Obat Herbal Alternatif Mata Hipermetropia

 

Obat Herbal Alternatif Mata Hipermetropia

Obat Herbal Alternatif Mata Hipermetropia. S.Lutena/Super Lutein nutrisi herbal untuk menjaga kesehatan tubuh secara total dan juga untuk membantu mencegah dan mengobati berbagai penyakit. S.Lutena/Super Lutein sangat bagus untuk Pengobatan Mata Hipermetropia. Bahkan konsumsi secara teratur bisa memperbaiki kesehatan tubuh secara total.

Hipermetrop merupakan keadaan dimana kekuatan pembiasan sinar pada mata tidak cukup kuat untuk memfokuskan sinar pada bintik kuning (macula lutea), sehingga mata menfokuskan sinar di belakang retina. Hipermetropia merupakan kelainan refraksi dimana dalam keadaan mata istirahat semua sinar sejajar yang datang dari benda-benda pada jarak tak terhingga dibiaskan dibelakang retina, dan sinar-sinar divergen yang datang dari benda-benda yang jaraknya dekat dibiaskan lebih jauh lagi di belakang retina.

Penyebab utama hipermetropia adalah panjangnya bola mata yang lebih pendek. Akibat bola mata yang lebih pendek, bayangan benda akan difokuskan di belakang retina atau selaput jala.

Berdasarkan penyebabnya, hipermetrop dibedakan atas 3 jenis, yaitu:

  1. Hipermetropia sumbu atau hipermetropia aksial merupakan kelainan refraksi akibat bola mata pendek atau sumbu anteroposterior yang pendek.
  2. Hipermetropia kurvatur, dimana kelengkungan kornea atau lensa kurang sehingga bayangan difokuskan di belakang retina.
  3. Hipermetropia indeks refraktif, dimana terdapat indeks bias yang kurang pada sistem optic mata, misalnya pada usia lanjut lensa mempunyai indeks refraksi yang berkurang.

 

Bentuk hipermetropia

Hipermetropia dikenal dalam bentuk :

  1. Hipermetropia manifes ialah hipermetropia yang dapat dikoreksi dengan kacamata positif maksimal yang memberikan tajam penglihatan normal. Hipermetropia ini tediri atas hipermetropia absolut ditambah dengan hipermetropia fakultatif. Bila dilakukan pemeriksaan mata pada seorang hipermetropia dan dapat melihat jelas (visus 6/6) dengan ? +3,00 akan tetapi dapat menjadi lebih jelas dengan ? +3,50 maka dikatakan hipermetropia manifesnya adalah ? +3,50
  2. Hipermetropia absolut, dimana kelainan refraksi tidak dapat diimbangi dengan akomodasi dan memerlukan kacamata positif untuk melihat jauh. Pada contoh di atas hipermetropia absolutnya bernilai ? +3,00.
  3. Hipermetropia fakultatif, dimana kelainan hipermetropia dapat diimbangi dengan akomodasi ataupun dengan kacamata positif. Pasien yang hanya mempunyai hipermetropia fakultatif akan melihat normal tanpa kacamata. Bila diberikan kacamata positif yang memberikan penglihatan normal maka otot akomodasinya akan beristirahat. Pada contoh di atas maka hipermetropia fakultatifnya adalah ? +3,50 dikurang ? +3,00 atau 0,50.
  4. Hipermetropia laten, di mana kelainan hipermetropia tanpa siklopegi (atau dengan obat yang melemahkan akomodasi) diimbangi seluruhnya dengan akomodasi. Hipermetropia laten hanya dapat diukur bila diberikan siklopegia. Hipermetropia laten merupakan selisih antara hipermetropia total dan manifes yang menunjukkan kekuatan tonus dari mm.siliaris. Makin muda makin besar komponen hipermetropia laten seseorang, makin tua seseorang akan terjadi kelemahan akomodasi sehingga hipermetropia laten menjadi hipermetropia fakultatif dan kemudian akan menjadi hipermetropia absolut. Hipermetropia laten sehari-hari diatasi pasien dengan akomodasi terus-menerus, terutama bila pasien masih muda dan daya akomodasinya masih kuat
  5. Hipermetropia total ialah hipermetropia yang ukurannya didapat sesudah diberikan siklopegia. Hasil pengukuran lensa sesudah diberikan siklopegia (hipermetropia total) lebih besar daripada hipermetropia manifes.

Gejala dan tanda hipermetropia

Pada hipermetropia, untuk melihat benda yang terletak pada jarak jauh sampai tak terhingga (6m atau lebih) dengan baik, mata penderita harus berakomodasi supaya bayangan benda yang difokuskan di belakang retina dapat dipindahkan tepat di retina. Untuk melihat benda yang lebih dekat dengan jelas, akomodasi lebih banyak dibutuhkan, karena bayangannya jatuh lebih jauh lagi di belakang retina. Dengan demikian untuk mendapatkan ketajaman penglihatan sebaik-baiknya penderita hipermetropia harus selalu berakomodasi, baik untuk penglihatan jauh, apalagi untuk penglihatan dekat.

Penderita hipermetropia sukar untuk melihat dekat dan tidak sukar melihat jauh. Penglihatan jauh dapat terganggu bila hipermetropianya tinggi melebihi daya akomodasi, jadi merupakan hipermetropia manifes absolut. Dengan bertambahnya usia maka kemampuan mata berakomodasi untuk mengatasi hipermetropia ringan berkurang. Pasien hipermetropia hingga ? + 2,00 D dengan usia 20 tahun masih dapat melihat jauh dan dekat tanpa kaca mata dengan tidak mendapatkan kesukaran. Tidak demikian bila sudah berumur 60 tahun.

Pada penderita hipermetropia, dirasakan sakit kepala terutama di daerah dahi atau frontal, rasa silau, dan kadang rasa juling atau melihat ganda. Pasien hipermetropia akan mengeluh matanya lelah, panas, mengantuk dan sakit karena terus-menerus harus berakomodasi untuk melihat atau memfokuskan bayangan yang terletak di belakang retina agar terletak di daerah macula lutea. Keadaan ini disebut astenopia akomodatif. Akibat terus-menerus berakomodasi, maka bola mata bersama-sama melakukan konvergensi dan mata akan sering terlihat mempunyai kedudukan esotropia atau juling kearah dalam(nasal).

Pasien muda dengan hipermetropia tidak akan memberikan keluhan karena matanya masih mampu melakukan akomodasi kuat untuk melihat benda dengan jelas. Pada pasien yang banyak membaca atau mempergunakan matanya, terutama pada usia yang lanjut akan memberikan keluhan kelelahan setelah membaca. Selain itu sering terasa sakit kepala, mata terasa pedas, dan tertekan. Pada usia lanjut seluruh titik focus akan berada di belakang retina karena berkurangnya daya akomodasi mata dan penglihatan akan berkurang.

Pada hipermetropia terjadi akomodasi terus-menerus sehingga timbul hipertrofi otot siliaris, yang disertai terdorongnya iris ke depan, sehingga bilik mata depan menjadi dangkal. Karena selalu berakomodasi, pupil menjadi miosis.

Penyulit pada hipermetropia

Mata dengan hipermetropia sering akan memperlihatkan ambliopia akibat mata tanpa akomodasi tidak pernah melihat obyek dengan baik dan jelas. Bila terdapat perbedaan kekuatan hipermetropia antara kedua mata maka akan terjadi ambliopia pada salah satu mata. Mata ambliopia sering menggulir kearah temporal. Penyulit lain adalah esotropia dan glaucoma. Esotropia atau juling ke dalam terjadi akibat pasien selamanya menggunakan akomodasi. Glaucoma sekunder terjadi akibat hipertrofi otot siliar pada badan siliar yang akan mempersempit sudut bilik mata.

Koreksi mata

Untuk memperbaiki kelainan refraksi adalah dengan mengubah sistem pembiasan dalam mata. Pada hipermetropia diperlukan lensa cembung atau konveks untuk mematahkan sinar lebih kuat ke dalam lensa. Pengobatan hipermetropia adalah diberikan koreksi hipermetropia manifes dimana tanpa siklopegia didapatkan ukuran lensa positif maksimal yang memberiakn tajam penglihatan normal.

Pasien dengan hipermetropia sebaiknya diberikan kaca mata sferis positif terkuat atau lensa positif terbesar yang masih memberikan tajam penglihatan maksimal. Bila pasien datang dengan + 3,00 D ataupun dengan + 3,25 D dan memberikan ketajaman penglihatan normal, maka diberikan kacamata + 3,25 D. Hal ini untuk memberikan istirahat pada mata akibat hipermetropia fakultatifnya diistirahatkan dengan lensa positif.

Pada pasien di mana akomodasi masih sangat kuat atau pada anak-anak, maka sebaiknya dilakukan dengan memberikan siklopegik atau melumpuhkan otot akomodasi. Dengan melumpuhkan otot akomodasi, maka pasien akan mendapatkan koreksi kacamatanya dengan mata yang istirahat.

Pada pasien hipermetropia aksial memerlukan kekuatan lensa yang lebih tinggi untuk menggeser sinar ke macula lutea dibanding dengan hipermetropia lain.

Pada setiap kekuatan lensa +1 dioptri akan terjadi pembesaran benda yang dilihat sebesar 2%. Penderita yang memakai kacamata positif akan terlihat seolah-olah matanya menjadi besar. Dengan kacamata positif tebal akan terjadi kesukaran melihat seperti gangguan penglihatan tepi dan aberasi sferis.

Lensa kontak dapat mengurangi masalah dalam hal koreksi visus penderita hipermetropia akan tetapi perlu diperhatikan kebersihan dan ketelitian pemakaiannya. Selain itu, perlu diperhatikan juga masalah lama pemakaian, infeksi, dan alergi terhadap bahan yang dipakai.

Berikut ini pengalaman untuk Pengobatan Mata Plus   yang telah konsumsi S.LUTENA atau yang biasa kita sebut super lutein,

Setelah minum Super Lutein/S.LUTENA selama 1 tahun saya sudah lepas kacamata plus, lalu sakit di bagian kaki akibat osteoarthritis, sekarang sudah tidak sakit sama sekali.

Pengobatan  Mata Hipermetropia  Dengan Herbal

Hal utama yang perlu diperhatikan untuk Pengobatan Mata Hipermetropia  adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami, S.Lutena/Super Lutein merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk membantu memperbaiki kerusakan sel seluruh organ tubuh dan bagus untuk  Pengobatan Mata Hipermetropia  serta menjadikan tubuh tetap awet muda dan  juga mengoptimalkan fungsi dari seluruh organ tubuh agar maksimal

Fungsi utama S.Lutena/Super Lutein adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

Apa itu S.Lutena/Super Lutein?

Super Lutein/S.Lutena Nutrisi Herbal Bantu Pengobatan Mata Hipermetropia

S.Lutena/Super Lutein Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena/Super Lutein ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di SUPER LUTEIN termasuk lutein, zeaxanthin, a(alpa)-carotene, b(beta)-Carotene, Lycopene dan Crocetin.

S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

Prinsip Pengobatan Dengan Super Lutein (S.Lutena):

  1. Memperbaiki sistem metabolisme tubuh dengan detoksifikasi tubuh yaitu pengeluaran semua toksin dan racun yang mengendap dalam tubuh. Dalam proses detoksifikasi biasanya dikenal dengan istilah healing crisis (krisis healing) yaitu perasaan tidak nyaman dalam proses penyembuhan. Dalam tahap ini perlu dipahami bahwa tidak hanya bagian yang sakit saja yang akan mengalami detoksifikasi tapi seluruh organ tubuh. Makanya tidak mengherankan bila seseorang mengeluhan penyakit A tapi tidak hanya penyakit itu yang terasa healing crisis tapi seluruh tubuh juga mengalaminya. Healing crisis akan dirasakan lebih hebat bila seseorang mempunyai riwayat beberapa penyakit misalnya komplikasi diabetes. Contoh: Si A menderita katarak, tapi pada saat proses penyembuhan kataraknya tidak mengalami kemajuan yang diharapkan tetapi malahan dia merasakan sakit di daerah lain yaitu asam urat yang selama ini tidak pernah kambuh malah sakit sekali. Bila dia tidak menyadari hal itu pastilah dia akan marah karena dianggap itu adalah efek samping. Padahal itu adalah sebaliknya, super lutein mulai melakukan detoksifikasi pada bagian tubuh yang sebelumnya pernah menderita asam urat, asam urat tidak kambuh bukan berarti dia sudah terbebas dari asam urat tapi masih ada gejala yang kapan saja bisa muncul apalagi tanpa memperhatikan pantangan makanan yang tidak baik untuk asam urat. Setelah super lutein melakukan detoksifikasi di seluruh tubuh barulah super lutein mulai memaksimalkan fungsi-fungsi seluruh organ tubuh.
  2. Tahap Mengoptimalkan Fungsi seluruh organ tubuh, dalam tahap ini setelah tubuh terbebas dari semua toksin dan racun barulah super lutein mendorong untuk mengotimalkan seluruh organ tubuh, dan biasanya mulai ada perbaikan dari bagian tubuh yang sakit.
  3. Tahap regenerasi sel, dalam tahap ini super lutein mempercepat pergantian sel-sel yang rusak dengan sel-sel tubuh yang baru, dalam tahap ini semua improvisasi dan tahap penyembuhan mulai berlangsung.

Pengobatan dengan suplemen herbal super lutein perlu waktu bertahap dan pasti. Dosis yang dianjurkan untuk penyembuhan penyakit berat misalnya katarak, glaukoma, kanker dll adalah:

  1. Untuk 3 bulan pertama dosis 3 x 5 kapsul sehari
  2. Untuk bulan selanjutnya disesuaikan dengan hasil dari tahap pertama, dan sebaiknya digunakan sebagai suplemen harian untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan seluruh organ tubuh. Konsumsi dalam jangka panjang akan membuat tubuh menjadi lebih mudah dan yang terpenting tidak ada efek samping apa pun.

S.Lutena (Super Lutein) juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mataKatarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus / Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Manfaat Super Lutein Untuk Kesehatan

  • Mata

  1. Meningkatkan penglihatan
  2. Memperbaiki rabun senja
  3. Memperbaiki rabun jauh/dekat
  4. Memperbaiki astigmatisme (silinder)
  5. Memperbaiki matakatarak
  6. Memperbai ki “floaters”
  7. Meningkatkan mutasi Makula Lutea
  8. Dapat menyembuhkan penglihatan orang buta
  • Kepala

  1. Mengaktifkan pertumbuhan rambut seperti semula
  2. Menghitamkan ramdivlibut
  3. Menyembuhkan kepikunan
  4. Meningkatkan kecestrongrdasan
  5. Mengurangi hiperaktif anak-anak
  • Ginjal

  1. Memulihkan pembuangan air seni
  2. Memulihkan inkontinensia
  3. Memulihkan hematuria
  4. Memulihkan albuminura
  5. Mencegah Impotensi
  • Usus

  1. Menghilangkan sembelit
  2. Membantu pende rita Kanker kolon
  3. Mengeluarkan kotoran yang tersumbat
  4. Menghentikan diare/sakit perut/mencretdiv
  5. Menyembuhkan kanker usus besar
  • Darah

  1. Menormalkan tekanan darah
  2. Mengurangi kadar gula darah
  3. Mengurangi sakit pundak dan leher
  4. Menurunkan kolesterol
  5. Mstrongemulihkan arteriosklerosis
  6. Memulihkan kelumpuhan otak
  • Rahim
  1. Mengobati nyeri haid
  2. Membuat siklus haid menjadi teratur
  3. Menyingkirkan kista rahim
  4. Menjadikan aliran haid lebih bersih
  5. Meningkatkan cairan ketuban
  6. Membantu penderita kanker pangkal rahim
  • Kulit

  1. Menghilangkan bintik-bintik
  2. Membersihkan kulit hingga terlihat bersih
  3. Menjadikan kulit menjadi kencang
  4. Menghaluskan tumit
  5. Menghilangkan kapalan kaki
  6. Menghilangkan rasa kulit sensitive
  7. Menghilangkan infeksi jamur kronis
  8. Mengencangkan payudara
  • Hati

  1. Memperbaiki hepatitis
  2. Memulihkan kanker hati
  3. Tidak mudah letih,
  4. memperbaiki siklus tidur

Tiap botol Super Lutein (S.Lutena) berisi 100 kapsul.

Komposisi : refined fish oil (mengandung DHA), wheat germ oil, ekstrak blackcurrant, ekstrak blueberry, gelatin, gliserin, beeswax, ekstrak, vitamin E, ekstrak marigold (mengandung lutein dan zeaxanthin), lycopene tomat, carotene, gardenia, vitamin B1, B2, B6, dan B12. Obat Herbal Alternatif Mata Hipermetropia

Post Update :
Date : Friday, February 22, 2019 - Jumat, 22 Februari 2019