Daftar Makanan Pengenyah Lemak

Daftar Makanan Pengenyah Lemak

Daftar Makanan Pengenyah Lemak. Ingin makan enak sekaligus menurunkan berat badan? Kedengarannya seperti tidak masuk akal, memang. Tapi kenyataannya begitu, sepanjang yang kita makan adalah makanan-makanan yang berfungsi untuk mengenyahkan lemak berlebih dari tubuh. Berikut ini beberapa macam makanan yang enak di lidah dan berkhasiat memerangi lemak tubuh;

1. Buah Berry

Jenis buah-buahan kecil ini sering dijuluki permen alami karena rasanya yang sangat manis. Ternyata berry tidak hanya enak dimakan, tapi juga sangat menyehatkan. Riset yang dilakukan para pakar dari Arizona State University at Mesa menemukan, strawberry, raspberry dan buah-buahan lain yang tinggi vitamin C berkhasiat meningkatkan manfaat latihan fisik karena membakar lemak 30 persen lebih banyak. Jadi, jadikan buah berry sebagai pilihan makanan selingan sehat.

2. Kayu Manis

Tambahkan seperempat sendok the serbuk cinnamon (kayu manis) ke sereal sarapan di piring anda, maka anda akan menuai manfaatnya dalam menurunkan berat badan. Hasil penelitihan para pakar menunjukkan, kayu manis punya khasiat mencegah penumpukan lemak di dalam tubuh. Jadi, sediakan selalu serbuk kayu manis di rumah, untuk ditaburkan ke kopi favorit atau sereal sarapan anda. Atau beli saja oatmeal (sejenis bubuk gandum) yang diperkaya dengan apel, kismis dan kayumanis.

3. Almond

Salah satu kacang-kacangan jenis nut yang dikenal enak ini mengandung banyak alphalinolenic acid yang bisa mempercepat metabolism lemak tubuh. Faktanya, orang yang berdiet dengan makan 85 gram almond setiap hari berhasil mengurangi berat badan dan body mass indeks (BMI) mereka sebanyak 18 persen. Sedangkan pediet yang tidak makan almond hanya menghasilkan penurunan berat badan dan BMI sebanyak 11 persen. Demikian hasil sebuah studi yang diungkapkan di International Journal of Obesity belum lama ini. Jadi, cincanglah kacang almond (yang besarnya seukuran biji kemiri) untuk makanan selingan sepanjang hari. Tapi, batasi hingga 12 butir saja per sajian agar asupan kalori tetap terjaga.

4. Jeruk Orange

Jeruk (Orange) diketahui mengandung flavon, suatu senyawa yang berfungsi menghancurkan lemak. Sebuah studi ilmiah yang dilaporkan di journal The American Journal of Clinical Nutrition menemukan, perempuan yang banyak makan orange secara teratur selama 14 tahun terbukti mengalami tingkat pertambahan kadar lemak tubuh yang jauh lebih rendah ketimbang rekan-rekannya yang tidak atau hanya sedikit makan jeruk. Jadi, biasakan makan orange segar, atau boleh juga jus orange segar beserta pulp (sisa perasan yang mirip bubur)-nya untuk memperoleh manfaat terbaik dari buah ini.

5. Keju Swiss

Keju dikenal sebagai makanan lezat yang kaya akan kandungan kalsium. Makanan seperti itu berfungsi mengurangi enzim-enzim penghasil lemak dan meningkatkan penghancuran lemak. Dan keju Swiss mengandung kalsium lebih banyak ketimbang jenis-jenis keju yang lain. Jadi, jangan lupa masukkan keju Swiss (terutama varitas yang kadar lemaknya rendah, seperti Sargento) ke dalam sandwich anda. Atau olesi crackers tinggi serat anda dengan sargento.

6. Mustard

Makanan yang mirip selai ini bukan sekadar penambah lezatnya kue. Sebuah studi ilmia yang dilaporkan di jurnal Endocrinologi menemukan bahwa mustard di duga kuat punya manfaat besar untuk menurunkan berat badan. Pasalnya, Mustad mengandung turmeric, sejenis rempah-rempah yang berkhasiat memperlambat pertumbuhan jaringan lemak tubuh. Jadi, ketimbang mayonaise,bubuhkan mustard kedalam roti sandwich atau salat tuna anda.

7. Ketela manis

Makanan yang dikenal sebagai sweet potato ini sangat tinggi kandungan seratnya sehingga sangat tepat untuk menstabilkan kadar insulin. Dengan stabilnya kadar insulin, berarti berkurang pulalah kesempatan lemak menumpuk dalam tubuh. Riset menemukan bahwa kadar lemak yang menumpuk di pinggul lebih rendah pada wanita yang banyak makan ketela, dibandingkan rekan-rekannya yang jarang atau tidak pernah makan ketela. Daftar Makanan Pengenyah Lemak

Post Update :
Date : Friday, February 22, 2019 - Jumat, 22 Februari 2019