Manfaat S.LUTENA Untuk Penderita Toksoplasma Pada Kehamilan

 

Manfaat S.LUTENA Untuk Penderita Toksoplasma Pada Kehamilan

Untuk   Toksoplasma Pada Kehamilan bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupun karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA

Salah satu bahaya yang mengancam kehamilan adalah toksoplasma. Toksoplasma ini sering kita dengar sebagai penyakit yang cukup terkenal menyerang ibu hamil namun tidak semua mengenal dengan baik apa itu toksoplasma dan apa penyebabnya. Untuk meminimalkan resiko terserang toksoplasma semasa hamil sebaiknya memang mengenal jenis penyakit ini.

Toksoplasma ada dimana-mana dan dapat menyerang siapa saja. Serangan toksoplasma pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran pada janin hingga janin lahir cacad. Serangan toksoplasma pada pasien TBC atau HIV/AIDS dapat berakibat fatal.

Toksoplasma adalah penyakit yang diakibatkan oleh parasit Toksoplasma Gondii yang dapat ditularkan lewat beberapa media seperti lewat binatang peliharaan, serangga, makanan setengah matang ( sate, telor setengah matang ), buah-buahan dan sayuran yang tercemar oosit toksoplasma.

Toksoplasma dalam bentuk tachizoit terdapat dalam cairan tubuh seperti darah, air liur, dan cairan sperma, yang mampu ditularkan oleh serangga lewat gigitan. Tachizoit pun bisa bersarang di calon telur atau kelenjar susu sehingga tidak menutup kemungkinan telur dan air susu pun bisa tertular toksoplasma. Penularan juga bisa terjadi lewat transfusi darah atau transplantasi organ yang membawa Kista Toksoplasma. Cangkok jantung, ginjal, dan hati bisa menjadi ajang penularan Toksoplasma.

Pada dasarnya manusia kebal terhadap infeksi Toksoplasma. Walaupun terinfeksi tidak menimbulkan gejala penyakit jika tubuh dalam kondisi kekebalan tubuh bagus.. Tapi bila kondisi kekebalan tubuh menurun maka parasit toksoplasma akan menimbulkan gejala penyakit. Kekebalan tubuh akan menurun jika kita dalam keadaan stress, kekurangan gizi, kelelahan, dll.

Lalu apa itu toksoplasma? Sebahaya apa toksoplasma itu? Bagaimana mengenali Toksoplasma sebenarnya merupakan parasit. Parasit tersebut tidak menyerang manusia tapi hidup menumpang pada beberapa hewan seperti kucing, anjing, kambing, dan lain-lain. Seorang manusia dapat terinfeksi oleh parasit toksoplasma jika berjalan tanpa alas kaki. Selain itu, parasit bisa masuk ke tubuh manusia jika Anda memakan daging yang kurang sempurna kematangannya. Sayur-sayuran dan buah-buahan mentah yang tidak dicuci pun bisa berbahaya dan mengandung parasit toksoplasma. Namun, kebanyakan ibu hamil terserang toksoplasma karena hewan peliharaan yang dimiliki salah satunya kucing. Hewan lembut dan menggemaskan itu merupakan salah satu binatang yang paling diminati oleh kaum perempuan dan selalu ada di setiap rumah penggemarnya, bahkan bisa lebih dari satu kucing. Perawatan yang berlebihan pada kucing seperti misalnya tidur bersama kucing dan menciuminya membuat masalah bagi ibu hamil.

Kebanyakan dari kita akhirnya menyarankan untuk melindungi diri dari toksoplasma ini dengan menjaga hubungan antara pemilik kucing tidak terlalu berlebihan, bahkan ada yang memutuskan untuk tidak memelihara kucing terlebih dahulu ketika sedang menyiapkan diri untuk hamil agar bisa terhindar dari penyakit toksoplasma.

Lalu bagaimana Anda mengetahui parasit toksoplasma sudah bersarang di tubuh? Ada beberapa gejala umum yang timbul saat parasit toksoplasma menyerang tubuh yaitu badan menjadi demam. Sebetulnya demam ini bisa menjadi gejala apapun penyakit, namun gejala lain yang menyertainya adalah kepala yang sakit dan badan yang terasa lemah. Gejala lainnya adalah adanya pembengkakan getah bening. Gejala-gejala lain yang membuat lebih berbahaya adalah ketika penglihatan menjadi terganggu, tubuh gemetar, bahkan bisa terjadi kejang-kejang.

Namun, kondisi apakah Anda terserang parasit ini atau tidak, tidak bisa dilakukan atas asumsi sendiri, Anda tetap harus melakukan pemeriksaan pada dokter. Anda dapat mendeteksi parasit ini melalui pemeriksaan darah dengan analisa yang tepat pula. Hal tersebut sebaiknya dilakukan karena orang yang terinfeksi parasit toksoplasma belum tentu mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas. Hal itu karena bisa jadi parasit toksoplasma ada di tubuh tapi tidak aktif karena daya tahan tubuh yang kuat. Akan tetapi, saat daya tahan tubuh melemah, parasit toksoplasma akan aktif dan membahayakan tubuh manusia.

Parasit tokspolasma ini sangat berbahaya, bukan hanya bagi ibu yang hamil melainkan pada bayi yang dikandungnya. Parasit toksoplasma yang menyerang ibu hamil dapat membuat kelainan pada janin. Kelainan tersebut bisa berupa bayi yang kuning, pendarahan, kelainan saraf mata, serta gangguan fungsi saraf. Mengerikan sekali bukan? Karena itulah sebaiknya mulai dari sekarang, pahami dengan baik berbagai penyakit yang bisa menyerang ibu hamil, termasuk salah satunya toksoplasma dan tentu saja lebih baik menghindari penyakit dibandingkan mengobati. Pemahaman yang baik pada setiap penyakit akan membantu para wanita hamil untuk lebih berhati-hati menjaga kesehatan selama proses kehamilan. Ibu yang sehat akan menularkan kondisi yang sehat pada janin yang dikandung. Ibu yang sehat bisa dimulai dengan melakukan pola hidup sehat sepanajng proses kehamilan hingga menuju kelahiran sang buah hati.

Berdasarkan beberapa hasil penelitian, sebanyak 17% janin terinfeksi pada trimester pertama, 24% pada trimester kedua, dan 62% pada trimester ketiga Akibat yang dapat ditimbulkan pada janin yang yang terserang virus toksoplasma :

  • Mengalami keguguran
  • Mengalami kelahiran dini
  • Mengalami gangguan penglihatan hingga kebutaan
  • Mengalami gangguan pendengaran
  • Mengalami gangguan sistemik seperti pucat, demam, pembesaran hati dan linpa atau pendarahan.
  • Mengalami gangguan pada syaraf dapat mengakibatkan keterlambatan dalam perkembangan mental dan bicaranya.
  • Mengalami Encephalus ( tidak memiliki tulang tengkorak )
  • Mengalami Hydrocephalus ( pembesaran kepala )

Kabar baiknya toksoplasma dapat diobati, dengan pemeriksaan dan pengobatan secara dini, penularan pada bayi bisa ditekan seminimal mungkin. Pengobatan dini yang tepat saat awal kehamilan akan menurunkan secara signifikan kemungkinan janin terinfeksi. Biasanya dokter akan memberikan Spiramycin atau Pyrimethamine plus Sulfadiazine pada ibu hamil yang terinfeksi toksoplasma. Gejala mengidap toksoplasma

  • Dalam kondisi fit 80% penderita tidak menunjukkan gejala.
  • Dalam kondisi kekebalan tubuh menurun, maka gejalanya hampir sama dengan infeksi influenza yaitu berupa rasa lelah, flu, nyeri kepala, sakit tenggorokan, demam, pembesaran kelenjar getah bening, hati, limfa, dan gangguan pada kulit. Gejalanya biasanya ringan dan sembuh sendiri dalam beberapa bulan. Kebanyakan orang akan menganggap bahwa dia terkena flu ringan dan tidak perlu pergi ke dokter.
  • Jika toksoplasma menginfeksi pasien dengan daya tahan tubuh rendah seperti penderita TBC, HIV/AIDS atau bayi. Maka akibatnya bisa fatal. Jika parasit menginfeksi bagian mata, pasien bisa mengalami gangguan penglihatan, mulai dari pandangan kabur, kerusakan retina sampai kebutaan.
  • Jika infeksi terjadi pada jantung dapat mengakibatkan kerusakan katup jantung. Infeksi pada jaringan syaraf dan otak menimbulkan berbagai gejala yaitu sakit kepala, rasa baal (mati rasa) sebagian anggota tubuh hingga menimbulkan kejang-kejang yang berujung pada kematian.

Cara mendeteksi kehadiran virus toksoplasma adalah dengan melakukan tes laboratorium yang disebut TORCH

. Yaitu pemeriksaan melalui 4 jenis tes, parasit Toxoplasma, virus Rubella, Cytomegalovirus (CMV), dan virus Herpes. Masing-masing ada tes IgM dan IgG nya.

  Cara mencegah terinfeksi virus toksoplasma :

  • Periksa kesehatan pranikah untuk memastikan Anda dan pasangan benar-benar sehat.
  • Periksa kesehatan ketika merencanakan kehamilan, supaya dapat segera diambil tindakan pencegahan jika terjadi toksoplasmosis atau infeksi lainnya.
  • Konsumsi daging yang benar-benar matang atau tidak ada lagi bagian yang berwarna merah muda. Daging yang dibekukan (disimpan dalam freezer) selama beberapa hari, daging asap, biasanya tidak mengandung tokso, tetapi sebaiknya tetap dimasak sebelum disantap.
  • Termometer daging yang anda masak atau rebus. Minimal harus menunjukan 70º C. [Kista ini di lingkungan dapat hidup sampai beberapa bulan, dan dia tahan terhadap desinfektan, freezing, and drying. Tetapi dia akan mati pada suhu 70 derajat C dalam 10 menit].
  • Minum susu yang sudah dimasak atau dipasteurisasi.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air hangat setelah mengolah daging. Cuci juga peralatan memasak seperti pisau, talenan, dan mangkuk bekas tempat daging mentah, sampai benar-benar bersih.
  • Cuci buah-buahan dan sayuran dengan air mengalir yang bersih.
  • Hati-hati bila menyantap lalapan di warung makan. Pastikan lalapan tersebut sudah dicuci.
  • Kupas buah-buahan sebelum dimakan.
  • Minum air yang bersih dan matang.
  • Hindari kontak langsung dengan kotoran binatang.
  • Kenakan sarung tangan ketika berkebun atau berkegiatan dengan tanah liat yang mungkin terkontaminasi kotoran hewan. Bersihkan peralatan berkebun sesudahnya.
  • Periksakan hewan peliharaan secara teratur ke dokter hewan.
  • Bersihkan kandang hewan peliharaan setiap hari karena Oosit ( telor toksoplasma ) sangat menular dengan berjalannya waktu. Gunakan sarung tangan ketika membersihkan kandang hewan peliharaan dan cuci tangan setelahnya.
  • Ibu hamil sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin untuk menghindari dan mengatisipasi jika terkena toksoplasma.

 

Untuk Penyakit Toksoplasma Pada Kehamilan bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Berikut Pengalaman Untuk Kerusakan Retina Akibat Toksoplasma

Kesaksian Bpk. Yuri (Jakarta): Sejak usia 6 thn, retina mata rusak karena virus toksoplasma. Mengalami perkembangan pesat hanya dalam 10 hari setelah konsumsi SUPER LUTEIN.  Tak hanya di mata, tapi Beliau pun merasakan pula perbaikan kesehatan pada seluruh tubuhnya. Nama saya Yuri dari jakarta. Saya menderita toksoplasma pada usia 6 tahun. Karena toksoplasma itu menyerang retina,kalau melihat tulisan itu susah sekali, meskipun mulai kecil duduk di depan, papan tulis saja tidak dapat lihat jadi tidak pernah mencatat. Sekarang ketemu lutein ini, saya konsumsi, tanpa sadar saya konsumsi 10 hari, saya mengalami perkembangan pesat, dari yang biasa saya baca tol plang hijau yang biasanya burem, saya heran kenapa tiba bisa melihat dengan jelas. setelah konsumsi 3 botol, kemajuannya lebih pesat lagi, lebih makin terang dan jelas. untuk kesehatan, saya perokok, suka kopi, tapi pada saat saya cek, jantung, paru-paru, empedu, liver semua bagus. dan tukang-tulang yang selama ini bermasalah dan stamina turun sekarang semua lancar.

NB: Testimonial ini merupakan pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti super lutein, S.LUTENA atau Mirtoplus tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

 

 

Nutrisi Herbal Untuk Penyakit Toksoplasma Pada Kehamilan

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk  Penyakit  Toksoplasma Pada Kehamilan adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk   Toksoplasma Pada Kehamilan  saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

 

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk  Penyakit Toksoplasma Pada Kehamilan

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

 
Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Manfaat S.LUTENA Untuk Penderita Toksoplasma Pada Kehamilan

Post Update :
Date : Wednesday, November 14, 2018 - Rabu, 14 November 2018