Penyebab Sakit Liver & Pengobatannya

 

Penyebab Sakit Liver & Pengobatannya

Untuk Gangguan Pada Liver bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

Kerusakan akan organ hati dapat menganggu kemampuan tubuh manusia untuk memecah sel darah merah dari toksin atau racun yang terkandung didalamnya. Bilirubin pada darah serta racun lain yang ada pada darah pun tidak akan mampu dikeluarkan tubuh sehingga tetap mengendap dan menetap dalam tubuh, sehingga hati mengalami kerusakan dan hati mengalami penurunan kemampuan dalam memecah protein.

Apabila seseorang yang menderita gangguan fungsi hati mudah sekali untuk dikenali dan dapat terlihat jelas pada perubahan bola mata dan kulit menjadi kuning dan perubahan warna air kemih menjadi warna kuning pekat atau kecokelatan.

Penyakit hati atau liver yang disebabkan oleh penggunaan minuman beralkohol akan mendukung penyakit lainnya yang berhubungan kerusakan organ hati, seperti :

  1. Hepatitis alkoholik
  2. Penyakit fatty liver yang menyebabkan pembesaran hati
  3. Sirosis alkoholik
  4. Efek samping dari pemakaian obat-obatan jenis tertentu secara terus-menerus sehingga menyebabkan kerusakan pada fungsi hati.
  5. Tidak terpenuhi secara baik dan seimbang sumber gizi dan nutrisi bagi tubuh.
  6. Sebelumnya pernah melakukan operasi pada bagian perut atau pernah melakukan operasi yang berkaitan usus sehingga mengakibatkan rasa trauma atau menimbulkan luka setelah menjalani operasi.

Penyakit gangguan fungsi hati tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja, anak-anak pun juga memiliki kemungkinan mengalami gangguan fungsi hati yang dibawa sejak lahir. Berikut ini ada beberapa jeni penyakit hati yang memiliki kemungkinan besar dapat terjadi pada anak :

  1. Alagille’s syndrome merupakan suatau kondisi atau keadaan dimana saluran empedu mengalami penyempitan dan kondisinya semakin parah, terutama terjadi pada awal tahun pertama kehidupan.
  2. Alpha 1- antitrypsin deficiency, yakni penyakit gangguan fungsi hati yang disebabkan oleh adanya faktor genetik yang dimiliki dari gen orang tua yang menurun pada anak yang kemudian berakibat pada penyakit hepatitis dan sirosis ( kerusakan fungsi hati ).
  3. Biliary atresia, yakni suatu keadaan dimana saluran empedu yang membentang dari hati ke usus halus terlalu kecil penampangnya atau bahkan sama seklai tidak ada.
  4.  Galactosemia adalah suatu penyakit yang dari genetik atau keturunan yang tidak dapat mengendalikan gula-gula tertentu di dalam susu formula anak. Susu formula yang banyak mengandung gula akan secara mudah menyebar luas yang menyebabkan kerusakan yang cukup fatal terhadap hati dan organ-organ tubuh lainnya.
  5. Hemorrhagic telangiectasia, yakni keadaan dimana terjadi perdarahan yang sering kali terjadi melalui kulit dan saluran pencernaan ke pembuluh darah yang tipis.
  6. Hepatitis aktif kronis, yang merupakan gangguan penyakit yang diakibatkan dari peradangan pada organ hati yang mengakibatkan luka yang meningglakan bekas dan gangguan fungsi hati.
  7. Kanker hati, yakni suatu jenis penyakit kronis yang disebabkan adanya gangguan atau kerusakan pada organ tubuh lainnya yang berhubungan langsung pada organ hati. Misalnya lambung, usus yang kemudian berkembang dan meyebar ke organ hati. Namun awal mulanya kanker hati itu muncul dari gangguan fungsi hati itu snediri.
  8. Neonatal hepatitis, adalah hepatitis yang terjadi pada bayi yang baru lahir dan biasanya terjadi pada beberapa bulan pertama kelahiran.
  9. Reye’s syndrome, yakni suatu keadaan yang disebabkan adanya kelebihan lemak yang kemudian menyebar luas. Pada beberapa kasus dalam jenis penyakit hati ini dihubungkan oleh penggunaan obat aspirin, terutama yang berhubungan dengan beberapa jenis obat seperti chickenpox, influenza, atau penyakit-penyakit lainnya dengan demam
  10. Thalassemia, yakni suatu penyakit yang cukup langka dan jarang sekali ditemukan hanya sekian persen saja orang yang mengindap penyakit Thalassemia. Penyakit Thalassemia masih satu kelompok dengan anemia (kurang darah) atau memilki jumlah sela darah merah yang rendah. Penderita Thalassemia harus melakukan pemerikasaan dan pengobatan secara rutin dan pemberian tambahan darah yang disesuaikan dengan jenis golongan darah.
  11. Tyrosinemia, yang merupakan suatu kondisi tubuh yang diakibatkan adanya kelainan yang menyebabkan pad sistem metabolisme pada hati.
  12. Wilson’s disease, yakni suatu keadaan yang disebabkan oleh faktor keturunan yang dilatar belakangi oleh adanya perluasan mineral tembaga didalam hati. Biasanya dikarenakan dari beberapa jenis makanan tertentu.

Jenis penyakit hati selain pada anak yang memiliki kemungkinan dan resiko besar pada kondisi kesehatan dalam hal ini juga dapat terjadi pada orang dewasa, diantaranya :

  1. Terdapat batu empedu pada saluran empedu yang mengakibatkan penyumbatan dan mengganggu fungsi hati untuk membantu empedu menghasilkan cairan empedu. Penderita yang memiliki sakit pada saluran empedu yang didalamnya terdapat batu emepdu akan mengalami penurunan sistem imunitas tubuh secara drastis, beberapa diantaranya ada yang mengalami perubahan bentuk tubuh yang kurus dan gemuk. Bentuk pada batu empedu dalam kategori ringan bila di diagnosis terlihat seperti batu pasir atau batu kerikil dalam jumlah kecil dan menyebar luas di saluran empedu dan bila dalam kategori berat batu empedu akan terlihat seperti sebesar biji kopi.
  2. Hemochromatosis, yakni suatu kondisi yang disebabkan oleh adanya penyerapan secara berlebihan terhadap zat besi yang disimpan terlalu lama pada organ hati. Penimbunan dari zat besi ini menyebabkan kerusakan pada fungsi hati. Untuk itu keseimbangan akan sumber gizi, nutrisi, vitamin serta mineral sangat dibutuhkan.
  3. Hepatitis, yakni suatu gangguan kesehatan yang diakibatkan adanya peradangan dan infeksi dari prgan hati yang disebabkan dari salah satu jenis virus.
  4. Penyakit cystic dari hati, yakni luka-luka yang disebabkan adanya massa yang menghasilkan cairan pada organ hati.
  5. Porphyria, yakni keadaan dimana tubuh salah dalam menggunakan dan mengoptimalkan prohyrins dan fungsi dalam hati. Porphyrins merupakan sel atau hormon guna membantu pembuatan hemoglobin didalam sel darah merah untuk mengantarkan oksigen keseluruh tubuh.
  6. Primary sclerosing cholangitis, yakni suatu keadan tubuh yang mengalami peradangan dan luka goresan didalam saluran empedu dari hati yang semakin menyempit.
  7. Sarcoidosis, yakni suatu penyakit yang menyebabkan suatu perluasan dari luka-luka di hati dan organ-organ tubuh lainnya.
  8. Sirosis, yakni suatu keadaan yang disebabkan oleh adanya kerusakan pada jaringan dan sel-sel hati yang kemudian diganti oleh jaringan parut.
  9. Type I glycogen storage disease, gangguan fungsi hati yang mengalami gangguan pada pengendalian gula dalam darah yang terjadi apabila seseorang dalam keadaan sedang berpuasa.

Penyakit liver atau hati awal mulanya disebabkan oleh adanya perlemakan pada hati (fatty liver), hepatitis, tumor, sirosis hingga kanker hati. Organ hati atau liver merupakan bagian organ tubuh manusia yang sangat penting karena merupakan salah satu organ tubuh yang membantu organ tubuh lainnya dalam mencerna makanan dan penghasil enzim dari pecahan atau uraian sumber makanan yang dikonsumsi setiap harinya.

Hati manusia diperkirakan memiliki berat sekitar 2 kg dilengkapi banyak fungsi dan kewajiban dari kinerja hati itu sendiri. Hati bertugas untuk mengatur komponen lemak yang berasal dari berbagai jenis makanan yang kita konsumsi setiap hainya, serta mengatur gula dan protein yang terdapat dalam darah. Selain itu hati juga berkewajiban untuk menghancurkan dan membuang toksin atau racun dari darah yang kemudian dikeluarkan melaui feses.

Seluruh komponen zat makanan yang terdiri dari vitamin, mineral, gizi, nutrisi dan lainnya yang semuanya diserap oleh usus yang sebelumnya diproses terlebih dahulu oleh organ hati. Dari banyaknya sumber makanan yang dikonsumsi setiap harinya ada yang menghasilkan berupa vitamin dalam bentuk kolesterol, protein hingga zat pembekuan darah. Organ hati juga bertugas sebagai alat untuk mendetosifikasi untuk memisahkan racun-racun dengan darah yang kemudian akan disalurkan ke empedu dan dikeluarkan oleh feses.

Organ hati apabila mengalami suatu gangguan yang bermula dari infeksi dan gangguan lainnya akan berakibat pada penyakit yang disebut Penyakit liver atau hati. Penyakit liver atau hati bukanlah penyakit yang mudah diatasi. Banyak penderita yang mengalami gangguan dari hati yang mengharuskan mereka untuk terus menjalani pengobatan secara rutin untuk menurunkan atau menghilangkan gejala dari gangguan hati. Namun alhasil banyak orang setelah melakukan pengobatan dan mengkonsumsi obat-obatan medis hanya sembuh dalam beberapa waktu saja yang kemudian akan timbul kembali.

Hal ini dikarenakan obat-obatan medis bila dikonsusmi secara kontinyu akan mengakibatkan yang tidak hati pada kerusakan hati namun timbul gangguan kesehatan lainnya seperti gangguan fungsi ginjal.

Apabila seseorang mengalami suatu gejala dari penyakit liver atau hati, kita dapat mengenali gejala-gejala dari penyakit hati atau liver tersebut, antara lain :

  1. Seseorang yang mengalami gangguan hati atau liver akan mengalami perubahan warna kulit tubuh yang mudah sekali dikenali. Kulit dan mata akan terlihat seperti warna kekuning-kuningan, dan lingkaran kulit dibawah mata terlihat gelap yang kemudian banyak orang menyebutnya dengan penyakit kuning.
  2. Air kemih yang dikeluarkan berubah menjadi warna kuning gelap atau kuning pekat disertai bau yang menyengat. Tak hanya itu juga mengakibatkan BAB menjadi tidak lancar. BAB yang lancar dan bagus adalah setiap pagi setiap hari guna untuk memperbaharui asupan nutrisi dan gizi terbaru bagi tubuh.
  3. Beberapa orang diantaranya ada yang mengalami penurunan nafsu makan bahkan sampai kehilangan nafsu makan yang kemudian akan berimbas pada penurunan berat badan secara drastis. Bahkan adapula yang mengalami anemia (kurang darah), perut sering merasa mual, perut terasa kembung, penuh gas dan terjadi gangguan pencernaan setelah makan.
  4. Tak semua orang yang mengalami gangguan penyakit hati atau liver mengalami penurunan nafsu makan, karena adapula beberapa diantaranya yang mengalami gangguan fungsi hati memiliki nafsu makan yang normal, namun jika ada seseorang yang mengalami gangguan fungsi hati, kemudian tiba-tiba terjadi kontraksi pada hati, perut akan membuncit, bila perut ditekan terasa keras. Hal ini disebabkan hati mengalami pembengkakan yang kemudian berimbas terjadinya penekanan berat pada diafragma yang menimbulkan rasa sakit ketika bernapas atau menghela napas.
  5. Terjadi perubahan bentuk penampilan tubuh dan kuku. Beberapa wanita yang mengalami gangguan hati terlihat dari bentuk kuku jari yang melengkung dan mengalami keputihan yang tidak normal. Dalam hal ini apabila wanita yang mengalami gangguan fungsi hati.
  6. Gangguan hati juga akan menimbulkan masalah pada kerusakan kulit, seperti kulit kering, gatal, eksim, jerawat, psoriasis dan lainnya.
  7. Beberapa diantaranya ada yang mengalami pendarahan pada hidung (mimisan) dan mudah sekali memar jika terbentur atau terjatuh yang menunjukkan kekurangan protein.
  8. Gangguan fungsi hati juga dapat disebabkan oleh kurangnya konsumsi air mineral secara teratur dan seimbang sehingga organ tubuh kekurangan cairan termasuk hati. Sehingga penderita yang mengalami gangguan fungsi hati sering merasa haus yang berlebihan dan sering mengalami buang air kecil. Diketahui bahwa air putih sangat diperlukan oleh tubuh guna mempermudah tubuh dan organ tubuh lainnya untuk mencerna makanan, membuang racun atau toksin, membantu tubuh untuk menghasilkan enzim dan segala manfaat terbesar dari konsumsi air putih minimal 8-10 gelas per hari.
  9. Penderita gangguan hati akan sering mengalami sakit kepala, pusing, kejang dan rasa cepat lelah, lemah, letih, lesu dan sehingga mengalami perubahan perasaan atau mood seperti mudah stress, mudah tersinggung, dan depresi.
  10. Penyakit gangguan fungsi hati juga mengakibatkan bau badan dan mulut yang tidak sedap.

 

Untuk  Gangguan Pada Liver bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Testimoni Super Lutein (S.Lutena) Untuk Gangguan Pada Liver

  Ada testimoni satu lagi dari konsumen saya di Bogor, Beliau sudah nenek-nenek usia 70 atau 80 tahun. Sakit liver parah juga. Sudah kayak orang hamil 9 bulan.

 Pada pertengahan Mei lalu saya belum ada produk SUPER LUTEIN (S LUTENA). Beliau dirawat di Rumah Sakit Cipto, baru 3 hari sudah minta pulang. Tapi sudah habis biaya Rp. 5 juta. Awal Juni kemarin dia juga harus sedot cairan. Sekali sedot biayanya Rp. 500 ribu. Tapi belum ada perubahan juga.  Lalu pada hari Jum’at yang lalu sekitar tanggal 7 atau 8 Mei minta SUPER LUTEIN (S LUTENA) 1 botol untuk dibagi dua sama saudaranya yang sakit diabetes.  Alhamdulillah, belum ada 1 minggu, dia telpon minta lagi karena yang 50 kapsul sudah habis. Dia bilang alhamdulillah badannya lebih enak, tidak nyeri lagi di perut, tidak kesakitan. Saat ini terhitung baru 2 minggu, tapi sudah minta SUPER LUTEIN 2 botol.

NB: Testimonial ini merupakan murni dari pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti SUPER LUTEIN, S.LUTENA atau SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

Nutrisi Herbal Untuk Gangguan Pada Liver

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk Penyakit Gangguan Pada Liver adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk Gangguan Pada Liver saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk Gangguan Pada Liver

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

 
Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Penyebab Sakit Liver & Pengobatannya

Post Update :
Date : Sunday, December 4, 2016 - Minggu, 4 Desember 2016