Obat Herbal Alternatif Gangguan Retinitis Pigmentosa

 

Obat Herbal Alternatif Retinitis Pigmentosa

Untuk   Penyakit  Retinitis Pigmentosa , bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

Retinitis Pigmentosa adalah suatu kemunduran (degenerasi) yang progresif pada retina yang mempengaruhi penglihatan pada malam hari dan juga penglihatan tepi, serta pada akhirnya bisa menyebabkan hilangnya penglihatan.

PENYEBAB Retinitis Pigmentosa

Retinitis pigmentosa merupakan penyakit keturunan yang jarang terjadi. Satu bentuk penyakit ini diturunkan secara dominan, yaitu hanya memerlukan 1 gen abnormal dari salah satu orang tua; bentuk yang lain diturunkan secara resesif, yaitu membutuhkan gen abnormal dari kedua orang tua. Ada juga penyakit yang diturunkan melalui kromosom X, terutama terjadi pada laki-laki yang mendapatkan 1 gen abnormal dari ibunya.

Penyakit ini terutama menyerang sel batang retina yang berfungsi mengontrol penglihatan pada malam hari. Pada retina bisa ditemukan pigmentasi yang berwarna gelap.

GEJALA Retinitis Pigmentosa

Sel-sel fotoreseptor pada retina yang membuat kita mampu melihat pada malam hari dan dalam suasana gelap atau cahaya redup (disebut sel-sel batang) mengalami kemunduran (degenerasi) secara bertahap. Akibatnya penderita menjadi kesulitan untuk melihat saat malam hari atau saat cahaya redup. Gejala dapat dimulai pada berbagai usia, tetapi seringkali pada masa kanak-kanak.

Dengan berjalannya waktu, penglihatan bagian tepi juga secara progresif terganggu. Penderita mungkin akhirnya tidak mampu untuk melihat pada malam hari atau saat cahaya redup. Pada stadium lanjut penyakit, penderita biasanya hanya memiliki area penglihatan yang kecil di bagian tengah, dan bisa jadi penglihatan bagian tepi sama sekali tak bersisa (seperti melihat di dalam terowongan).

DIAGNOSA Retinitis Pigmentosa

Retinitis pigmentosa perlu dicurigai pada orang-orang yang memiliki penglihatan yang buruk pada malam hari atau adanya riwayat retinitis pigmentosa di dalam keluarga. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata dengan oftalmoskop. Beberapa pemeriksaan lain yang dapat dilakukan untuk mengetahui keutuhan retina:

Pemeriksaan ketajaman penglihatan

  • Tes refraksi
  • Tes pengenalan warna
  • Respon refleks pupil
  • Pemeriksaan slit lamp
  • Pemeriksaan tekanan intraokuler
  • USG mata
  • Fotografi retina
  • Angiografi fluoresensi
  • Elektroretinogram

Anggota keluarga juga perlu diperiksa sehingga pola penurunan penyakit dapat ditentukan jika mungkin. Jika retinitis pigmentosa juga ditemukan pada anggota keluarga yang lain, maka konseling genetik perlu dilakukan sebelum memiliki keturunan.

PENGOBATAN Retinitis Pigmentosa

Belum ada pengobatan yang dapat mengembalikan kerusakan yang terjadi akibat retinitis pigmentosa. Pemberian vitamin A palmitate mungkin dapat membantu memperlambat progresi penyakit pada beberapa orang. Pemberian suplementasi asam lemak omega-3 dan kombinasi lutein dan zeaxanthin juga mungkin dapat memperlambat kecepatan hilangnya penglihatan. Terapi genetik, implantasi sel dan chip buatan masih dalam penelitian sebagai upaya untuk mengatasi retinitis pigmentosa.

Untuk Penyakit Retinitis Pigmentosa bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

 

Berikut Pengalaman Untuk   Retinitis Pigmentosa

 

Name: Ms Tan Sew Chean Location: Johore, Malaysia Duration: 1 month 18 years old! An age of vitality & youth! Unfortunately, I was suffering from chronic RP Retinal Dystrophy which may lead to blindness. To make matter worse, my sister was also suffering from the same illness. The vision of my eyes was getting bad to worse. My world was getting darker; I was afraid and felt very lost. Expensive medical expenses and inconvenience in my life…. what should I do? Eventually on 24/05/2007, the Malaysian Government issued the disabled identity cards to my sister and me as we lost our vision.Mysister even had her insurance payout… In July 2008, I heard good news about an eye product! All these years, I have tried many eye products but to no avail. Finally, my benefactor encouraged me to try SUPER LUTEIN.On 12/07/2008 I started to consume 5 capsules of SUPER LUTEIN each day. Few days later “YES” I began to see some light in my world of darkness. There was discharge from my eyes too. I was very happy as my eyes were responding to SUPER LUTEIN. From that day, I changed the consumption to 6 capsules; 3 in the morning & 3 in the evening. In the short period of one month, my sister and I experienced a great change in our lives! We are able to identify objects through the blurriness. Our vision has improved tremendously. We are thankful to the friend that introduced us to SUPER LUTEIN.  

 

Penyakit mata: pasien retinitis pigmentosa

Mr. Jie, 15 tahun menderita pigmentosa retinitis , Secara bertahap meningkatkan jangkauan tidak dapat melihat. Suatu malam, benar-benar tidak mampu untuk pergi keluar …Kegelapan tidak berujung.

Lima belas tahun yang lalu sebuah kecelakaan mobil. Menambrak seorang perempuan yang memakai sepeda. Matanya tidak melihat kalau ada perempuan bersepeda. Dalam pemeriksaan ini, baru saya ketahui kalau “sindrom retinitis pigmentosa”

Penyakit ini disebabkan oleh penyakit mata yang abnormal retina disebabkan oleh faktor-faktor presipitasi. Tergantung pada membran Gang yang menutupi mata seperti selembar lapisan film tipis transparan sesuatu seperti kamera. Ini akan bersinar pada cahaya luar untuk menyampaikan kepada gambar otak dan orang bisa “melihat”, apakah ini kerusakan membran sebagai kunci link, maka Anda tidak dapat melihat sekitarnya dan gelap, tapi penyebabnya tidak diketahui. Saya bagian dari argumen bahwa ini adalah karena penyebab genetik, karena keluarga saya tidak ada orang dengan penyakit ini, jadi saya percaya saya akan dapat memulihkan.

Namun, ketika saya bangun pagi-pagi tidak mampu merasakan cahaya, tempat yang gelap gelap, rumah jika tidak menyala, maka itu benar-benar jelas, kekhawatiran dan ketakutan sepanjang hari, bahkan tidur di malam hari tidak bisa tidur.

Ketika melihat tentang Super Lutein mengampil 4 kapsul. Pada bulan-bulan pertama tidak ada perubahan yang berarti, baru setelah konsumsi ditingkatkan dan secara kontinue selama 4-6 bulan pertama, pengelihatan mulai lebih jelas. Dan saya tetap meneruskan konsumsi super lutein untuk mendapatkan kembali pengelihatan saya.

 NB: Testimonial ini merupakan murni dari pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti SUPER LUTEIN, S.LUTENA atau SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

 

 

Nutrisi Herbal Untuk  Penyakit Retinitis Pigmentosa

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk mengobati  Penyakit   Retinitis Pigmentosa adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk   Penyakit  Retinitis Pigmentosa saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

 

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk  Penyakit   Retinitis Pigmentosa

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Obat Herbal Alternatif Gangguan Retinitis Pigmentosa

Post Update :
Date : Monday, February 18, 2019 - Senin, 18 Februari 2019