Obat Herbal Alternatif Gangguan Anemia

 

Obat Herbal Alternatif Gangguan Anemia

Untuk   Penyakit  Anemia , bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

Menurut bahasa Yunani, anemia adalah tanpa darah. Anemia merupakan suatu kondisi saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah atau hemoglobin yang bertugas sebagai media yang membawa oksigen dari paru-paru dan menghantarkan ke seluruh bagian jaringan tubuh.

Anemia atau yang lebih dikenal di masyarakaat sebagai berkurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah sel hemoglobin dalam sel darah merah yang mengakibatkan darah tidak mampu membawa oksigen dalam jumlah yang cukup sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Anemia yang merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin atau berkurangnya jumlah eritrosit dalam 1 mm3 (satu milimeter kubik) darah atau kurangnya volume sel darah merahyang memadati dalam 100 ml darah (darah kurang dari ukuran normal).

Seseorang yang terkena anemia mudah mengalami penurunan kondisi secara fisik seperti cepat lelah, kurang bergairah, konsentrasi menjadi lemah, menurunnya selera makan, sering mengalami pusing dikepala, sesak nafas, mudah kesemutan, detak jantung yang berdebar-debar atau jantung dengan cepat memompa darah, dan gejala lainnya yang mudah sekali terlihat secara fisik oleh mata. Terkadang beberapa diantaranya mereka yang memiliki anemia mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Anemia memiliki kaitan erat dengan tekanan darah rendah, mengapa hal ini dapat terjadi mereka yang memiliki tekanan darah rendah cenderung sering mengalami anemia, karena tekanan darah yang rendah sekitar 90/80 mmHg membuat seseorang sering mengalami gejala anemia. Tubuh seseorang yang mengalami anemia, disebabkan karena produksi sel darah merah dengan jumlah yang minimal atau produksi sel darah merah yang rendah.

Sel darah merah memiliki fungsi yang sangat penting di dalam tubuh yakni sebagai media atau alat pengantar zat gizi terutama oksigen. Oksigen sangat dibutuhkan tubuh untuk proses fisiologis dan biokimia pada seluruh jaringan tubuh. pasokan oksigen dan sel darah merah yang kurang akan membuat seseorang mengalami anemia dan timbul gangguan fisiologis pada tubuh.

Timbulnya anemia juga dapat disebabkan oleh asuhan pola makan yang salah, tidak teratur dan tidak menyeimbangkan kecukupan sumber gizi yang dibutuhkan tubuh, terutama kurangnya sumber makanan yang mengandung zat besi. Zat besi mudah diperoleh dari macam-macam sayuran hijau, buah dan dari nasi sekitar 1 % yang mudah diserap oleh tubuh dan dari ikan sebanyak 11 %. Zat besi merupakan senyawa penting sebagai penyusun hemoglobin (sel darah merah), tubuh membutuhkan zat besi sekitar 1 – 3,2 mg per hari.

Anemia adalah suatu keadaan yang ditandai oleh berkurangnya kadar hemoglobin di dalam aliran darah. Kadar hemoglobin ini tergantung pada umur, seks dan ketinggian tempat tinggal. Hemoglobin adalah pigmen darah berwarna merah yang didapatkan di dalam eritrosit dan berfungsi mengikat serat mengangkut oksigen dari paru ke jaringan dan CO2 dari jaringan ke paru. Dalam keadaan normal, eritrosit mempunyai masa 120 hari, setelah itu eritrosit akan dirusak di limpa dan digantikan dengan eritrosit baru yang dihasilkan oleh sumsum tulang. Pada keadaan tertentu umur eritrosit ini bisa memendek yaitu < 120 hari yang mengakibatkan terjadinya anemia.

Dikenal 2 macam anemia yaitu anemia absolute dan anemia relative. Anemia absolute terjadi karena menurunnya massa eritrosit di dalam tubuh, sedangkan anemia relatife terjadi karena peninggkatan volume plasma seperti didapatkan pada wanita hamil dan makroglobulinemia. Oleh karena itu anemia pada ibu hamil menunjukkan kadar hemoglobin yang lebih rendah dari kadar hemoglobin orang normal yaitu < 11 g/dL

Bermacam-macam penyebab anemia yaitu anemia yang disebabkan oleh gangguan produksi eritrosit atau umur eritrosit memendek atau karena pengeluaran darah berlebihan dari tubuh yang tidak dapat dikompensasi oleh produksi sel darah di sumsum tulang. Oleh karena itu setiap anemia harus diketahui penyebabnya agar dapat diobati.

Anemia dapat digolongkan berdasarkan morfologi eritrosit atau berdasarkan penyebabnya. Anemia yang berdasarkan morfologi dikenal anemia mikrositik, normostik dan makrositik. Sering anemia tidak disebabkan oleh satu macam kelainan morfologi eritrosit saja.

Dikenal pula anemia berdasarkan penyebabnya seperti :

  • Kekurangan gizi yaitu kekurangan zat besi, asam folat, vitamin B12 dan protein
  • Penghancuran eritrosit berlebihan (umur eritrosit memendek) yang tidak dapat dikompensasi oleh pembentukan sel darah di sumsum tulang.
  • Anemia yang disebabkan oleh pembentukan sel darah yang berkurang seperti anemia aplastik.
  • Perdarahan dapat menimbulkan anemia tergantung banyaknya darah yang dikeluarkan dari tubuh dan kadar hemoglobin pada saat perdarahan terjadi.

Gejala klinik pada anemia timbul akibat :

  • Hantaran oksigen ke jaringan berkurang karena menurunnya kadar hemoglobin dan volume darah
  •  Cepatnya penurunan kadar hemoglobin
  • Timbul perubahan pada pompa jantung yang menyebabkan rasa berdebar, napas menjadi cepat akibat perubahan daya ikat oksigen terhadap hemoglobin. Anemia yang terjadi perlahan-lahan hampir tidak menunjukkan keluhan maupun perubahan fisik napalagi bila pasien dalam keadaan istirahat.
  • Cepat lelah, sesak napas, pingsan, vertigo, berdebar-debar, nyeri pada betis dan sakit kepala
  • Perubahan fisik yang terlihat berupa nadi cepat, tekanan darah rendah, kadang-kadang terdapat edema dan kelainan pada bunyi katup jantung

Sebagaimana diketahui di dalam aliran darah terdapat sel darah yang terdiri dari eritrosit, leukosit dan trombosit yang diproduksi oleh sumsum tulang. Eritrosit adalah sel darah yang berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru ke jaringan dan mengangkut CO2 dari jaringan keparu.

Laktosit adalah sel darah yang berfungsi secara umum untuk daya pertahanan tubuh seperti pada alergi, infeksi dan peningkatan daya tahan tubuh. Trombosit adalah sel darah yang dihasilkan oleh megakariosit di sumsum tulang yang berfungsi menghentikan perdarahan dengan menutup luka. Oleh karena itu untuk mengetahui adanya anemia, morfologi dari eritrosit dan penyebab anemia perlu dilakukan pemeriksaan hematologi yang meliputi:

  • Kadar hemoglobin
  • Nilai hematokrit
  • Jumlah eritrosit
  • Jumlah leukosit
  • Jumlah trombosit

Nilai eritrosit rerata : MCV, MCH dan MCHC

Selain itu untuk mencari penyebab anemia perlu dilakukan pemeriksaan zat besi karena penyebab anemia terbanyak adalah kelainan metabolisme besi. Pemeriksaan yang perlu dilakukan adalah (Serum Iron = SI), daya ikat besi total (Total Iron Binding Capacity = TIBC) dan feritin. Untuk mengetahui penyebab anemia yang ditimbulkan oleh zat nutrient lain yang perlu diperiksa adalah kadar vitamin B12, asam folat, kadar protein total dan albumin. Anemia yang diturunkan dalam satu keluarga perlu dilakukan analisa hemoglobin bila diduga terdapat kelainan tertentu bila penyebab anemia tidak dapat diketahui darah, perlu dilakukan anemia tidak dapat diketahui darah, perlu dilakukan pengambilan sumsum tulang dan menilai aktivitas sumsum tulang untuk memastikan penyebab anemia.

Untuk mengetahui penyebab anemia harus diketahui morfologi eritrosit terlebih dahulu yang diketahui dengan memeriksa nilai MCV, MCH dan MCHC. Nilai MCV dipakai untuk mengetahui ukuran eritrosit, nilai MCH untuk mengetahui banyaknya hemoglobin dalam satu eritrosit rerata, sedangkan nilai MCHC mengukur konsentrasi hemoglobin dalam satu eritrosit. Selain parameter diatas pada pemeriksaan hematologi diperlukan data jumlah retikulosit. Jumlah retikulosit akan meningkat pada anemia yang disebabkan oleh penghancuran eritrosit berlebih, perdarahan hebat dan untuk monitoring hasil pengobatan.

Bila pengobatan anemia berhasil jumlah retikulosit akan meningkat yang menandakan pembentukan sel darah di sumsum tulang cukup aktif untuk mengatasi anemia.

Untuk Penyakit  Anemia  bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Berikut Pengalaman Untuk  Penyakit Anemia

She was diagnosed with breast cancer, diabetes, anemia (very serious, passed out anytime), hypertension, floaters and edema. She first started with 9 capsules of Super Lutein a day (3 in the morning, 3 in the afternoon and 3 at night). After 3 days, her eyesight improved, she was not afraid of brightness and could see much clearer than before. Her pass urine was smooth. On 16th day, she stopped al…l doctors prescriptions and only taking super lutein/S.LUTENA but this time with 20 capsules a day. After 1 month of taking 20 capsules a day, she slimmed down (waistline from 34 inch to 30 inch) On her second month, her floaters and anemia fully recovered. She continue taking Super Lutein to recover from the rest of the illness

 NB: Testimonial ini merupakan murni dari pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti SUPER LUTEIN, S.LUTENA atau SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

 

 

Nutrisi Herbal Untuk  Penyakit  Anemia

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk mengobati  Penyakit  Anemia  adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk   Penyakit Anemia  saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

 

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk  Penyakit Anemia

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Obat Herbal Alternatif Gangguan Anemia

Post Update :
Date : Wednesday, February 20, 2019 - Rabu, 20 Februari 2019