres, kontrol pengobatan.

“Jadi makin sering penderita diabetes memeriksakan penyakitnya semakin kecil risiko munculnya penyakit tersebut, penyakit diabetic retinopathy bisa muncul karena terjadi gangguan vaskuler retina mata sehingga terjadi pengeluaran lipoprotein dan darah dari lumen vaskuler. Ini menyebabkan terjadinya penimbunan lipoprotein dan darah di retina mata.

Akibat ada lipoprotein dan darah di retina mata ini menyebabkan mata penderita diabetes menjadi kabur. “Keluhannya biasanya kabur secara intermiten (hilang timbul), pusing, ada bintik-bintik hitam di lapangan penglihatan karena adanya sel darah.

Penderita diabetes yang memiliki risiko penyakit mata harus rutin melakukan pemeriksaan. “Untuk pengobatan, dokter mata melakukan screening diabetic retinopathy kepada orang-orang yang menderita diabetes atau orang yang kontrol penyakit diabetic retinopahty.

Selanjutnya pemberian pengobatan. Pengobatan untuk penyakit diabetic retinopahty dan gangguan lainnya pada organ tubuh akibat komplikasi diabetes. Pelaksanaan terapi untuk penyembuhan. Terapi ini harus bekerja sama dengan dokter penyakit dalam bagian endokrinologi untuk mengobati diabetes dan dokter mata untuk pengobatan mata.

“Terapi untuk mata tergantung dari berat-ringannya penyakit diabetic retinopahty. Misalnya untuk untuk gangguan ringan cukup dengan oberservasi, atau gangguan edema makula atau pembengkakan pada makula harus melalui grid laser atau injeksi anti VEGF. Bisa juga pembedahan dengan vitrektomi (operasi canggih retina).

Post Update :
Date : Friday, April 26, 2019 - Jumat, 26 April 2019