Pengobatan & Penyembuhan Penyakit Stroke

 Pengobatan & Penyembuhan Penyakit Stroke

Untuk  Penyakit Stroke  bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

Stroke adalah penyebab kematian nomor tida di dunia setelah penyakit jantung dan kanker, serta merupakan penyebab kecacatan nomor satu di dunia. Yang mengkhawatirkan kita belakangan ini adalah prevalensinya yang terus meningkat dari tahun ke tahun, terutama di negara-ngera berkembang seperti di Indonesia.

Di Indonesia diperkirakan dalam setiap tahunnya ada 500.000 penduduk yang terkena serangan stroke. Sekitar 2,5 % meninggal, dan sisanya cacat ringan maupun berat. Angka ini diperkirakan akan semakin meningkat di kemudian hari, oleh karena perubahan gaya hidup, lingkungan yang semakin tidak sehat, jenis makanan yang semakin beragam dan semakin berlemak. Bisa dibayangkan berapa beban yang harus ditanggung oleh setiap keluarga.

Angka kejadian stroke pada laki-laki dan perempuan hampir sama. Hanya ada sedikit perbedaan faktor risiko pada perempuan dan laki-laki. Pada perempuan, selain faktor risiko stroke yang biasa (seperti hipertensi, kolesterol, obesitas) juga ada faktor risiko lainnya yaitu kehamilan konsumsi pil KB. Wanita yang sedang hamil lebiih berisiko stroke dikarenakan kemungkinan tekanan darah yang meningkat.

Mungkin penyebab yang paling jelas terlihat pada zaman sekarang adalah tingginya tingkat stres serta perubahan pola hidup orang zaman sekarang dibandingkan zaman dahulu. Seperti kita ketahui, beberapa faktor risiko stroke adalah tingkat kolesterol yang tinggi, tekanan darah tinggi, obesitas dan diabetes. Pola hidup yang semakin tidak sehat sekrang ini, seperti jarang berolahraga, sering makan junk food atau stres karena pekerjaan, akan meningkatkan faktor risiko terkena stroke tersebut.

Untuk mencegah stroke harus dimulai memerangi faktor-faktor risiko dari stroke itu sendiri (seperti hipertensi, obesitas dan kencing manis). Dengan memerangi faktor-faktor risiko tersebut, stroke dapat diperkirakan dan dicegah hingga 85%. Pada kenyataannya, sekitar 1/3 pasien stroke sekarang dapat pulih sempurna dan proporsi ini dapat meningkat jika pasien selalu mendapat terapi darurata dan rehabilitasi yang memadai dari para profesional.

Stroke dapat disebabkan oleh faktor keturunan karena faktor-faktor risiko terjadinya stroke seperti hipertensi dan kencing manis umumnya menurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dalam beberapa penelitian memang ditemukan kaitan keturunan dengan angka kejadian stroke.

Gejala dan tanda awal stroke sangat beragam, mulai dari kesemutan, kelumpuhan anggota gerak sampai bicara pelo. Sakit kepala pun terkadang dapat menyebabkan gejala-gejala yang menyerupai gejala stroke tersebut. Nyeri kepala dadakan tersebut bisa juga hanya sakit kepala biasa. Untuk memastikan ada tidaknya gejala stroke dapat berkonsultasi dengan dokter.

Setelah suatu stroke sel-sel otak yang mati dan hematom yang terbentuk akan diserap kembali (reabsorpsi) secara bertahap. Setelah stroke iskemik atau perdarahan intraserebrum, sela yang mati dan hematom itu diganti oleh kista yang mengandung cairan serebrospinalis yaitu cairan yang membasuh otak dan korda spinalis. Pada kebanyakan kasus, proses alami ini selesai dalam waktu tiga bulan. Pada saat itu, sepertiga dari orang yang selamat akan menjadi tergantung dan mungkin mengalami komplikasi yang dapat menyebabkan kematian atau cacat.

Gejala sisa pada stroke mencakup komplikasi sebagai berikut :

  • 80% pasien stroke mengalami penurunan parsial atau total gerakan dan kekuatan lengan dan atau tungkai di salah satu sisi tubuh (kelumpuhan persiat disebut paresis, kelumpuhan total disebut paralisis).
  • 80-90% menderita kebingungan masalah dengan kemampuan berpikir dan mengingat
  • 30% mengalami satu atau lebih masalah komunikasi. Mereka mungkin tidak mampu berbicara atau memahami bahasa lisan (disebut afasia atau disfasia), gejalanya mencakup kesulitan memilih kata-kata yang tepat untuk diucapkan atau ditulis, kesulitan memahami tulisan, pemakaian kata-kata tanpa makna, dan masalah memahami lelucon. Atau mereka mungkin mereka mengalami kesulitan berbicara, berbicara pelo, atau sama sekali tidak mampu bersuara meskipun tetap mengerti bahasa lisan (disartria).
  • 30% mengalami kesulitan menelan (disfagia)
  • 10% mengalami masalah melihat benda-benda di satu sisi (hemianopia) dan 10% memiliki kelipatan ganda (diplopia)
  • Kurang dari 10% mengalami gangguan koordinasi saat duduk, berdiri atau berjalan (ataksia)
  • 30% mengalami masalah orientasi kiri-kanan dan mungkin tidak menyadari masalahnya.
  • Hingga 70% mengalami gangguan suasana hati, termasuk depresi
  • 20% merasakan nyeri di daerah bahu
  • Kurang dari 10% mengalami kejang atau epilepsi (ayan). Hal ini paling besar kemungkinannya terjadi pada mereka yang mengalami perdarahan intraserebrum
  • Banyak pasien stroke menderita sakit kepala
  • Tanpa pencegahan yang memadai, 20% mengalami infeksi dalam satu bulan pertama setelah stroke, dan ini merupakan salah satu sebab utama kematian. Infeksi ini sering disebabkan oleh terhirupnya makanan atau minuman.
  • Tanpa pencegahan yang memadai 10-20% pasien mengalami dekubitus (luka akibat terlalu lama berbaring/tidur) dengan atau tanpa disertai infeksi dalam bulan pertama. Dekubitus adalah salah satu sebab utama kematian setelah stroke.
  • Kurang dari 10% mengalami masalah dalam pengendalian buang air kecil dan atau buang air besar atau konstipasi (sembelit). Hal ini paling besar kemungkinannya terjadi pada orang yang mengalami stroke berulang atau mengidap demensia.
  • 5% mengalami infeksi saluran kemih pada bulan pertama, salah satu penyebab utama kematian setelah stroke.
  • Hingga 10% mengalami deep vena thrombosis (DVT) dalam bulan pertama.
  • 5% mengalami embolisme paru, di mana bekuan darah terlepas dari tungkai dan menyumbat sebuah arteri utama di paru, dalam bulan pertama. Hal ini mematikan pada sekitar 25% kasus.
  • Kurang dari 1% mengalami infark miokardium dalam bulan pertama. ini terjadi jiak suatu bekuan darah menyumbat salah satu arteri di jantung, menyebabkan kematian otot-otot jantung yang terkena. Namun penyakit ini lebih sering terjadi pada tahap-tahap lanjut, terjadi pada sekitar 30-50% pasien stroke dalam 3 tahun setelah stroke.
  • 30% mengalami cacat sendi dan kontraktur (sendi yang tidak dapat ditekuk atau diluruskan) dalam tahun pertama setelah stroke. Hal ini terutama terjadi pada pasien hemiplegik-pasien yang saa sekali tidak mampu menggerakan salah satu sisi tubuhnya
  • Sekitar 40% pasien terjatuh dalam tahun pertama setelah stroke, dan para pasien ini 4 kali lebih mungkin mengalami patah tulang panggul dibandingkan dengam mereka yang tidak pernah mengalami stroke.

Untuk Penyakit Stroke  bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Berikut Pengalaman Untuk Penyakit Stroke

S LUTENA Untuk Anak Autist, Sakit Punggung, Diabetes, Stroke, & Kanker Prostat Kesaksian Ibu Jennie-Jakarta Anak saya menderita Autisme, Brandon anak berkebutuhan khusus (autist),saya berikan sehari 1 kapsul, sebelumnya tidak pernah dapat respon bila dipanggil, setelah saya berikan S.LUTENA ini sudah mulai respon bila dipanggil, setelah konsumsi 3 bulan S.LUTENA punya kemajukan pesat, bisa main pussle sendiri, S.LUTENA terbukti dapat meningkatkan daya ingat dan kosentrasi pada anak. Saya juga menderita sakit punggung, saya coba konsumsi S.LUTENA juga dan akhirnya sakit punggungnya hilang, Suami teman saya menderita stroke, setelah konsumsi 3 bulan stroke sudah membaik, selain itu suaminya juga ada diabetes, kanker prostat dan gangguan pada mata, sudah belajar jalan, Diabetes dan kanker prostat juga sudah membaik, kadar gula sudah turun, dan bulan ke empat ganti kaca mata.

S LUTENA Untuk Anak Autist, Sakit Punggung, Diabetes, Stroke, & Kanker Prostat

Kesaksian Ibu Jennie-Jakarta

Anak saya menderita Autisme, Brandon anak berkebutuhan khusus (autist),saya berikan sehari 1 kapsul, sebelumnya tidak pernah dapat respon bila dipanggil, setelah saya berikan S.LUTENA ini sudah mulai respon bila dipanggil, setelah konsumsi 3 bulan S.LUTENA punya kemajukan pesat, bisa main pussle sendiri, S.LUTENA terbukti dapat meningkatkan daya ingat dan kosentrasi pada anak.

Saya juga menderita sakit punggung, saya coba konsumsi S.LUTENA juga dan akhirnya sakit punggungnya hilang, Suami teman saya menderita stroke, setelah konsumsi 3 bulan stroke sudah membaik, selain itu suaminya juga ada diabetes, kanker prostat dan gangguan pada mata, sudah belajar jalan, Diabetes dan kanker prostat juga sudah membaik, kadar gula sudah turun, dan bulan ke empat ganti kaca mata.

NB: Testimonial ini merupakan murni dari pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti SUPER LUTEIN, S.LUTENA atau SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

Nutrisi Herbal Untuk Penyakit Stroke

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk Penyakit Stroke adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk Penyakit Stroke saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk Penyakit Stroke

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

 
Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Pengobatan & Penyembuhan Penyakit Stroke

Post Update :
Date : Thursday, February 21, 2019 - Kamis, 21 Februari 2019