Suplemen Herbal Untuk Penderita Penyakit Kanker

Suplemen Herbal Untuk Penderita Penyakit Kanker

Untuk  Gangguan Penyakit Kanker bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

Penyakit Kanker adalah salah satu penyakit yang begitu ganas dan sangat berbahaya, karena begitu cepatnya perkembangan dan pergerakan penyakit ini. Ada baiknya untuk mengenal lebih jauh tentang berbagai nama penyakit kanker yang menyerang berbagai fungsi organ tubuh.

Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) melaporkan sepertiga dari semua kematian akibat kanker dapat dicegah. Namun, sebuah survei global, menemukan lebih dari separuh negara-negara di dunia tidak memiliki program penanggulangan kanker komprehensif yang dapat menyelamatkan nyawa.

Kanker merupakan penyebab utama kematian di dunia. WHO melaporkan 7,6 juta orang meninggal akibat kanker tahun 2008 dan hampir 13 juta kasus baru kanker didiagnosis setiap tahun.

WHO mengatakan lebih dari dua pertiga dari kasus baru dan kematian terjadi di negara berkembang dan jumlahnya terus meningkat dalam jumlah yang mengkhawatirkan.

Penyebab kanker yang belum bisa diketahui secara pasti, membuat para dokter tidak hentinya mengkampanyekan pencegahan kanker. Seperti yang diungkapkan seorang dokter di Mumbai India Dr. KM Sunesara kalau kanker bisa dicegah.

Ada beberapa hal termasuk pola gaya hidup yang perlu diubah untuk menghindari kanker, diantaranya :

1. Ganti segera panci atau penggorengan yang sudah lama.

Ganti segera panci dan penggorengan yang sudah lama dipakai. Apalagi jika alat memasak Anda sudah ada yang gosong. Gosong itu biasanya memiliki senyawa asam PFOA (asam perflurooctanic) yang berbahaya. Karena bisa meresap ke makanan. Asam ini diteliti berhubungan dengan pertumbuhan kanker.

2. Berhenti merokok dan jangan menghirup asap rokok

Memang ini pencegahan yang klasik. Tapi sudah banyak kasus penyakit kronis yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Satu rokok sehari saja bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru, kandung kemih, ginjal, tenggorokan dan mulut. apalagi jika kebiasaan ini dilakukan setiap hari dan bertahun-tahun.

3. Hindari matahari

Sumber vitamin D yang berasal dari matahari saat ini tidak sebaik dulu. Bahaya matahari bisa menyebabkan seorang terkena kanker kulit. Hindari paparan sinar UV dan jangan lupa untuk mengenakan tabir surya setiap keluar rumah.

4. Menjaga berat badan

Obesitas atau kelebihan berat badan juga akan meningkatkan risiko kanker. Untuk mencegahnya, jika perlu Anda harus menurunkan berat badan. Berpikirlah untuk sehat agar bisa mengurangi risiko kanker. Jangan lupa mengukur BMI Anda secara teratur.

5. Pilih Cuci tangan dengan air dan kurangi penggunaan Hand Sanitiser

Triclosan saat ini banyak ditemukan dalam semua produk pembersih tangan dan produk perawatan tubuh. Tapi penggunaan yang terlalu sering ternyata bisa menyebabkan iritasi, gangguan hormon dan kanker. Disarankan untuk memilih sabun biasa atau air saja, karena lebih efektif sebagai sabun antibakteri.

6. Kurangi penggunaan ponsel

Ponsel memiliki frekuensi yang dapat merusak otak Anda. Menurut Laporan Panel Kanker, frekuensi tersebut dapat merusak sel-sel otak dan dapat menyebabkan kanker otak dalam jangka panjang. Gunakan ponsel hanya untuk menelepon atau mengirim pesan dan tetap gunakan hands free untuk mengurangi efek frekuensinya.

7. Minum banyak air

Minum banyak air dapat mengurangi risiko kanker kandung kemih. Dengan cara pengenceran konsentrasi agen penyebab kanker dalam urin dan membantu untuk flush mereka melalui kandung kemih lebih cepat. Jadi mengkonsumsi air yang cukup sepanjang hari.

8. Jangan pernah mengabaikan nyeri

Jika Anda mengalami rasa sakit atau kembung selama beberapa hari, maka jangan mengabaikannya. Bisa jadi tanda-tanda ini merupakan jenis kanker tertentu. Jadi, setiap kali Anda mengalami jenis sakit, cari bantuan medis segera.

9. Hindari scan yang tidak perlu

Meskipun CT scan dan sinar-X adalah salah satu alat diagnostik terbaik, tetapi jika berlebihan dapat menempatkan Anda pada risiko yang lebih tinggi terkena kanker. Sinar tinggi yang dipancarkan dari alat diagnostik ini dapat memicu leukemia, jadi hindari scan yang tidak perlu atau memilih pengganti jika memungkinkan.

10. Kurangi makan daging yang digoreng

Senyawa penyebab kanker akan terbentuk ketika lemak dari daging menetes ke api. Dengan demikian, untuk mencegah kanker cobalah untuk mengukus atau merebus daging.

Kesehatan memang mahal harganya, tak bisa diukur dengan uang. Untuk itulah jagalah kesehatan Anda dengan sebaik-baiknya agar terhindar dari berbagai macam penyakit, terutama kanker yang mematikan.

Penyakit kanker bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Berikut Pengalaman Untuk Penyembuhan Penyakit Gangguan Pada Telinga

Berkat S.LUTENA, saya bisa menolong adik saya yang menderita 4 macam kanker, kata dokter, peluang hidup adik saya mungkin kurang dari 6 bulan lagi, saya memberinya minum S.LUTENA 10 kapsul sehari dan kesehatannya berangsur pulih, waktu jalani kemoterapi orang-orang lain muntah-muntah, adik saya tidak, padahal dia harus diinfus dengan  4 macam obat kemo, juga tidak pusing, bahkan sambil dikemo dia bia jelan kesana kemari dengan intensnya, dokter juga heran, waktu mau keluar RS, dokter sampai memuji adik saya, S.LUTENA memang luar biasa, Tiap dikemo, adik saya minum Slutena lebih banyak 30 kapsul. yang biasanya hanya minum 10 kapsul sehari. Jika keluar kita ada yang sakit, bisa disarankan S.LUTENA yang terbukti bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Berikutnya adalah kesaksian mama saya yang mempunai masalah pendengaran, Jika dia telp, dia sering sudah hallo..hallo, lalu ditutup sambil marah-marah, katanya koq tidak ada suaranya. padahal dia sendiri yang tidak bisa mendengar, lali saya beri beliau minum S.LUTENA, Setelah minum 4 minggu, mama saya bilang, suplemen kamu itu hebat lho, sekarang saya bisa mendengar dengan jelas,

Berkat S.LUTENA,

1. Saya bisa menolong adik saya yang menderita 4 macam kanker, kata dokter,

2. Diabetes: Sekarang Gula Darah Adik Saya Sudah Normal

3. Penyakit Asma & Alergi & Glaukoma Sudah Membaik

4. Mata Floaters : floaters saya sudah tinggal 2-3 bintik hitam saja (semua 30-40 titik hitam)

5. Penyakit Carpal Tunnel Syndrom & Tumor Kandungan sudah Sembuh

6. Glaukoma : Daya Pengelihatan Sudah Meningkat hingga 1.1 – 1.2

7. Degenerasi Pada Sendi Lutut: Sudah bisa turun tangga dengan berjalan lurus

 NB: Testimonial ini merupakan murni dari pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti SUPER LUTEIN, S.LUTENA atau SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

Nutrisi Herbal Untuk Penyakit kanker

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk Penyakit kanker   adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk  Penyakit kanker  saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk Penyembuhan Penyakit Kanker

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

 
Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Suplemen Herbal Untuk Penderita Penyakit Kanker

Post Update :
Date : Thursday, February 21, 2019 - Kamis, 21 Februari 2019