Obat Alternatif Untuk Sakit Types Abdominalis

Obat Alternatif Untuk Sakit Types Abdominalis

Untuk Gangguan Penyakit Tifus Abdominalis, bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

Demam tifoid atau disebut juga tifus abdominalis adalah suatu infeksi akut yang terjadi pada usus halus yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi. Kuman ini ditemukan di dalam tinja ddan urin penderita demam tifoid. Angka kejadian demam tifoid di Indonesia cukup tinggi dan tersebar di mana-mana. Penyakit ini banyak terjadi di musim panas. Demam tifoid dapat terjadi pada semua umur tetapi paling sering terjadi pada anak berusia 5-9 tahun.

Penularan terjadi bila pasien mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kuman Salmonella typhi. Kuman tersebut masuk ke dalam tubuh melalui makanan menuju kelenjar linfe usus halus yang disebut plague Peyer. Kuman tersebut masuk ke dalam aliran darah dalam waktu 24-72 jam. Kemudian kuman tersebut akan memasuki hati, kantung empedu, limpa, sumsum tulang dan ginjal. Setelah hari ke-5 sampai 9 kuman akan memasuki aliran darah unutk kedua kalinya dan terjadi pengelapasan endotoksin yang akan menyebabkan demam.

Gambaran klinik paisen dnegan demam tifoid sangat bervariasi dan mempunyai masa inkubasi 7-14 hari. Pada minggu pertama dapat dijumpai keluhan demam, sakit kepala, mual, muntah, nafsu makan berkurang, diare atau konstipasi. Pada minggu kedua demam makin tinggi, bibir kering dan terkelupas, lidah dilapisi selaput putih yang kotor, kadang-kadang didapatkan pembesaran limpa. Pada 10% pasien menunjukkan kelompokan bintik kecil berwarna merah muda di dada dan perut disebut rose psots yang berlangsung selam 5-10 hari. Pada akhirnya pasien menunjukkan sakit berat dengan gangguan kesadaran sampai koma.

Contoh gambaran klinik : Pasien berupa demam

Komplikasi demam tifoid berat dapat timbul komplikasi perdarahan pada minggu ke-3, perforasi usus pada 1-2% pasien, shock, radang paru (bronchopneumonia) pada minggu ke-2 atau ke-3 radang otak dan selaput otak.

Bagaimana demam tifoid dapat dideteksi secara Laboratorium ?

Pemeriksaan darah tepi menunjukkan jumlah leukosit berkurang dengan gambaran peningkatan jumlah linfosit (limfositos).

Pemeriksaan uji serologi widal. Pada sebagian tidak bermakna. Uji Widal kadang-kadang tidak bermakna. Uji Widal ini bermakna bila dilakukan secara serial tiap minggu dengan kenaikan titer O sebanyak ? 4x bila pasien belum divaksinasi dan berada di daerah endemis. Hasil uji Widal yang harus dinilai adalah pemeriksaan dengan antigen O, AO, BO dan CO. Pada infeksi dengan kuman Salmonella typhi akan didapatkan titer O meningkat, pada infeksi dengan kuman salmonella paratyphi A didapatkan akan didapatkan titer AO meningkat, demikian pula dengan salmonella paratyphi B didapatkan peningkatan dari titer BO dan salmonella paratyphi C didapatkan peningkatan titer CO.

Uji Widal dapat memberikan hasil positif palsu seperti pada demam yang tidak spesifik (demam yang bukan disebabkan oleh kuman Salmonella typhi) dan pada penyakit autoimmune. Titer H tidak mempunyai makna diagnostik karena dapat meningkat sebagai respons yang tidak spesifik terhadap infeksi.

Pemeriksaan melalui biakan darah pada demam tifoid dapat dilakukan pada minggu 1-2 sakit. Sedangkan biakan tinja dapat dilakukan pada pasien carrier oleh karena dilepaskannya kuman salmonella typhi terus-menerus melalui saluran empedu ke saluran cerna. Pemeriksan biakan ini diamati pertumbuhannya maksimal selama 5 hari. Oleh karen itu pemeriksaan biakan darah dilakukan da;am minggu ke-2 dan dalam tinja setelah minggu ke-2.

Akhir-akhir ini dikembangkan metode pemeriksaan antibodi IgM terhadap Salmonella typhi dengan menggunakan metode immunochhromatography yang hasilnya dapat diperoleh secara cepat.

Pemeriksaan dengan menggunakan metoda Polymerase Chain Reaction (PCR). Metoda ini dapat mendeteksi langsung DNA kuman Salmonella typhi (bukan paratyphi).

Untuk Penyakit Tipus Abdominalis bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Berikut Pengalaman Untuk Penyakit Typus

Muhammad Insan Tauhid, 14 tahun, Bekasi.

Awal November 2011 di diagnosa menderita Typus, sehingga tak lama kemudian harus menjalani rawat inap di Rumah sakit selama lima hari kemudian atas pertimbangan banyak hal diputuskan rawat jalan.

Setelah berlangsung hampir dua bulan kondisi tidak banyak perubahan, nafsu makan tidak ada, setiap apa yang dimakan dimuntahkannya. Widal test 8, Hb 10, Salmonella Typosa masih positif, tubuh lemas, demam, pusing, keseimbangan terganggu.

Insan, nama akrabnya, saat itu mondok di Al Binaa Karawang kelas XII dan dalam masa ujian semester, terpaksa tetap di rumah. Pernah dicoba untuk kembali ke Pondok hanya untuk ujian, namun keadaannya memang belum siap, bahkan cenderung semakin memburuk.

Setelah mengkonsumsi S LUTENA 3 x 2 kapsul sehari dalam satu pekan perubahan mulai terlihat, sudah tidak muntah, nafsu makan membaik dan tidak lemas, meski perut masih agak perih. S LUTENA terus diberikan dengan dosis yang sama. Akhir pekan kedua kemudian dilakukan cek darah, hasilnya Widal dan Salmonella Typosa negatif dan Hb 12.9, perih diperut tinggal sedikit.

Kini Insan masih mengkonsumsi S LUTENA dalam dosisi perawatan 3 X 1 kapsul sehari. Ia sudah kembali ke Pondok untuk mengejar semua ujian yang tertinggal. Kabar terakhir dari keluarganya, mereka bersyukur sekali ditengah-tengah kesulitan tersebut, Insan masih mampu memberikan nilai terbaiknya.

NB: Testimonial ini merupakan murni dari pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti SUPER LUTEIN, S.LUTENA atau SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

Nutrisi Herbal Untuk Penyakit Typus Abdominalis

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk mengobati Penyakit Tipus Abdominalis adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk Penyakit Tipus Abdominalis saja tetapi juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk Penyakit Tipus Abdominalis

 

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Obat Alternatif Untuk Sakit Types Abdominalis

Post Update :
Date : Monday, February 18, 2019 - Senin, 18 Februari 2019