Obat Herbal Insomnia Akut

Obat Herbal Insomnia Akut

Untuk Gangguan Insomnia Akut bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

Sulit tidur atau insomnia dialami oleh banyak orang dan merupakan salah satu kondisi medik yang sering ditemui.

Alasannya karena pasien umumnya tidak menyampaikan keluhan sulit tidur kepada dokter, dan dokter pun jarang menanyakan hal tersebut pada pasien.”Padahal insomnia tidak bisa dianggap enteng, karena dapat berkaitan dengan berbagai enyakit dan merupakan beban kesehatan masyarakat

Tidak Hanya Sulit Tidur

Insomnia ternyata tidak sebatas sulit untuk jatuh tertidur. “Tidur tidak bisa lama,tidur hanya sebentar kemudian terbangun (dan sulit kembali tidur), bangun tidur lebih cepat dan badan terasa kurang segar, tidur tidak lelap, itu juga dikatakan insomnia. Akibatnya, pagi hari badan terasa lelah dan mengantuk sehingga produktivitas menurun. Jika tidak diatasi, maka keadaan tersebut dapat mempengaruhi sistem organ yang lain seperti kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah), misalnya tekanan darah tinggi.

Jenis insomnia bermacam-macam, biasanya dibedakan berdasarkan lama keluhan berlangsung. Ada yang disebut insomnia akut, insomnia transien, insomnia sementara, dan insomnia kronik.

Penderita insomnia akut mengalami tidur yang kurang lelap selama 3 rninggu sampai 6 bulan. Insomnia transien terjadi beberapa hari sampai beberapa minggu, dan dapat disebabkan oleh penyakit lain, perubahan lingkungan, atau stres.

Insomnia kronik, paling sulit untuk diatasi, karena lebih kompleks dan berlangsung lebih lama (lebih dari 4 minggu) sampai bertahun-tahun. Insomnia ini dapat merupakan gejala dari penyakit lain atau diagnosis tersendiri.

Penyebab Insomnia Akut

Banyak hal yang dapat menyebabkan keluhan insomnia. Selain faktor stres, penyebab lain adalah obat-obatan, gangguan irama sirkadian,serta penyakit tertentu (contoh: asma, inkontinensia unin/tidak bisa menahan kencing pada dewasa).

Obat-obatan yang dikaitkan dengan insomnia adalah jenis obat psikoaktif yang bersifat stimulan (merangsang), efedrin , amfetamin, antibiotik seperti golongan fluoroquinolon, teofilin, dan kafein.

Gangguan irama sirkadian biasanya disebabkan oleh perubahan jam kerja, dari pagi menjadi malam misalnya, atau karena jet lag. Jet lag (disinkronosis) biasanya dialami orang yang berpergian ke negara dengan zona waktu yang berbeda, umumnya perjalanan dan timur ke barat.

Untuk insomnia kronik lebih kompleks, karena dapat disebabkan oleh gangguan hormon,kelainan sinyal otak,dan gangguan psikiatnik (kejiwaan). Menurut Dr. Nurmiati, hormon yang mungkin terlibat dalam insomnia adalah peningkatan kortisol (hormon stres), kekurangan hormon pertumbuhan,dan kekurangan melatonin. Gangguan psikiatrik yang menjadi penyebab adalah kecernasan, depresi, dan penyalahgunaan zat seperti alkohol.

Kondisi higiene tidur yang kurang baik juga dapat menyebabkan insomnia. Higiene tidur misalnya tidur di ranjang atau tempat yang kurang nyaman, kebiasaan tidur yang kurang baik, misalnya minum kopi sebelum tidur,dan lain-lain.

Insomnia dan Depresi

Insomnia dapat menjadi salah satu pertanda depresi dan sebaliknya insomnia dapat juga menyebabkan depresi. Depresi merupakan salah satu gangguan psikiatrik yang ditandai oleh suasana perasaan (mood) yang depresif, kehilangan minat dan kegembiraan, serta berkurangnya energi yang terlihat dan mudah lelah serta berkurangnya aktivitas. Banyak orang yang menderita depresi ringan tidak menyadari kalau dirinya depresi, hanya mengeluhkan sulit tidur atau kadang terlalu sering tidur.

“Insomnia juga dapat berkontribusi pada munculnya depresi. Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 1000 mahasiswa kedokteran, membandingkan mahasiswa yang insomnia dan yang tidak.”Setelah diikuti selama sekitar 34 tahun, kelompok mahasiswa yang sering insomnia menunjukkan kecenderungan depresi yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang selalu tidur lelap.

Mungkin saja insomnia berujung depresi. Tidak bisa tidur saat malam hari memang sangat tidak mengenakkan. Di saat orang lain bisa terlelap dan masuk ke alam mimpi, penderita insomnia seringkali terjaga dan mencoba tidur tanpa bisa melakukan apa-apa. Belum lagi efek insomnia pada hari berikutnya seperti mengantuk. Hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas hidup dan berpotensi menimbulkan stresor (penyebab stres) baru. Misalnya karena sering mengantuk, maka si insomnia harus kehilangan pekerjaan atau bahkan mengalami kecelakaan kerja yang mengakibatkan kecacatan fisik.

Mempengaruhi dan Dipengaruhi Organ Tubuh Lain

Insomnia juga dapat berdampak terhadap organ tubuh yang lain. “Peningkatan hormon stres pada insomnia bisa mempengaruhi sistem kardiovaskuler, sehingga mungkin terjadi hipertensi (tekanan darah tinggi), atau kelainan jantung. Selain itu, juga dapat mengakibatkan resistensi insulin yang menyebabkan penyakit kencing manis (diabetes mellitus). Insomnia berpotensi menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Selain memberi dampak, insomnia kadang juga merupakan dampak dari gangguan organ lain. Hipertiroidisme (kelebihan aktivitas kelenjar tiroid) atau lesi (kelainan) otak akibat trauma atau kelainan neurologis lain, dapat menimbulkan insomnia sebagai salah satu gejala.

Mengatasi insomnia

Menyembuhkan insomnia susah-susah gampang. Banyak – penderitanya mengambil jalan pintas dengan menenggak obat tidur. ”Padahal obat tidur adalah pilihan terakhir.

Memang, karena efeknya langsung terlihat, kebanyakan orang tidak mau repot menjalani terapi nonfanmakologik (tanpa obat) sebelumnya. Padahal yang terpenting harus dilakukan pertama kali setelah terdiagnosis insomnia, adalah mengetahui penyebab. Langkah selanjutnya adalah melakukan tenapi berdasarkan penyebab tersebut..

Jika penyebabnya penyakitfisik, maka diatasi gangguan tersebut.

Kalau penyebabnya adalah stres, maka terapi psikiatnik (psikotenapi) hendaknya dilaksanakan terlebih dahulu. Stres penyebab insomnia harus diidentifikasi dan ditanggulangi. Higiene tidur,  juga sepatutnya diperbaiki, misalnya dengan meditasi atau yoga. Strategi non-farmakologik (tanpa obat) ini efeknya bertahan lebih lama dibandingkan terapi farmakologik (dengan obat).

Apabila psikotérapi atau terapi nonfarmakologik lainnya tidak mempan, dokter dapat menggunakan bantuan obat tidur. Pilihan obat tidur pun tidak sembarangan, karena disesuaikan dengan keadaan pasien. Penggunaannya juga wajib diawasi oleh dokter,sebab kebanyakan obat tidur berpotensi tinggi terutama golongan benzodiazepin mengakibatkan ketergantungan, terlebih jika dikonsumsi dalam waktu yang lama. Saat ini,penggunaan obat tidur yang direkomendasikan paling lama selama 2 minggu, dan penghentiannya dilakukan secara bertahap, untuk menghindari rebound effect dan obat tidur tersebut.

Kini telah dikembangkan obat insomnia baru yang tidak menyebabkan ketergantungan. Obat baru tersebut bersifat agonis (selaras) dengan melatonin, si hormon tidur, dan bekerja khusus di reseptor melatonin. Obat agonis melatonin seperti ramelteon tidak merangsang pusat senang di otak, sehingga tidak membuat ketergantungan seperti kebanyakan obat tidur lain. Efisiensinya juga lebih baik serta membuat waktu tidur lebih efektif. Beberapa kasus, terapi nonfarmakologik seperti terapi perilaku dan kognitifakan lebih baik jika dikombinasikan dengan obat.

Untuk Insomnia Akut, bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Berikut Pengalaman Untuk Insomnia Akut


Berikut adalah kesaksian Ibu Yanti dari Bekasi

Kakak Ibu Yanti sudah lama menderita insomnia (kesulitan tidur), dan sangat tergantung pada obat penenang / obat tidur.

Ketika mulai mencoba konsumsi 3×3 kapsul / hari, pada hari berikutnya saat Ibu Yanti menanyakan lewat telepon, ternyata kakaknya sudah dapat tidur tanpa meminum obat penenang.

NB: Testimonial ini merupakan murni dari pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti SUPER LUTEIN, S.LUTENA atau SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

Nutrisi Herbal Untuk  Insomnia Akut

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk Penyakit Insomnia Akut adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk Penyakit Insomnia Akut saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk Penyakit Insomnia Akut

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

 
Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Obat Herbal Insomnia Akut

Post Update :
Date : Sunday, December 4, 2016 - Minggu, 4 Desember 2016