Penyakit Mata Karena Diabetes Melitus

 
Penyakit Mata Karena Diabetes Melitus. Penyakit diabetes (kencing manis) bisa menyebabkan berbagai gangguan mata yang serius, diantaranya katarak, glaukoma, retinopati dan mata rabun yang sangat parah. Oleh karena itu, apabila Anda menderita diabetes, selain kami memberikan obat herbal untuk mengatasi masalah mata Anda, (apabila diperlukan) kami juga memberi obat herbal untuk mengatasi diabetes.
 
Gangguan penglihatan karena diabetes biasanya menyebabkan lensa mata keruh, kekentalan cairan bola mata yang berubah-ubah dimana penderita mengalami perubahan ukuran yang cukup drastis dalam tempo atau waktu yang cukup cepat. Misalkan hari ini diketahui ukuran refraksinya -2 mengalami diabetes sampai tingkat 200 maka dalam tempo 3 hari ketika tingkat gula darahnya turun sampai level 150 biasanya ukuran refraksi akan drastis berubah secara tidak menentu, misalkan menjadi +1 atau -0,5.
 
Kami sarankan bagi Anda yang memiliki masalah mata dan menderita diabetes, janganlah membeli sepasang kacamata baru bila pandangan Anda menjadi kabur secara tiba-tiba. Mengapa begitu? Karena sesungguhnya kaburnya mata Anda adalah tanda bahwa kadar gula darah Anda sedang tinggi. Gula darah tinggi pada diabetes menyebabkan lensa mata membengkak, sehingga penglihatan menjadi kabur.
 
Daripada membeli kacamata, sebaiknya Anda memeriksakan kadar gula darah Anda dan usahakan agar kadar gula Anda stabil. Silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai kondisi kesehatan Anda.
Penglihatan kabur juga merupakan gejala awal dari masalah mata yang lebih besar ketimbang diabetes itu sendiri. Tiga masalah mata besar yang sering terjadi pada penderita diabetes adalah katarak, glaukoma, dan retinopati diabetik.

 Retinopati diabetik

Retinopati diabetik merupakan salah satu komplikasi serius diabetes, berupa kerusakan pembuluh darah kapiler pada jaringan yang berfungsi sebagai sensor cahaya (retina).

Perjalanan Penyakit

Pada penderita diabetes, terjadi peningkatan kadar gula darah di atas nilai normal. Jika keadaan ini berlangsung lama, maka akan timbul berbagai komplikasi. Salah satunya adalah gangguan pembuluh darah kapiler pada retina mata.
Gangguan tersebut berupa melemahnya dinding pembuluh kapiler. Selanjutnya, dinding pembuluh akan menggembung membentuk suatu struktur yang disebut mikroaneurisma. Lama kelamaan, pembentukan mikroaneurisma akan diiringi dengan penyumbatan pada pembuluh kapiler.
Penyumbatan kapiler akan merangsang tubuh untuk membuat pembuluh darah baru, tujuannya agar kebutuhan nutrisi retina tetap dapat terpenuhi. Sayangnya, pembuluh baru ini sangat rapuh. Saat pembuluh pecah, maka akan terjadi perdarahan yang dapat menimbulkan kekaburan penglihatan, bahkan kebutaan.

Gejala

Pada tahap awal, retinopati diabetik umumnya tidak menimbulkan gejala berarti. Kalaupun ada, biasanya hanya gejala ringan. Tetapi, jika gula darah terus menerus tidak terkontrol dan tindakan pencegahan tidak dilakukan, maka pada akhirnya akan timbul berbagai gejala seperti :
  • Bintik mengambang (floater) pada lapangan pandang.
  • Titik gelap pada bagian tengah lapangan pandang.
  • Kesulitan melihat di malam hari.
  • Penglihatan kabur, atau bahkan kebutaan.

Pengobatan

Hal pertama dan penting untuk pengobatan adalah mengontrol kadar gula darah sehingga tetap berada dalam rentang nilai normal. Dengan demikian, keparahan penyakit dapat dihindari. Selain kami anjurkan pasien untuk terus menjaga diet makanan, kami sarankan pasien untuk mengkonsumsi kapsul herbal untuk mengatasi penyakit diabetesnya. Kita semua tahu bahwa diabetes memang tidak bisa disembuhkan secara total, tapi penyakit ini bisa ditekan efek sampingnya atau dijaga supaya tidak semakin parah dan penderita bisa hidup dengan cukup sehat.
Pada retinopati yang mengalami perdarahan dapat dilakukan focal laser treatment untuk menghentikannya. Selain itu, terapi laser lain seperti scatter laser treatment dapat membantu mengecilkan pembuluh darah yang baru terbentuk.

Jika perdarahan banyak, dapat dilakukan operasi untuk membuang darah tersebut. Tindakan ini disebut vitrektomi.

Pencegahan

Untuk mencegah timbulnya atau memberatnya retinopati diabetik, beberapa langkah dapat ditempuh, antara lain :

  • Menerapkan gaya hidup sehat yaitu dengan makan makanan yang dianjurkan bagi penderita diabetes, berolahraga teratur, tidak merokok, hindari stress, dll.
  • Mengecek kadar gula darah secara rutin untuk mengontrol kadar gula.
  • Memeriksakan mata secara teratur setiap tahun. Manfaatnya adalah mengetahui perkembangan retinopati diabetik. Dengan demikian dapat dilakukan antisipasi agar penyakit ini tidak semakin parah. Pada tahap dini, retinopati diabetik relatif lebih mudah dikendalikan.
Waspadai penyakit mata yang disebabkan diabetes bisa menyebabkan kebutaan. Penyakit Mata Karena Diabetes Melitus
Post Update :
Date : Saturday, February 23, 2019 - Sabtu, 23 Februari 2019