Cara Sehat Untuk Mengobati Penyakit Kanker Rektum

Cara Sehat Untuk Mengobati Penyakit Kanker Rektum

Untuk     Penyakit Kanker Rektum bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

Kanker adalah suatu kelompok lebih dari 100 penyakit yang berbeda-beda. Mereka mempengaruhi unit dasar tubuh yaitu sel. Kanker terjadi ketika sel-sel menjadi abnormal dan membelah tanpa kontrol atau aturan. Seperti semua organ-organ lain tubuh, usus besar (colon) dan rektum (rectum) terdiri dari banyak tipe-tipe dari sel-sel. Secara normal, sel-sel membelah untuk menghasilkan lebih banyak sel-sel hanya ketika tubuh membutuhkan mereka. Proses yang teratur ini membantu mempertahankan kita sehat.

Jika se-sel tetap terus membelah ketika sel-sel baru tidak diperlukan, suatu massa dari jaringan terbentuk. Massa dari jaringan ekstra ini, disebut suatu pertumbuhan atau tumor, dapat jinak (tidak berbahaya) atau ganas (berbahaya).

Tumor-tumor yang jinak adalah bukan kanker. Mereka biasanya dapat diangkat dan pada banyak kasus mereka tidak timbul kembali. Paling penting sel-sel dari tumor-tumor jinak tidak menyebar ke bagian-bagian lain tubuh. Tumor-tumor jinak jarang menimbulkan suatu ancaman nyawa.

Tumor-tumor ganas adalah kanker. Sel-sel kanker dapat menyerang dan merusak jaringan-jaringan dan organ-organ dekat tumor. Juga, sel-sel kanker dapat pecah dan keluar dari suatu tumor ganas dan masuk kedalam aliran darah atau sistim getah bening. Ini adalah bagaimana kanker menyebar dari tumor primer untuk membentuk tumor-tumor baru pada bagian-bagian lain tubuh. Penyebaran dari tumor disebut metastasis.

Sembilan puluh persen dari kanker kolon dan rektum (kolorektal) terdiri dari adenokarsinoma, sedang sisanya merupakan limfoma ekstra nodal, leiomiosarkoma dan limposarkoma. Di negara maju adenokarsinoma kolorektal merupakan penyebab kematian terbanyak setelah kanker paru pada laki-laki dan kanker payudara pada wanita. Diberbagai pusat patologi di Indonesia kanker kolorektal dilaporkan menempati urutan keenam dari penyakit keganasan yang ada. (Tambunan,1997)

Polip adenoma, familial poliposis dan kolilis ulserosa dikenal sebagai kelompok risiko besar karena kelainan ini sering mendahului pertumbuhan adenokarsinoma. Penanggulangan dini penyakit ini bermanfaat dalam upaya pencegahan pertumbuhan adenokarsinoma kolorektal.

Sebagian besar dari penyakit keganasan ini ditemukan karena simtom dengan tingkat pertumbuhan terbanyak Duke C ataupun D, sedang tumor asimtomatik, sebagian besar dalam tingkat petumbuhan Duke A ataupun B. Pemeriksaan periodik dan teratur dari tinja terutama pada kelompok risiko besar dan pengenalan simtom dini penyakit ini merupakan faktor penting dalam upaya menemukan tumor ini sedini mungkin. Penatalaksanaan yang tepat dari karsinoma kolorektal disertai tersedianva berbagai jenis kemoterapi dan radiasi, harapan hidup lebih lama penderita akan meningkat.

2. Pemeriksaan Patologi Kanker Rektum

Pemeriksaan patologi ada 2 tahap (Tambunan,1997) yaitu : Tahap pertama pemeriksaan sediaan biopsi dan reseksi tumor. Histopatologi biopsi memberi informasi benigna atau maligna serta diferensiasi tumor.

Tahap kedua adalah pemeriksaan sediaan reseksi tumor. Invasi massa tumor pada dinding usus besar, kelenjar getah bening dan pembuluh darah dapat ditentukan berdasarkan pemeriksaan histopatologi sediaan reseksi. Luas invasi tumor pada dinding usus besar bernilai dalam menentukan stadium dan prognosis ( Gambar 2.3 ). Adanya invasi sel tumor pada pembuluh darah vena merupakan pertanda prognosis kurang baik dan mungkin di hati sudah ada metastasis.

Stadium kanker rekti 0 – IV

a. Stadium 0 (carcinoma in situ)

Kanker belum menembus membran basal dari mukosa kolon atau rektum.

b. Stadium I

Kanker telah menembus membran basal hingga lapisan kedua atau ketiga (submukosa/ muskularis propria) dari lapisan dinding kolon/ rektum tetapi belum menyebar keluar dari dinding kolon/rektum (Duke A).

c. Stadium II

Kanker telah menembus jaringan serosa dan menyebar keluar dari dinding usus kolon/rektum dan ke jaringan sekitar tetapi belum menyebar pada kelenjar getah bening (Duke B).

d. Stadium III

Kanker telah menyebar pada kelenjar getah bening terdekat tetapi belum pada organ tubuh lainnya (Duke C).

e. Stadium IV

Kanker telah menyebar pada organ tubuh lainnya (Duke D).

Untuk Penyakit Kanker Rektum  bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA.

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.Lutena ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

Berikut Pengalaman Untuk Kanker Anus (Rektum)

PENDERITA KANKER ANUS (REKTUM): Ada sesorang kena kanker anus. Sudah keluar benjolan di anus. Dia duduknya tidak bisa tegak. Hanya bisa miring. Setelah diperiksa MRI ternyata dia menderita kanker rektum, yaitu golongan usus yang dekat anus. Dia hampir dikemoterapi. Totalnya 4 paket. Satu paket biayanya Rp. 20 juta. Jadi totalnya Rp. 80 juta. Lalu dia tanya ke saya, “Pak dokter, produk ini S LUTENA (SUPER LUTEIN) bisa nggak mengobati sakit saya. Saya bilang bisa. Lalu minum dengan dosis 3×3. Hari ketiga sakitnya hilang. Padahal biasanya sehari minum ponstan 3×2. Tetapi itu tidak menyelesaikan masalah. Dia sudah 3 bulan non aktif dari kantornya. Sekarang dia sudah konsumsi botol ketiga, dan keterangannya: “Pak Dokter, benjolannya sudah masuk”. Saya bilang, “itu bukan masuk, tetapi mengecil.”

 

 NB: Testimonial ini merupakan murni dari pengalaman pribadi dari orang-orang yang telah konsumsi super lutein/s.lutena dan super lutein mirtoplus. Testimonial ini juga bukan merupakan rujukan, anutan atau patokan yang digunakan untuk menentukan lama penyembuhan dari pengobatan baik itu digunakan sebagai suplemen/nutrisi kesehatan ataupun untuk pengobatan. Jadi apabila ada konsumen yang belum ada hasil seperti dalam testimoni ini bukan berarti SUPER LUTEIN, S.LUTENA atau SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tidak manjur, itu merupakan proses dari perbaikan metabolisme tubuh dan perbaikan sel-sel rusak, dimana kondisi setiap orang berbeda, ada yang cepat dalam penyembuhan, ada pula yang lama.

Nutrisi Herbal Untuk Penyakit Kanker Rektum

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk Penyakit Kanker Rektum adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk Penyakit Kanker Rektum saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

 

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk Penyakit Kanker Rektum

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

 
Manfaat S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

Tiap botol S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12. Cara Sehat Untuk Mengobati Penyakit Kanker Rektum

Post Update :
Date : Friday, February 22, 2019 - Jumat, 22 Februari 2019