Super Lutein Nutrisi Herbal Kanker Leher Rahim

Super Lutein Nutrisi Herbal Kanker Leher Rahim

Super Lutein Nutrisi Herbal Kanker Leher Rahim .  Super Lutein nutrisi herbal untuk menjaga kesehatan tubuh secara total dan juga untuk membantu mencegah dan mengobati berbagai penyakit.  Super Lutein sangat bagus untuk membantu Penyembuhan Delirium  Bahkan konsumsi secara teratur bisa memperbaiki kesehatan tubuh secara total.

Kanker Leher Rahim (Serviks) adalah kanker yang menyerang bagian serviks (mulut/leher rahim). Kanker atau karsinoma sendiri merupakan istilah medis yang biasanya digunakan untuk menyebut suatu massa/tumor/ benjolan yang memiliki sifat ganas.

Massa/tumor ini merupakan penyakit pertumbuhan sel dalam tubuh dimana bentuknya, sifat dan juga kinetikanya berbeda dengan sel normal tubuh lainnya. Pertumbuhan sel kanker umumnya sangat liar, terlepas dari kendali pertumbuhan sel normal.

 

PENYEBAB

Kanker serviks terjadi jika sel-sel serviks menjadi abnormal dan membelah secara tak terkendali. Jika sel serviks terus membelah maka akan terbentuk suatu massa jaringan yang disebut tumor yang bisa bersifat jinak atau ganas. Jika tumor tersebut ganas, maka keadaannya disebut kanker serviks.

Human papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab dari kanker serviks. Sedangkan penyebab banyak kematian pada kaum wanita adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui hubungan seksual/cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik. Virus ini juga merupakan penyebab kutil genitalia.

Ada beberapa faktor resiko yang berpengaruh terhadap terjadinya kanker serviks:

  • Merokok.
  • Hubungan seksual pertama dilakukan pada usia dini
  • Berganti-ganti pasangan seksual
  • Suami/pasangan seksualnya melakukan hubungan seksual pertama pada usia di bawah 18 tahun, berganti-ganti pasangan dan pernah menikah dengan wanita yang menderita kanker serviks
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh, misalnya pada AIDS
  • Pemakaian pil KB dapat meningkatkan risiko kanker serviks, terutama pada wanita yang telah menggunakan pil KB selama lebih dari 5 tahun
  • Paparan DES (dietilstilbestrol). Wanita yang ibunya saat hamil menggunakan obat DES untuk mencegah keguguran (banyak digunakan pada tahun 1940-1970) memiliki peningkatan risiko untuk terjadinya kanker serviks.
  • Infeksi herpes genitalis atau infeksi klamidia menahun

 

Penyebaran Kanker Serviks

Kanker serviks dapat menyebar ke berbagai organ tubuh lainnya. Penyebaran ini terjadi melalui jalur limfogen (melalui getah bening). Sel-sel kanker ini akan masuk ke getah bening dan selanjutnya akan ikut peredaran dari getah bening ini. Penyebaran ke area sekitar juga bisa terjadi seperti ke uterus (rahim), pelvis (panggul) atau vesika urinaria (kandung kemih).

Penyebaran kanker ke tempat yang jauh (dalam istilah medis disebut metastasis) dapat mengenai organ seperti paru-paru, hati, ginjal, tulang dan otak.

Dari penyebaran inilah dapat diketahui stadium dari kanker apakah stadium dini (stadium Ia, Ib, IIa) atau stadium lanjut (IIb, III, dan IV). Semakin tinggi stadium, semakin kecil pula angka kesembuhannya. Stadium IV disebut juga sebagia stadium terminal/akhir dimana sudah terjadi penyebaran ke organorgan jauh dan harapan hidup sekitar <10%.

 

GEJALA

Perubahan prekanker pada serviks biasanya tidak menimbulkan gejala dan perubahan ini tidak terdeteksi kecuali jika wanita tersebut menjalani pemeriksaan panggul dan Pap smear.

Kanker serviks stadium awal juga bisa tidak bergejala, tetapi dapat juga menyebabkan perdarahan yang abnormal dari vagina, seringkali setelah berhubungan seksual. Ketika kanker telah menginvasi jaringan di sekitarnya, dapat timbul gejala-gejala :

  • Perdarahan vagina yang abnormal, adanya bercak-bercak darah atau perdarahan yang lebih hebat dapat terjadi diantara periode menstruasi
  • Menstruasi abnormal (lebih lama dan lebih banyak), tidak seperti biasanya Keluarnya sekret yang menetap, berbau busuk dan mengandung darah dari vagina

Jika kanker telah meluas, maka dapat menyebabkan timbulnya nyeri punggung bawah dan pembengkakan pada tungkai. Saluran kemih dapat tersumbat, dan tanpa terapi dapat mengakibatkan terjadinya gagal ginjal dan kematian.

Gejala dari kanker serviks stadium lanjut: – Nafsu makan berkurang, penurunan berat badan, kelelahan – Nyeri panggul, punggung atau tungkai – Dari vagina keluar air kemih atau tinja – Patah tulang DIAGNOSA Diagnosis didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Beberapa pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan antara lain :

  • Pap smear. Pemeriksaan pap smear rutin dapat mendeteksi kanker serviks sejak awal, bahkan sebelum timbul gejala. Setiap wanita yang telah aktif secara seksual sebaiknya menjalani Pap smear secara teratur yaitu 1 kali/tahun. Jika selama 3 kali berturut-turut menunjukkan hasil yang normal, pap smear bisa dilakukan 1 kali/2-3 tahun.
  • Biopsi, bisa dilakukan jika terdapat pertumbuhan atau luka pada serviks, atau jika Pap smear menunjukkan suatu abnormalitas atau kanker.
  • Jika terdiagnosa kanker serviks, maka perlu ditentukan ukuran dan lokasinya. Untuk membantu menentukan stadium kanker juga perlu dilihat apakah kanker telah menyebar atau tidak, untuk itu dapat dilakukan beberapa pemeriksan, seperti bone scan, CT scan, MRI, atau PET scan.

PENGOBATAN

  • Pemilihan pengobatan untuk kanker serviks tergantung kepada lokasi dan ukuran tumor, stadium penyakit, usia, keadaan umum penderita dan rencana penderita untuk hamil lagi. Penanganan yang bisa dilakukan antara lain :
  • Pembedahan, jika kanker terbatas pada lapisan leher rahim paling luar. Namun, karena kanker masih bisa tumbuh kembali, maka dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan ulang dan pap smear berkala. Jika penderita tidak memiliki rencana untuk hamil lagi, dianjurkan untuk menjalani tindakan pengangkatan rahim (histerektomi). Pada kanker yang invasif, maka bisa dilakukan pengangkatan struktur lain di sekitarnya.
  • Terapi penyinaran, bisa dilakukan untuk mengatasi kanker invasif yang masih terbatas di daerah panggul. Terapi ini menggunakan sinar energi tinggi untuk merusak sel-sel kanker dan menghentikan pertumbuhannya.
  • Kemoterapi, bisa dilakukan jika kanker telah menyebar ke luar panggul. Kemoterapi diberikan dalam suatu siklus, artinya suatu periode pengobatan diselingi dengan periode pemulihan, lalu dilakukan pengobatan, diselingi denga pemulihan, begitu seterusnya.

  Efek Samping Pengobatan

Selain membunuh sel-sel kanker, pengobatan juga bisa menyebabkan kerusakan pada sel-sel yang sehat sehingga seringkali menimbulkan efek samping yang tidak menyenangkan. Efek samping dari pengobatan kanker sangat tergantung pada jenis dan luasnya pengobatan, serta reaksi dari setiap penderita.

Beberapa hari setelah menjalani histerektomi, penderita bisa mengalami nyeri di perut bagian bawah. Penderita juga mungkin akan mengalami kesulitan dalam berkemih dan buang air besar. Untuk membantu pembuangan air kemih bisa dipasang kateter. Beberapa saat setelah pembedahan, aktivitas penderita harus dibatasi agar penyembuhan berjalan lancar. Aktivitas normal (termasuk hubungan seksual) biasanya bisa kembali dilakukan dalam waktu 4-8 minggu. Setelah menjalani histerektomi, penderita tidak akan mengalami menstruasi lagi. Histerektomi biasanya tidak mempengaruhi gairah seksual dan kemampuan untuk melakukan hubungan seksual. Tetapi banyak penderita yang mengalami gangguan emosional setelah histerektomi. Pandangan penderita terhadap seksualitasnya bisa berubah dan penderita merasakan kehilangan karena dia tidak dapat hamil lagi.

Selama menjalani radio terapi, penderita mudah mengalami kelelahan yang luar biasa, terutama seminggu sesudahnya. Istirahat yang cukup merupakan hal yang penting, tetapi dokter biasanya menganjurkan agar penderita sebisa mungkin tetap aktif. Pada radiasi eksternal, sering terjadi kerontokan rambut di daerah yang disinari dan kulit menjadi merah, kering serta gatal-gatal. Mungkin kulit akan menjadi lebih gelap. Daerah yang disinari sebaiknya mendapatkan udara yang cukup, tetapi harus terlindung dari sinar matahari dan penderita sebaiknya tidak menggunakan pakaian yang bisa mengiritasi daerah yang disinari.

Biasanya, selama menjalani radio terapi penderita tidak boleh melakukan hubungan seksual. Kadang setelah radiasi internal, vagina menjadi lebh sempit dan kurang lentur, sehingga bisa menyebabkan nyeri ketika melakukan hubungan seksual. Untuk mengatasi hal ini, penderita diajari untuk menggunakan dilator dan pelumas dengan bahan dasar air. Pada radioterapi juga bisa timbul diare dan sering berkemih.

Efek samping kemoterapi sangat tergantung pada jenis dan dosis obat yang digunakan. Selain itu, efek samping pada setiap penderita berlainan. Biasanya obat anti-kanker akan mempengaruhi sel-sel yang membelah dengan cepat, termasuk sel darah (yang berfungsi melawan infeksi, membantu pembekuan darah atau mengangkut oksigen ke seluruh tubuh). Jika sel darah terkena pengaruh obat anti-kanker, penderita akan lebih mudah mengalami infeksi, mudah memar dan mengalami perdarahan serta kekurangan tenaga. Sel-sel pada akar rambut dan sel-sel yang melapisi saluran pencernaan juga membelah dengan cepat. Jika sel-sel tersebut terpengaruh oleh kemoterapi, penderita akan mengalami kerontokan rambut, nafsu makannya berkurang, mual, muntah atau luka terbuka di mulut.

Terapi biologis bisa menyebabkan gejala yang menyerupai flu, yaitu menggigil, demam, nyeri otot, lemah, nafsu makan berkurang, mual, muntah dan diare. Kadang timbul ruam, selain itu penderita juga bisa mudah memar dan mengalami perdarahan.

PENCEGAHAN Ada 2 cara untuk mencegah kanker serviks:

  • Mencegah terjadinya infeksi HPV
  • Melakukan pemeriksaan Pap smear secara teratur

Pap smear (tes Papanicolau) adalah suatu pemeriksaan apusan leher rahim untuk dianalisa secara mikroskopis. 24 jam sebelum menjalani Pap smear, sebaiknya tidak melakukan pencucian atau pembilasan vagina, tidak melakukan hubungan seksual, tidak berendam dan tidak menggunakan tampon.

Anjuran untuk melakukan Pap smear secara teratur:

  • Setiap tahun untuk wanita yang berusia diatas 35 tahun
  • Setiap tahun untuk wanita yang berganti-ganti pasangan seksual atau pernah menderita infeksi HPV atau kutil kelamin
  • Setiap tahun untuk wanita yang memakai pil KB
  • Setiap 2-3 tahun untuk wanita yang berusia diatas 35 tahun jika 3 kali Pap smear berturut-turut menunjukkan hasil negatif atau untuk wanita yang telah menjalani histerektomi bukan karena kanker
  • Sesering mungkin jika hasil Pap smear menunjukkan abnormal
  • Sesering mungkin setelah penilaian dan pengobatan prekanker maupun kanker serviks.

Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi HPV / kanker serviks sebaiknya:

  • Anak perempuan yang berusia dibawah 18 tahun tidak melakukan hubungan seksual.
  • Melakukan vaksinasi HPV bagi yang belum pernah melakukan kontak secara seksual
  • Jangan melakukan hubungan seksual dengan penderita kutil kelamin atau gunakan kondom untuk mencegah penularan kutil kelamin
  • Jangan berganti-ganti pasangan seksual
  • Berhenti Merokok

 

Pengobatan  Kanker Leher Rahim  Dengan Herbal

Hal utama yang perlu diperhatikan untuk Pengobatan  Kanker Leher Rahim adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami,  Super Lutein merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan.  Super Lutein tidak hanya untuk membantu memperbaiki kerusakan sel seluruh organ tubuh dan bagus untuk Pengobatan  Kanker Leher Rahim  serta menjadikan tubuh tetap awet muda dan  juga mengoptimalkan fungsi dari seluruh organ tubuh agar maksimal

Fungsi utama  Super Lutein adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

 

Apa itu Super Lutein?

Super Lutein Nutrisi Herbal Bantu Pengobatan  Kanker Leher Rahim

 Super Lutein Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama  Super Lutein ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di SUPER LUTEIN termasuk lutein, zeaxanthin, a(alpa)-carotene, b(beta)-Carotene, Lycopene dan Crocetin.

Mengapa harus Super Lutein  ? Peranan Super Lutein   sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

 

Prinsip Pengobatan Dengan Super Lutein :

  1. Memperbaiki sistem metabolisme tubuh dengan detoksifikasi tubuh yaitu pengeluaran semua toksin dan racun yang mengendap dalam tubuh. Dalam proses detoksifikasi biasanya dikenal dengan istilah healing crisis (krisis healing) yaitu perasaan tidak nyaman dalam proses penyembuhan. Dalam tahap ini perlu dipahami bahwa tidak hanya bagian yang sakit saja yang akan mengalami detoksifikasi tapi seluruh organ tubuh. Makanya tidak mengherankan bila seseorang mengeluhan penyakit A tapi tidak hanya penyakit itu yang terasa healing crisis tapi seluruh tubuh juga mengalaminya. Healing crisis akan dirasakan lebih hebat bila seseorang mempunyai riwayat beberapa penyakit misalnya komplikasi diabetes. Contoh: Si A menderita katarak, tapi pada saat proses penyembuhan kataraknya tidak mengalami kemajuan yang diharapkan tetapi malahan dia merasakan sakit di daerah lain yaitu asam urat yang selama ini tidak pernah kambuh malah sakit sekali. Bila dia tidak menyadari hal itu pastilah dia akan marah karena dianggap itu adalah efek samping. Padahal itu adalah sebaliknya, super lutein mulai melakukan detoksifikasi pada bagian tubuh yang sebelumnya pernah menderita asam urat, asam urat tidak kambuh bukan berarti dia sudah terbebas dari asam urat tapi masih ada gejala yang kapan saja bisa muncul apalagi tanpa memperhatikan pantangan makanan yang tidak baik untuk asam urat. Setelah super lutein melakukan detoksifikasi di seluruh tubuh barulah super lutein mulai memaksimalkan fungsi-fungsi seluruh organ tubuh.
  2. Tahap Mengoptimalkan Fungsi seluruh organ tubuh, dalam tahap ini setelah tubuh terbebas dari semua toksin dan racun barulah super lutein mendorong untuk mengotimalkan seluruh organ tubuh, dan biasanya mulai ada perbaikan dari bagian tubuh yang sakit.
  3. Tahap regenerasi sel, dalam tahap ini super lutein mempercepat pergantian sel-sel yang rusak dengan sel-sel tubuh yang baru, dalam tahap ini semua improvisasi dan tahap penyembuhan mulai berlangsung.

Pengobatan dengan suplemen herbal super lutein perlu waktu bertahap dan pasti. Dosis yang dianjurkan untuk penyembuhan penyakit berat misalnya katarak, glaukoma, kanker dll adalah:

  1. Untuk 3 bulan pertama dosis 3 x 5 kapsul sehari
  2. Untuk bulan selanjutnya disesuaikan dengan hasil dari tahap pertama, dan sebaiknya digunakan sebagai suplemen harian untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan seluruh organ tubuh. Konsumsi dalam jangka panjang akan membuat tubuh menjadi lebih mudah dan yang terpenting tidak ada efek samping apa pun.

 

 Super Lutein  juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mataKatarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus / Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Manfaat Super Lutein Untuk Kesehatan

  • Mata

  1. Meningkatkan penglihatan
  2. Memperbaiki rabun senja
  3. Memperbaiki rabun jauh/dekat
  4. Memperbaiki astigmatisme (silinder)
  5. Memperbaiki matakatarak
  6. Memperbai ki “floaters”
  7. Meningkatkan mutasi Makula Lutea
  8. Dapat menyembuhkan penglihatan orang buta
  • Kepala

  1. Mengaktifkan pertumbuhan rambut seperti semula
  2. Menghitamkan ramdivlibut
  3. Menyembuhkan kepikunan
  4. Meningkatkan kecestrongrdasan
  5. Mengurangi hiperaktif anak-anak

 

  • Ginjal

  1. Memulihkan pembuangan air seni
  2. Memulihkan inkontinensia
  3. Memulihkan hematuria
  4. Memulihkan albuminura
  5. Mencegah Impotensi
  • Usus

  1. Menghilangkan sembelit
  2. Membantu pende rita Kanker kolon
  3. Mengeluarkan kotoran yang tersumbat
  4. Menghentikan diare/sakit perut/mencretdiv
  5. Menyembuhkan kanker usus besar
  • Darah

  1. Menormalkan tekanan darah
  2. Mengurangi kadar gula darah
  3. Mengurangi sakit pundak dan leher
  4. Menurunkan kolesterol
  5. Mstrongemulihkan arteriosklerosis
  6. Memulihkan kelumpuhan otak

 

  • Rahim
  1. Mengobati nyeri haid
  2. Membuat siklus haid menjadi teratur
  3. Menyingkirkan kista rahim
  4. Menjadikan aliran haid lebih bersih
  5. Meningkatkan cairan ketuban
  6. Membantu penderita kanker pangkal rahim

 

  • Kulit

  1. Menghilangkan bintik-bintik
  2. Membersihkan kulit hingga terlihat bersih
  3. Menjadikan kulit menjadi kencang
  4. Menghaluskan tumit
  5. Menghilangkan kapalan kaki
  6. Menghilangkan rasa kulit sensitive
  7. Menghilangkan infeksi jamur kronis
  8. Mengencangkan payudara
  • Hati

  1. Memperbaiki hepatitis
  2. Memulihkan kanker hati
  3. Tidak mudah letih,
  4. memperbaiki siklus tidur

 

Tiap botol Super Lutein  berisi 100 kapsul.

Komposisi : refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ekstrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax, ekstrak, vitamin E, ekstrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, dan B12. Super Lutein Nutrisi Herbal Kanker Leher Rahim

Post Update :
Date : Thursday, June 21, 2018 - Kamis, 21 Juni 2018