Resiko Mata Katarak Pada Penderita Diabetes Mellitus

Resiko Mata Katarak Pada Penderita Diabetes Mellitus

Resiko Mata Katarak Pada Penderita Diabetes Mellitus . Super Lutein MirtoPlus merupakan produk penyempurnaan dari Super Lutein generasi sebelumnya yang mempunyai khasiat 3x lipat dari fungsi Super Lutein. Dengan ditambahkan kandungan mirtogenol yaitu perpaduan dari ekstrak bilberry dari Mirtoselect dan Pycnogenol dari ekstrak batang pinus maritim Perancis mampu membantu penyembuhan berbagai gangguan penyakit pada mata dan  termasuk untuk Bantu penyembuhan  Mata Katarak.

Penglihatan adalah salah satu panca indra yang penting untuk meningkatkan sumber daya manusia yang merupakan sasaran utama pembangunan Bangsa dan Negara.

Diabetes Mellitus adalah salah satu dari penyebab kebutaan. Penderita DM mempunyai kemungkinan buta 25 kali lebih besar dibanding dengan penderita bukan DM. Kebutaan akibat DM dapat mengakibatkan kebutaan yang menetap dan kebutaan yang dapat dicegah maupun yang dapat disembuhkan penglihatannya. Kebutaan yang dapat disembuhkan penglihatannya adalah kebutaan akibat katarak.

Penderita DM dapat mengalami komplikasi pada mata mulai yang ringan hingga paling berat antara lain :

Kelainan Refraksi dan Kacamata. Kelainan ini merupakan komplikasi ringan yang hanya sementara menurunkan penglihatan dan dapat dibantu dengan merubah ukuran kacamata. Keluhan kabur disebabkan oleh lensa yang mencembung akibat perubahan kadar glukosa dalam darah. Jika kadar glukosa darah kembali normal maka penglihatan penderita akan menjadi terang. Oleh karena itu penderita akan sering ganti ukuran kacamata bila gula darah tidak stabil.

Infeksi Kelopak Mata. Kelainan lain yang tidak terlalu mengganggu penglihatan adalah infeksi kelopak mata yakni Blepharitis dan hordeolum. Blepharitis adalah infeksi pada tepi kelopak mata yang ditandai dengan keluhan gatal dan merah, yang dapat disembuhkan dengan pemberian tetes mata antibiotika. Hordeolum (timbil) ada infeksi pada kelenjar yang berada di kelopak mata, pengobatan yang diberikan adalah antibiotik topikal atau jika diperlukan dilakukan operasi.

Penglihatan Ganda (Diplopia). Penglihatan ganda ini disebabkan oleh lumpuhnya otot ekstraokuler bola mata. Diplopia akan sembuh jika diberikan obat-obatan neurotropik dan anti radang dan menormalkan kadar gula darah. Jika lebih dari 6 bulan belum sembuh, baru dipertimbangkan tindakan operasi sesuai dengan kelumpuhan otot ekstraokuler bola mata. Untuk menolong mengurangi keluhan melihat ganda dari penderita, sementara dapat dilakukan penutupan mata secara bergantian.

Kelainan Kornea. Kelainan pada kornea bisa berupa kekeruhan kornea dan edema endotel kornea yang dapat mengganggu penglihatan, hal ini sering dijumpai pada penderita Diabetes Mellitus biasanya terjadi pada saat dilakukan tindakan operasi katarak, trabekulektomi dan vitrektomi.

Glaukoma. Glaukoma adalah kelainan pada mata yang ditandai oleh kerusakan syaraf mata disertai kelainan lapang pandangan, biasanya ditandai dengan tekanan bola mata yang tinggi. Glaukoma sudut terbuka dan neovaskuler dapat ditemukan pada penderita Diabetes Mellitus. Pengobatan Glaukoma ada yang cukup diberikan obat-obatan ada juga yang perlu dilakukan operasi.

Kelainan Pupil. Kelainan pupil pada penderita DM biasanya dijumpai saat pemeriksaan retina, operasi katarak dan operasi vitrektomi, dimana pupil sulit melebar (midriasis) secara maksimal.

Kelainan papil Nervus Optikus. Papilopati diabetik adalah kelainan pada papilla nervus optikus yang berbentuk edema papil atau atropi papil, kelainan ini hanya dapat dilihat dengan bantuan alat khusus.

Kelainan pada Lensa. Kelainan ini terbagi 2 yaitu Pembengkakan Lensa dan Katarak (kekeruhan Lensa).

1. Pembengkakan Lensa disebabkan oleh menumpuknya kadar sorbitol (sugar alcohol) di dalam lensa, dengan proses osmose akan menarik air ke dalam lensa sehingga lensa akan bengkak. Lensa yang bengkak ini mengakibatkan perubahan anomali refraksi menjadi lebih miopia, sehingga penderita akan kabur dan ingin ganti kacamata. Bila kadar glukosa darah kembali normal, tidak terjadi penumpukan sorbitol di dalam lensa secara osmose air akan keluar dari lensa sehingga bentuk lensa akan normal, dan penglihatan penderita akan menjadi normal kembali. Kadar gula darah yang tidak stabil ini menyebabkan bentuk lensa berubah menjadi cembung dan normal kembali sehingga penderita sering berganti kacamata.

2. Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata yang biasanya sering dialami oleh penderita lanjut usia. Pada penderita DM yang tidak terkontrol, maka gejala penyakit ini bisa terjadi pada usia yang masih muda. DM banyak berhubungan dengan kelainan metabolik lensa. Katarak akibat DM sering terjadi pada orang yang masih muda dan umumnya bilateral/terjadi pada kedua matanya. Peningkatan kadar sorbitol dalam lensa yang sangat lama menyebabkan terjadinya kerusakan yang permanen pada serat dan protein lensa yang mengakibatkan kekeruhan pada lensa. Katarak pada penderita DM empat kali lebih banyak dibandingkan katarak pada penderita non DM. Pengobatan terhadap katarak sampai saat ini belum ditemukan obat tetes mata maupun obat sistemik yang dapat menyembuhkannya kecuali dengan cara operasi. Untuk dilakukan operasi, gula darah harus teregulasi dulu. Operasi tersebut biasa dilakukan dengan cara penanaman lensa intraokuler. Tindakan ini dapat memperbaiki ketajaman penglihatan, memudahkan pemeriksaan retina dan dapat dilakukan tindakan laser pada retinopati diabetik.

Kelainan pada Retina dan Vitreous (badan kaca). Kelainan ini sering mengakibatkan kebutaan yang permanen, dan hanya bisa dicegah serta dipertahankan supaya tidak buta. Seorang penderita DM selama 5-10 tahun hampir pasti mengalami retinopati diabetik dan kelainan vitreous. Retinopati diabetik adalah kelainan retina akibat DM yang bersifat irreversible dan merupakan kelainan mikroangiopati yang dapat dilihat secara langsung melalui pemeriksaan retina. Pemeriksaan dapat dikerjakan dengan pupil dalam keadaan lebar (midriasis) dengan alat oftalmoskop, Fundal Fluorescein Angiography (FFA) atau pemeriksaan Optic Computerized Tomography (OCT). Pada penderita DM dapat menyebabkan perubahan dinding pembuluh darah kecil akibat abnormalitas gula darah. Kerusakan pada pembuluh darah kecil dapat terjadi pada retinopati diabetik, terbagi menjadi 2 tipe yaitu : 1. Non Proliferatif Retinopati Diabetik (NPDR) dimulai dari kasus ringan, sedang dan berat dengan atau tanpa edema makula, NPDR merupakan fase awal dari penyakit tersebut dan lebih sering terjadi. NPDR yang ringan biasanya belum mengganggu penglihatan. Penurunan penglihatan bila terjadi edema dari pusat penglihatan (makula), keadaan ini disebut Diabetic Macular Edema (DME). 2. Proliferatif Retinopati Diabetik adalah fase lanjut dari penyakit ini. Fase ini terjadi bila sudah terdapat pembuluh darah baru pada retina ataupun optik disk. Bisa terjadi perdarahan vitreous (badan kaca) sehingga dapat menambah penurunan penglihatan atau Traction Retinal Detachment. Penanganan dari Retinopati diabetik disesuaikan dengan keadaan penyakitnya. Ada yang cukup dengan laser fotokoagulasi, ada juga yang harus dilakukan dengan operasi.

Katarak dan Retinopati Diabetik. Komplikasi DM yang sering dijumpai adalah katarak bersamaan dengan retinopati diabetik. Penanganannya tidak sama dengan katarak tanpa retionopati diabetik atau retinopati diabetik tanpa katarak. Penderita DM dengan retinopati diabetik bersamaan menderita katarak memerlukan pengobatan lebih sulit dan harus waspada memilih teknik operasi untuk pengobatan yang baik. Sebab penderita katarak dengan disertai retinopati diabetik, jika dilakukan operasi dapat membuat parah keadaan retinopati diabetik. Sebaliknya melakukan fotokoagulasi laser retina pada penderita katarak sangat sukar sebab laser adalah cahaya (sinar) yang sulit menembus katarak (lensa yang keruh). Penatalaksanaan yang baik pada penderita katarak dengan retinopati diabetik adalah melakukan fotokoagulasi laser sebelum operasi katarak. Jika tidak memungkinkan melakukan fotokoagulasi laser sebelum operasi, sebaiknya fotokoagulasi laser retina segera dilakukan atau dua minggu sesudah operasi katarak. Jika terlambat akan membuat parah keadaan retinopati diabetiknya.

Bila seseorang telah mengalami Diabetes Mellitus, yang harus diperhatikan adalah diet, olah raga, memonitor gula darah, tekanan darah dan kolesterol, serta memakai obat-obatan diabet secara teratur. Selain itu penderita juga disarankan memeriksakan matanya secara rutin.

Prinsip pencegahan lebih baik daripada mengobati menjadi gaya hidup terutama pada kelompok resiko tinggi. Apabila sudah terkena DM disarankan melakukan pemeriksaan awal ke dokter mata agar dapat diketahui kelainan sejak dini sebelum terjadi komplikasi yang lanjut.

Untuk  Pengobatan  Penyakit  Mata Katarak,  bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupu karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi Super Lutein MIRTO+.

Super Lutein MirtoPlus merupakan produk penyempurnaan dari Super Lutein generasi sebelumnya yang mempunyai khasiat 3x lipat dari fungsi Super Lutein. Dengan ditambahkan kandungan mirtogenol yaitu perpaduan dari ekstrak bilberry dari Mirtoselect dan Pycnogenol dari ekstrak batang pinus maritim Perancis. Fungsi Super Lutein MirtoPlus untuk mengatasi penyebab utama kebutaan termasuk degenerasi makula mata (AMD), katarak, retinopati dan glukoma dan juga untuk penyakit lainnya termasuk penyembuhan   Penyakit      Mata katarak karena diabetes

 

Nutrisi Herbal Untuk  Mata   Katarak

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk mengobati  Mata Katarak adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. MIRTO+ merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan serta ektrak batang pinus maritim prancis ini. MIRTO+ tidak hanya untuk   Penyakit Mata Katarak,  saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya terutama gangguan mata yang sudah berat.

Fungsi utama MIRTO+ adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

 

Apa Itu Super Lutein MirtoPLUS?

Super Lutein MirtoPlus merupakan produk penyempurnaan dari Super Lutein generasi sebelumnya yang mempunyai khasiat 3x lipat dari fungsi Super Lutein. Dengan ditambahkan kandungan mirtogenol yaitu perpaduan dari ekstrak bilberry dari Mirtoselect dan Pycnogenol dari ekstrak batang pinus maritim Perancis. Fungsi Super Lutein MirtoPlus untuk mengatasi penyebab utama kebutaan termasuk degenerasi makula mata (AMD), katarak, retinopati dan glukoma dan juga untuk penyakit lainnya termasuk penyembuhan  Mata Katarak

Super Lutein MIRTOPLUS Obat Herbal Untuk  Pengobatan  Penyakit  Mata Katarak

Kandungan SUPER LUTEIN MIRTOPLUS merupakan generasi berikutnya dari suplemen terlaris SUPER LUTEIN. Dirancang terutama untuk kesehatan mata oleh Naturally Plus, suplemen yang berfokus pada penyediaan manfaat kesehatan mata tambahan untuk mengatasi penyebab utama kebutaan termasuk degenerasi makula mata (AMD), katarak, retinopati dan glukoma dan penyakit lainnya termasuk   Mata Katarak

Disamping untuk meningkatkan manfaat untuk mata, SUPER LUTEIN MIRTOPLUS juga merupakan sumber antioksidan terbaik dengan perpaduan Karotenoid terbaik Super Lutein dan Mirtogenol. Khasiatnya 3 kali lebih unggul dari Super Lutein generasi sebelumnya.

SUPER LUTEIN MIRTOPLUS merupakan penyempurnaan dari fungsi Super Lutein, selain untuk meningkatkan fungsi di mata juga untuk penyembuhan berbagai penyakit baik penyakit berat maupun ringan. Fungsi utama memperbaiki metabolisme tubuh, pengoptimalan fungsi organ tubuh, mempercepat regenerasi sel rusak dan recovery.

Formulasi baru ini menambahkan Mirtogenol®, kombinasi khusus dan dari Pycnogenol® dan ekstrak bilberry Mirtoselect® standar yang sedang dalam proses untuk dipatenkan. Dalam studi klinis, Mirtogenol® telah menunjukkan khasiat dalam menurunkan tekanan intraokular (tekanan bola mata) tinggi, yang dapat menurunkan risiko perkembangan glaukoma. Juga telah terbukti efektif dalam meningkatkan aliran darah ke mata pada pasien dengan hipertensi okular.

Keterangan Tentang Super Lutein MirtoPlus

  • Fitur Produk, Makanan yang mengandung ekstrak bilberry (bilberry extract), French maritime pine bark extract, lutein dan zeaxanthin
  • Isi 55.2g (460mg × 120 kapsul)
  • Rekomendasi konsumsi harian: 4 kapsul
  •  Metode : 4 kapsul sehari, dengan air dingin atau hangat
  • Bahan Baku : Ikan Minyak dimurnikan (mengandung DHA), wheat germ oil, ekstrak vitamin E, bilberry ekstrak, ekstrak cassis, ekstrak kulit pohon pinus, gelatin, gliserin, lilin lebah ekstrak marigold, (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, karoten kelapa sawit, gardenia kuning , vitamin B1, B2, B6, dan B12
  • Metode Penyimpanan: Simpan di tempat yang sejuk jauh dari suhu tinggi, kelembaban tinggi, dan sinar matahari langsung.

 

Apa itu Mirtogenol ®?

Untuk mendukung produk kesehatan Anda untuk gaya hidup sehat, tanpa kenal lelah Naturally Plus berupaya  untuk menemukan, mengembangkan dan menggabungkan bahan-bahan yang bermanfaat dalam produk kami. Lutein dan AC-11 adalah bahan antioksidan utama dalam LUTE series dan seluruh bagian dari AURAGE series. Pada FESTA 2012 di bulan September, kami mengumumkan bahan antioksidan baru dengan peluncuran SUPER LUTEIN MIRTOPLUS-Mirtogenol ®.

Penambahan terbaru untuk Naturally Plus melalui seleksi yang seksama dengan ‘kualitas antioksidan, Mirtogenol ® adalah kombinasi dari dua bahan aktif gizi, Pycnogenol ® dan Mirtoselect ™. SUPER LUTEIN MIRTOPLUS menggabungkan Mirtogenol ® dengan formula karotenoid terbaik dalam SUPER LUTEIN.

Komponen-komponen Mirtogenol ®: Pycnogenol ® dan Mirtoselect ™

Mirtogenol ® adalah bahan antioksidan baru yang terbuat dari French maritime pine bark extract Pycnogenol® and standardised bilberry extract Mirtoselect™.. Mereka masing-masing pelopor, Penelitian Horphag dari Swiss dan Indena Italia, bersama-sama bersama-sama mengembangkan Mirtogenol® setelah penelitian yang berdedikasi dalam interaksi kedua bahan tersebut yaitu

Pycnogenol® (pic-noj-en-all) yang merupakan The power of French maritime pine bark extract dan Mirtoselect™ (mir-to-se-lect)  yang merupakan The power of bilberrymenjadi satu dalam Mirtogenol® (mir-toj-en-all)

Apa itu Pycnogenol® (pic-noj-en-all)   The power of French maritime pine bark extract picnoj

Kekuatan ekstrak batang pinus maritim Perancis

Pycnogenol ® merupakan bahan alami yang berasal dari tumbuhan, diekstrak dari kulit pohon pinus maritim Perancis yang 30-50 tahun. Ekstrak ini bernama Pycnogenol ® dan dipasarkan oleh Horphag Penelitian. Penelitian tentang Pycnogenol ® masih berlanjut hingga hari ini.

French maritime pine bark  ditandai dengan kulit, yang secara signifikan lebih tebal daripada pinus Jepang dan berfungsi untuk melindungi batang dari perbedaan suhu yang drastis dan sinar ultraviolet yang kuat.

Terkenal karena memiliki 170 kali kekuatan antioksidan vitamin E, dan 340 kali lipat dari vitamin C.

Berisi lebih dari 40 jenis flavonoid termasuk procyanidin, catechin, dan taxifolin.

Pycnogenol ® dapat membantu meringankan banyak masalah umum untuk perempuan. Teh kulit pohon pinus secara historis telah dikonsumsi di Eropa untuk kecantikan dan kesehatan.

Catatan menyebutkan bahwa selama eksplorasi Kanada, abad ke-16 Perancis Jacques Cartier explorer dan krunya kembali energi mereka dengan minum teh pribumi ‘dari kulit kayu pinus panggang.

Untuk mencegah kerusakan pada bahan tersebut, Pycnogenol ® diproduksi dalam waktu 24 jam dari panen kulit kayu, dengan proses ekstraksi dipatenkan berdasarkan GMP (standar untuk produksi dan kontrol kualitas).

  Mirtoselect™ (mir-to-se-lect) The power of bilberry bilberry Kekuatan bilberry

Mirtoselect ™ adalah ekstrak bilberry unik yang diproduksi oleh Indena Italia. Hal ini diperoleh hanya dari buah bilberry segar dipanen ketika mereka matang antara bulan Juli dan September.

Bilberry adalah spesies liar blueberry, hati-hati dipilih dari lebih dari 150 spesies blueberry. Ini adalah semak buah-bantalan dengan vitalitas yang kuat. Hal ini tahan terhadap sinar ultraviolet pada siang hari yang panjang di asli Eropa Utara.

Bilberry segar mengandung sekitar 4 kali antosianin dari blueberry. Antosianin adalah jenis polifenol.

Dengan penggabungan dari kedua bahan tersebut menjadi Mirtogenol ®, dan Mirtogenol ® tersebut ditambahan dalam komposisi karotenoid terbaik Super Lutein dalam produk baru Naturally Plus Yaitu  SUPER LUTEIN MIRTOPLUS (SUPER LUTEIN MIRTO+) Dengan dipadukan antara Super Lutein dan Mirtogenol ®, SUPER LUTEIN MIRTOPLUS tetap mempertahankan rumusan terbaik dari 6 karotenoid. Dengan kombinasi 2 bahan antioksidan, lutein dan Mirtogenol ® …

image-04

Lutein dan Mirtogenol ® keduanya antioksidan, tetapi memiliki karakteristik yang berbeda. Kombinasi yang larut dalam lemak lutein dan larut dalam air yaitu ® Mirtogenol di SUPER LUTEIN MIRTOPLUS menghasilkan sinergi yang meningkatkan kekuatan antioksidan mereka ke tingkat keseluruhan.

Karotenoid adalah pigmen senyawa yang berwarna cerah, seperti kuning, merah, dan oranye. Mereka dapat ditemukan dalam sayuran berwarna dan buah-buahan yang baik untuk kesehatan. Karotenoid tidak diproduksi dalam tubuh manusia dan karena itu harus dikonsumsi melalui sayuran, buah-buahan, dan suplemen. SUPER LUTEIN mengandung campuran yang seimbang dari 6 karotenoid-kombinasi emas. Kombinasi emas sepenuhnya diawetkan dalam SUPER LUTEIN MIRTOPLUS formula, yang juga telah menambahkan Mirtogenol ®, sebuah antioksidan yang terkenal.

Beta-karoten diakui sebagai memiliki klaim fungsi berikut nutrisi: · Membantu mempertahankan penglihatan pada malam hari dan membantu untuk menjaga kulit dan mukosa yang sehat.

KANDUNGAN SUPER LUTEIN MIRTOPLUS

Setelah kita tahu bahwa SUPER LUTEIN MIRTOPLUS merupakan kandungan Super Lutein yang telah disempurnakan dengan menambahkan Mirtogenol, dengan tetap mempertahankan kandungan Super Lutein sebelumnya yaitu sebagai berikut: Mengandung 6 Jenis karotenoid: Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di Super Lutein Mirtoplus termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA serta tambahan mirtogenolnya semakin menyempurnakan kandungan dalam Super Lutein MIRTOPLUS

Super Lutein Mirtoplus juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mataKatarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus / Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, penyakit mata yang berat lainnya, dsb.

 

 

Tiap botol Super Lutein MIRTO+ berisi 120 kapsul.

Komposisi:  Ikan Minyak dimurnikan (mengandung DHA), wheat germ oil, ekstrak vitamin E, bilberry ekstrak, ekstrak cassis, ekstrak kulit pohon pinus, gelatin, gliserin, lilin lebah ekstrak marigold, (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, karoten kelapa sawit, gardenia kuning , vitamin B1, B2, B6, dan B12. Resiko Mata Katarak Pada Penderita Diabetes Mellitus

Post Update :
Date : Sunday, October 21, 2018 - Minggu, 21 Oktober 2018