Gangguan Mata Hipertensi Okular & Pengobatannya

Gangguan Mata Hipertensi Okular & Pengobatannya

Untuk  Sakit Hipertensi Okular bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

 S.LUTENA merupakan nutrisi herbal yang sangat bagus untuk membantu  Pengobatan Hipertensi Okular.  Sebagai nutrisi makanan, S.LUTENA ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel tubuh, memperbaiki metabolisme tubuh secara total dan membantu penyembuhan berbagai penyakit.

Terminologi hipertensi okular digunakan ketika tekanan intraokular berada diatas 21 mmHg tanpa disertai kerusakan glukomatosa yang dapat terdeteksi. Pada populasi penelitian, tekanan intraokular rata-rata adalah 16 mmHg, dua standar deviasi yang memberikan rentang normal tekanan intraokular yaitu dari 11-21 mmHg. Pada orang tua, tekanan intraokular rata-rata memiliki nilai yang lebih tinggi, terutama wanita, dan standar deviasi lebih tinggi dibandingkan individu yang lebih muda. Hal ini berarti bahwa tekanan intraokular normal pada wanita tua memiliki rentang hingga 24 mmHg.

Walaupun 4-7% populasi berusia diatas 40 tahun memiliki TIO >21mmHg, hanya 1% dari individu dengan hipertensi okular yang berklembang menjadi glaukoma setiap tahunnya. Risiko kerusakan meningkat sesuai dengan peningkatan TIO. Hubungan antara Prevalensi glaukoma sudut terbuka primer (POAG) dengan Tekanan Intraokular(Kanski, Jack J. 2003):

Perubahan struktural pada serabut saraf retina dan papil nervus optikus menimbulkan perubahan pada fungsi visual (pre-perimetric glaucoma). Sehingga perlu waktu beberapa tahun sebelum kerusakan dapat dideteksi dengan perimetri konvensional.

Sebagian besar pasien dengan hipertensi tidak memerlukan pengobatan, hanya orang-orang dengan risiko tinggi yang sebaiknya diberikan pengobatan untuk memperlambat atau mencegah perkembangan POAG. Hal yang harus diingat adalah bahwa pengobatan akan berlangsung terus menerus sepanjang hidup pasien dan mungkin saja menyebabkan efek samping yang signifikan. Keputusan terapetik pada masing-masing individu didasarkan pada faktor risiko dibawah ini (Kanski, Jack J. 2003):

• Faktor risiko tinggi

  • Kerusakan serabut saraf retina
  • Perubahan parapilar
  • TIO > 30 mmHg atau lebih
  • TIO 26 mmHg atau lebih dan penebalan kornea sentral <555um
  • Rasio cup-disc 0,4 atau lebih dan penebalan kornea <588um.

• Faktor risiko menengah

  •  TIU 24-29mmHg tanpa defek serabut saraf
  • CD rasio >0,3 dan penebalan kornea sentral >588um
  • Riwayat keluarga dengan POAG pada lini pertama
  • Miopia tinggi

Untuk   Pengobatan Hipertensi Okular bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Berikut Pengalaman Untuk   Kebutaan Akibat Gangguan Retina

Pada akhir Juli 2008, di dalam Rally yg diadakan oleh para member Naturally Plus Taiwan, Mr. Zhan Li Xin yg naik utk bersaksi di atas panggung, terlihat tidak berbeda dengan orang normal pada umumnya, jika tidak diberitahukan, tentu tidak ada seorang pun yg tahu bahwa beliau dulunya adalah seorang tunanetra dengan mata minus 3.000 & 1.000.

Di kelas 3 SMP, entah apa penyebabnya, Mr. Zhan mengalami Optik Artrhopy (berhentinya pertumbuhan sel syaraf mata), ketajaman visualnya tiba-tiba merosot dgn cepat hingga nyaris buta. Sehingga ia mendapatkan Buku panduan utk warga dgn status cacat berat. Beliau akhirnya harus melalui kehidupan di sekolah & perguruan tingginya dgn bantuan kaca pembesar setiap hari.

Penglihatannya yg buruk membuat hidupnya sangat tak nyaman, bahkan lampu lalu lintas pun tidak bisa dilihatnya dgn jelas, sehingga ketika hendak naik bus, ia perlu meminta tolong pada orang2 disekitarnya untuk membantu melihat papan petunjuk nomor bus. Namun karena penampilannya yg tidak terlihat berbeda dari orang normal pada umumnya, ia sering dipandang aneh oleh kebanyakan orang.

Beliau telah mencoba berbagai macam food suplemen, tetapi tidak banyak menolong, dan sempat pergi ke Jepang untuk mencari pengobatan, tetapi dokter mengatakan tingkat keberhasilan operasi tidak tinggi. Karena tak ingin mengambil risiko operasi yg dapat menyebabkan kebutaan total, Mr. Zhan sangat bergantung pada suplemen vitamin B kompleks yg diresepkan oleh dokter demi mempertahankan minus 3.000-nya supaya tidak lebih memburuk.

Pada April tahun sebelumnya, Mr. Zhan sempat mengkonsumsi SUPER LUTEIN (S LUTENA), namun karena kurangnya pemahaman akan nutrisinya yg sangat bermanfaat bagi kesehatan mata, ditambah lagi kurang minum, Mr Zhan belum merasakan khasiat SUPER LUTEIN.

Hingga bulan Juli tahun berikutnya, beliau kembali berkesempatan mengikuti seminar Naturally Plus. Setelah mendapatkan penjelasan detail dari Leader NP serta mengumpulkan lagi berbagai informasi dari internet, dan sungguh memahami profil perusahaan, Mr. Zhan mulai mengkonsumsi SUPER LUTEIN (S LUTENA) 2 x 6 kapsul / hari.

Pada minggu ke-2, semua teman yg melihatnya merasa bahwa mata beliau tampaknya menjadi lebih terang.

Pada minggu ke=3, Mr. Zhan menyadari bahwa ia sekarang sudah bisa melihat lampu lalu lintas.

Minggu ke-4 setelah menjalani test mata, dokter mengatakan bahwa minus matanya sekarang adalah -100, hasil test ini tidak hanya membuat Mr. Zhan sendiri terkejut, tetapi juga semua orang sekitarnya pun heboh luar biasa. Kemajuan penglihatannya begitu cepat, membuat Mr. Zhan bertekad untuk meneruskan konsumsi S LUTENA (SUPER LUTEIN), dan demi putrinya yg berusia 3 tahun. Beliau berharap bahwa dapat melihat penampilan putrinya sampai usia 18 tahun. Selain itu, dengan dukungan dari istrinya, ia sangat berharap bahwa penglihatannya dapat terus meningkat sehingga ia dapat mengikuti ujian utk pendapatkan Surat Izin Mengemudi. Ia ingin sekali bisa menyetir mobil & membawa keluarganya pergi berjalan-jalan.

Sebelum bertemu dgn SUPER LUTEIN (S LUTENA), Mr. Zhan mengatakan bhw beliau hanya bisa menanti datangnya hari di mana kegelapan total itu tiba. Namun sekarang, ia dapat melihat adanya harapan.

Karena dirinya telah merasakan sendiri, dan bahkan keluarganya pun telah mendapatkan kembali keceriaan berkat kemajuan penglihatannya, Mr. Zhan jadi bersemangat utk memperkenalkan S LUTENA (SUPER LUTEIN) kepada semua teman2 tunanetra dan mereka yg mempunyai masalah yang sama dgn dirinya. Katanya, walaupun sedikit saja adanya perbaikan dalam penglihatan, bagi mereka, itu adalah sesuatu yg dapat mengubah kekurangan menjadi kelebihan (liabilitas menjadi asset), hidup ini tidak akan pernah sama lagi!

NB: Testimonial ini merupakan murni dari pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti SUPER LUTEIN, S.LUTENA atau SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

Nutrisi Herbal Untuk Pengobatan Hipertensi Okular

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk Pengobatan Hipertensi Okular  adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk   Pengobatan Hipertensi Okular  saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk  Pengobatan Hipertensi Okular

 

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

 
Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Gangguan Mata Hipertensi Okular & Pengobatannya

Post Update :
Date : Tuesday, December 6, 2016 - Selasa, 6 Desember 2016