Suplemen Herbal Gangguan Retinopati Diabetes

retinopati_diabetikum

Suplemen Herbal Gangguan Retinopati Diabetes

Untuk  Gangguan Retinopati Diabetes,   bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupun karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA

S.LUTENA merupakan suplemen herbal  yang sangat bagus untuk nutrisi kesehatan dalam memperbaiki metabolisme tubuh sehingga fungsi organ tubuh bisa maksimal, super lutein juga sangat bagus untuk kesehatan secara total, termasuk memperbaiki masalah pada kesehatan fisik & Psikis. S.LUTENA ini sangat bagus untuk penyembuhan dan juga sebagai nutrisi penderita   Gangguan Retinopati Diabetes Kandungan 6 karatenoid antikanker dan 5 komponen penting sangat dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel akibat radikal bebas penyebab utama penyakit.

DIABETIC RETINOPATHY adalah sebuah kondisi komplikasi diabetes akibat rusaknya pembuluh darah pada jaringan sensitif mata bagian belakang (retina). Penyakit diabetes yang memengaruhi retina dapat berakibat hingga menyebabkan kebutaan.

Ketika terkena diabetes, tubuh tidak memanfaatkan gula (glukosa) dengan tepat. Jika kadar gula darah terlalu tinggi, maka lensa alami mata akan membengkak—sehingga pandangan menjadi kabur. Nantinya, jumlah gula yang terlalu banyak tersebut dapat merusak pembuluh darah kecil yang memberi nutrisi pada retina (capillary). Maka muncullah diabetic retinopathy.”

Kadar glukosa darah yang tinggi dalam jangka waktu yang lama dapat merusak banyak bagian anggota tubuh seperti jantung, pembuluh darah, mata, dan ginjal. Diabetic retinopathy (retinopathy diabetes) merupakan masalah mata yang paling sering terjadi pada penderita diabetes.

Kadar glukosa darah yang tinggi karena diabetes bisa melukai empat bagian mata, yaitu:

  • Retina, Retina adalah lapisan di belakang mata. Retina berfungsi menangkap cahaya yang masuk ke mata.
  • Vitreous, Vitreous adalah cairan seperti jelly yang mengisi bagian belakang mata.
  • Lensa, Lensa berada di bagian depan mata. Lensa berfungsi memfokuskan cahaya pada retina.
  • Saraf Optik, Saraf optik adalah saraf utama mata ke otak.

Kerusakan pada retina terjadi secara perlahan-lahan. Retina memiliki pembuluh darah kecil yang mudah rusak. Kadar glukosa darah yang tinggi dan tekanan darah tinggi dalam jangka waktu lama dapat merusak pembuluh darah kecil.

Pertama, pembuluh-pembuluh darah kecil membengkak dan melemah. Beberapa pembuluh darah kemudian menjadi tersumbat sehingga darah tidak bisa lagi melewatinya. Pada awalnya, mungkin tidak akan terjadi kehilangan penglihatan karena perubahan ini.

Agar terdeteksi seawal mungkin, penderita diabetes harus melakukan pemeriksaan dilatasi mata setahun sekali meskipun penglihatan mereka tampaknya baik-baik saja. Jika masalah retina ini bertambah buruk, pembuluh darah baru akan mulai terbentuk. Namun, pembuluh darah baru ini lemah, sehingga mudah pecah dan mengakibatkan darah bocor ke vitreous mata.

Darah yang bocor akan menghalangi cahaya yang masuk untuk dapat mencapai retina. Penderita yang mengalaminya mungkin hanya akan melihat titik-titik yang kabur tapi bisa jadi hampir gelap total. Kadang-kadang darah akan hilang dengan sendirinya. Tapi terkadang perlu dilakukan tindakan pembedahan untuk mengeluarkan darah tersebut.

Pembuluh darah yang bengkak dan lemah jika dibiarkan selama bertahun-tahun dapat membentuk jaringan parut dan menarik retina menjauh dari bagian belakang mata. Jika retina terlepas, maka akan terlihat bintik mengambang atau seperti lampu yang berkedip. Retina yang terlepas dapat menyebabkan kehilangan penglihatan atau kebutaan jika tidak segera ditangani.

Pertanda dan Gejala

Pada tahap awal, diabetic retinopathy tidak memiliki gejala atau hanya menyebabkan gangguan mata ringan. Namun lama-kelamaan, bisa berujung pada kebutaan. Diabetic retinopathy biasanya memengaruhi kedua mata.

Gejala diabetic retinopathy meliputi :

• Bintik-bintik mengambang pada penglihatan
• Penglihatan kabur atau tidak fokus
• Garis-garis gelap atau merah yang menghalangi penglihatan
• Sulit melihat pada malam hari
• Penglihatan hilang sama sekali / buta

Pemeriksaan / Screening untuk Diabetic Retinopathy

Sebagai bagian dari tes mata, dokter Anda akan melakukan foto terhadap retina yang disebut dengan fluorescein angiography. Pertama-tama, dokter akan memperbesar pupil lalu memfoto bagian dalam mata. Lalu cairan warna khusus akan disuntikkan ke dalam urat nadi di lengan. Foto-foto lain akan diambil seiring dengan cairan warna yang mengalir dan mulai bersirkulasi pada mata. Dokter akan menggunakan foto-foto tersebut untuk melihat pembuluh darah mana yang tertutup, rusak ataupun bocor.

Dokter biasanya juga akan meminta Anda menjalani tes optical coherence tomography (OCT). Tes ini menghasilkan gambar-gambar pemeriksaan silang terhadap retina yang dapat menunjukkan ketebalan retina dan untuk mengetahui apakah cairan tersebut telah bocor ke dalam jaringan retina.

Untuk mengendalikan diabetes dengan diet dan pengobatan untuk memperlambat atau mencegah pengembangan diabetic retinopathy atau komplikasi lainnya. Ada baiknya lakukan pemeriksaan mata setahun sekali.

Nutrisi Herbal Untuk Pengobatan Retinopathy Pada Penderita Diabetes

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk Pengobatan Retinopathy Pada Penderita Diabetes  adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk  pengobatan Retinopathy Pada Penderita Diabetes   saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

Berikut ini pengalaman dari penderita  Penyakit Mata Retinopati Diabetes yang telah membaik dan sembuh dengan konsumsi super lutein (S.Lutena) ini :

Berikut adalah Kesaksian Bpk. Fatur pada Acara Road Show Naturally Plus di Tambun – Bekasi, tgl. 5 Januari 2013.

Kakak Beliau yg di Lampung, akibat Diabetes, diharuskan menjalani operasi mata oleh dokter. Namun matanya normal kembali setelah konsumsi S LUTENA (SUPER LUTEIN) selama 2 minggu.

Sedangkan ibu mertua Beliau juga mengalami sakit ginjal yg menyebabkan kakinya bengkak-bengkak. Tetapi setelah konsumsi S LUTENA (SUPER LUTEIN) selama 1 minggu, kesehatannya sudah pulih kembali.

Berikut Pengalaman Seorang Penderita Diabetes, Setelah konsumsi S.LUTENA keluhannya berangsur membaik dan sembuh:

Manfaat S LUTENA Bagi Anak Autist, Sakit Punggung, Diabetes, Stroke

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk Pengobatan Retinopathy Pada Penderita Diabetes

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

 
 
Manfaat  S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

 

Manfaat  S.Lutena Untuk Kesehatan

Mata

  • Meningkatkan penglihatan
  • Memperbaiki rabun senja
  • Memperbaiki rabun jauh/dekat
  • Memperbaiki astigmatisme (silinder)
  • Memperbaiki matakatarak
  • Memperbaiki “floaters”
  • Meningkatkan mutasi Makula Lutea
  • Dapat menyembuhkan penglihatan orang buta

Kepala

  • Mengaktifkan pertumbuhan rambut seperti semula
  • Menghitamkan rambut
  • Menyembuhkan kepikunan
  • Meningkatkan kecerdasan
  • Mengurangi hiperaktif anak-anak

Ginjal

  • Memulihkan pembuangan air seni
  • Memulihkan inkontinensia
  • Memulihkan hematuria
  • Memulihkan albuminura
  • Mencegah Impotensi

Usus

  • Menghilangkan sembelit
  • Membantu penderita Kanker kolon
  • Mengeluarkan kotoran yang tersumbat
  • Menghentikan diare/sakit perut/mencret
  • Menyembuhkan kanker usus besar

Darah

  • Menormalkan tekanan d arah
  • Mengurangi kadar gula darah
  • Mengurangi sakit pundak dan leher
  • Menurunkan kolesterol
  • Memulihkan arteriosklerosis
  • Memulihkan kelumpuhan otak

Rahim

  • Mengobati nyeri haid
  • Membuat siklus haid menjadi teratur
  • Menyingkirkan kista rahim
  • Menjadikan aliran haid lebih bersih
  • Meningkatkan cairan ketuban
  • Membantu penderita kanker pangkal rahim

Kulit

  • Menghilangkan bintik-bintik
  • Membersihkan kulit hingga terlihat bersih
  • Menjadikan kulit menjadi kencang
  • Menghaluskan tumit
  • Menghilangkan kapalan kaki
  • Menghilangkan rasa kulit sensitive
  • Menghilangkan infeksi jamur kronis
  • Mengencangkan payudara

Hati

  • Memperbaiki hepatitis
  • Memulihkan kanker hati
  • Tidak mudah letih,
  • memperbaiki siklus tidur

Tiap botol  S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12.  Suplemen Herbal Gangguan Retinopati Diabetes

Post Update :
Date : Thursday, June 21, 2018 - Kamis, 21 Juni 2018