Mencegah Efek Negatif Sinar Biru Pada Anak

kacamata-ts-dalam

Mencegah Efek Negatif Sinar Biru Pada Anak

Untuk  Efek Negatif Sinar Biru Pada Anak,   bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupun karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA

KETERBATASAN pengetahuan orangtua terhadap bahaya sinar biru membuat anak-anak rentan mengalami gangguan mata. Bagaimana tidak, aktivitas  sehari-hari sang buah hati sangat dekat dengan sumber sinar biru, salah satunya dari layar televisi. Bukan perkara sulit menemui seorang anak yang tengah menonton tv. Karena  inilah aktivitas yang paling banyak dilakukan anak-anak saat ini. Tidak aneh  bila kalangan pendidik, sudah memberikan peringatan terhadap pengaruh buruk  terlalu banyak menonton tv terhadap perkembangan seorang anak.

Bukan hanya itu, perkembangan kesehatan mata anak pun ikut terancam.  Pancaran sinar dari layar televisi merupakan salah satu sumber sinar biru,  selain pancaran sinar matahari, lampu neon, dan komputer. Sinar yang  memiliki panjang gelombang cahaya 400-500 nm pada spektrum sinar yang masih  dapat diterima mata bisa menyebabkan kerusakan dan menimbulkan luka  fotokimia pada retina mata anak.

“Jika hal ini terus berkelanjutan bisa menyebabkan makula degeneratif yang  terjadi pada anak saat dewasa, Dalam jangka waktu pendek, dampak sinar biru dapat mengganggu kerja retina  sehingga menghambat proses pembelajaran melalui mata.

Sinar biru merupakan sinar proses pembelajaran melalui mata yang bersifat paling merusak dan dapat mencapai retina. Bayi dilahirkan dengan lensa yang  relatif jernih atau bening yang secara bertahap dan alami berubah menjadi  kuning sejalan dengan usia. Risiko terbesar kerusakan akibat sinar biru  yaitu

  • sekitar 70- 80 persen sinar biru dapat mencapai retina pada usia 0-2
  •  tahun dan 60-70 persen pada usia 2 hingga 10 tahun.
  • Adapun sinar biru yang  mencapai retina pada usia 60 hingga 90 tahun hanya mencapai 20 persen.

Untuk memberikan perlindungan terhadap bahaya sinar biru harus dilakukan sedini mungkin, salah satunya dengan asupan lutein. “Lutein dapat membantu  melindungi mata, terutama retina, dari kerusakan dengan cara menyaring sinar  biru dan juga berperan sebagai antioksidan dengan cara menetralisasikan  radikal-radikal bebas,” ungkap Rita S Sitorus.

Menurut dia, bagian luar fotoreseptor di dalam retina adalah bagian yang cenderung mudah terkena peroksidasi karena tingginya asam lemak. Bagian luar fotoresptor inilah yang tinggi akan lutein. Lutein berperan  sebagai antioksidan dan memberi perlindungan pada mata. Tubuh tidak dapat  mensintesakan lutein. Karena itu kebutuhan lutein harus disuplai dari luar  tubuh, salah satunya dari makanan seperti sayuran, buah, suplemen, dan  terutama ASI. Namun, bahan makanan yang mengandung lutein biasanya tidak  disukai, dan jarang dikonsumsi bayi dan balita. Hasil penelitian  menunjukkan, hanya sekitar 10 persen anak yang mengonsumsi sayuran dan  buah-buahan setiap hari.

Kecukupan lutein pada makanan dapat membantu menjamin perkembangan mata yang  sehat pada bayi dan anak. Mata merupakan salah satu indra penting bagi  proses belajar.

Fungsi penglihatan (visual) adalah  salah satu bagian dalam perkembangan kognitif.

Perkembangan visual adalah jendela dalam sistem kecerdasan dan menjadi  petunjuk penting bagi kebutuhan nutrisi otak. “Ada beberapa nutrisi penting  untuk menjaga kesehatan mata, yaitu Vitamin A, Zeaxanthin, dan Lutein. Zeaxanthin dan Lutein adalah jenis karotenoid alami yang dapat membantu melindungi mata  bayi dan batita yang masih peka dari bahaya sinar biru. Lutein terdapat pada  ASI dan juga sumber makanan lain, seperti sayuran hijau dan buah berwarna  kekuningan.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA-US)  menyetujui ketentuan dari pengakuan umum tentang keselamatan (GRAS) bagi  lutein dari Super Lutein produk andalan Naturally Plus. Perlu diketahui bahwa bukan hal yang mudah untuk mendapatkan pengakuan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA-US) ini.

Nutrisi Herbal Untuk Pengobatan Gangguan Pengelihatan Pada Anak

Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk Pengobatan Gangguan Pengelihatan Pada Anak adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk  pengobatan Gangguan Pengelihatan Pada Anak    saja tetapi  juga untuk memperbaiki gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Fungsi utama S.Lutena adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

Apa itu S.Lutena?

S.Lutena Nutrisi Herbal Untuk Pengobatan Gangguan Pengelihatan Pada Anak

S.LUTENA merupakan nutrisi kesehatan tubuh secara total yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan memperbaiki kerusakan sel tubuh secara menyeluruh. S.LUTENA ini bisa membantu mempercepat penyembuhan berbagai penyakit, pemakaian dalam waktu lama tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan bisa menjadikan tubuh kita kembali muda (antiaging). Kandungan antioksidan dari 6 karatenoid yang terdapat dalam s.lutena ini diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel baik karena aus maupun karena suatu penyakit tertentu.

 
 
Manfaat  S.Lutena Secara Umum adalah :
•Detoksifikasi
•Memperbaiki, Mengaktifkan dan Memperbaharui Sel Tubuh
•Pembersih Darah
•Antioksidan

 

Manfaat  S.Lutena Untuk Kesehatan

Mata

  • Meningkatkan penglihatan
  • Memperbaiki rabun senja
  • Memperbaiki rabun jauh/dekat
  • Memperbaiki astigmatisme (silinder)
  • Memperbaiki matakatarak
  • Memperbaiki “floaters”
  • Meningkatkan mutasi Makula Lutea
  • Dapat menyembuhkan penglihatan orang buta

Kepala

  • Mengaktifkan pertumbuhan rambut seperti semula
  • Menghitamkan rambut
  • Menyembuhkan kepikunan
  • Meningkatkan kecerdasan
  • Mengurangi hiperaktif anak-anak

Ginjal

  • Memulihkan pembuangan air seni
  • Memulihkan inkontinensia
  • Memulihkan hematuria
  • Memulihkan albuminura
  • Mencegah Impotensi

Usus

  • Menghilangkan sembelit
  • Membantu penderita Kanker kolon
  • Mengeluarkan kotoran yang tersumbat
  • Menghentikan diare/sakit perut/mencret
  • Menyembuhkan kanker usus besar

Darah

  • Menormalkan tekanan d arah
  • Mengurangi kadar gula darah
  • Mengurangi sakit pundak dan leher
  • Menurunkan kolesterol
  • Memulihkan arteriosklerosis
  • Memulihkan kelumpuhan otak

Rahim

  • Mengobati nyeri haid
  • Membuat siklus haid menjadi teratur
  • Menyingkirkan kista rahim
  • Menjadikan aliran haid lebih bersih
  • Meningkatkan cairan ketuban
  • Membantu penderita kanker pangkal rahim

Kulit

  • Menghilangkan bintik-bintik
  • Membersihkan kulit hingga terlihat bersih
  • Menjadikan kulit menjadi kencang
  • Menghaluskan tumit
  • Menghilangkan kapalan kaki
  • Menghilangkan rasa kulit sensitive
  • Menghilangkan infeksi jamur kronis
  • Mengencangkan payudara

Hati

  • Memperbaiki hepatitis
  • Memulihkan kanker hati
  • Tidak mudah letih,
  • memperbaiki siklus tidur

Tiap botol  S.Lutena berisi 100 kapsul.

Komposisi: refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ektrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax ektrak, vitamin E, ektrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, B12.  Mencegah Efek Negatif Sinar Biru Pada Anak

Post Update :
Date : Thursday, June 21, 2018 - Kamis, 21 Juni 2018