Obat Herbal Gangguan Pencernaan

Obat Herbal Gangguan Pencernaan

Obat Herbal Gangguan Pencernaan. Laminine merupakan nutrisi herbal yang sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel tubuh dan sebagai nutrisi otak serta bagus untuk Penyembuhan Penyakit Gangguan Pencernaan. DYSPEPSIA atau Gangguan Pencernaan, Dyspepsia (atau, seperti yang seringkali dirujuk oleh dokter, non-ulcer dyspepsia atau dyspepsia tidak berborok) adalah satu dari penyakit-penyakit (ringan) yang paling umum dari usus-usus, mempengaruhi perkiraan dari 20% dari orang-orang di Amerika. Mungkin hanya 10% dari mereka yang terpengaruh sebenarnya mencari perhatian medis untuk dyspepsia mereka. Dyspepsia bukanlah istilah yang terlalu baik untuk penyakit ringan karena ia menyiratkan bahwa ada “dyspepsia” atau pencernaan makanan yang abnormal, dan ini kemungkinan besar adalah bukan kasusnya. Sesungguhnya, nama umum lain untuk dyspepsia adalah gangguan pencernaan (indigestion), yang, untuk sebab yang sama, adalah tidak lebih baik daripada istilah dyspepsia!

Dyspepsia digambarkan paling baik sebagai penyakit fungsional. Adakalanya ia disebut dyspepsia fungsional. Konsep dari penyakit fungsional terutama bermanfaat ketika mendiskusikan penyakit-penyakit sistim pencernaan. Konsep berlaku pada organ-organ berotot dari saluran pencernaan – kerongkongan (esophagus), lambung, usus kecil, kantong empedu, dan kolon (usus besar). Apa yang diartikan oleh istilah, fungsional, adalah bahwa salah satu dari keduanya yaitu otot-otot dari organ-organ atau syaraf-syaraf yang mengontrol organ-organ tidak bekerja secara normal, dan, sebagai akibatnya, organ-organ tidak berfungsi secara normal. Syaraf-syaraf yang mengontrol organ-organ termasuk tidak hanya syaraf-syaraf yang terletak didalam otot-otot dari organ-organ namun juga syaraf-syaraf dari sumsum tulang belakang (spinal cord) dan otak.

Beberapa penyakit-penyakit saluran pencernaan dapat dilihat dan didiagnosis dengan mata telanjang, seperti borok-borok (ulcers) dari lambung. Jadi, borok-borok dapat dilihat waktu operasi, pada x-rays, dan pada endoskopi-endoskopi. Penyakit-penyakit lain tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, namun dapat dilihat dan didiagnosis dibawah mikroskop. Contohnya, gastritis (peradangan lambung) didiagnosis dengan pemeriksaan mikroskop dari biosi-biopsi dari lambung. Berlawanan dengannya, penyakit-penyakit fungsional pencernaan (gastrointestinal) tidak dapat dilihat dengan mata telanjang atau dengan mikroskop. Pada beberapa kejadian-kejadian, fungsi yang abnormal dapat ditunjukkan dengan tes-tes (contohnya, studi-studi pengosongan lambung atau studi-studi antro-duodenal motility). Bagaimanapun, tes-tes seringkali adalah kompleks, dan tidak tersedia secara luas, dan tidak secara dipercaya mendeteksi kelainan-kelainan fungsional. Sesuai dengan itu, dan pada dasarnya, penyakit-penyakit fungsional pencernaan adalah yang melibatkan fungsi yang abnormal dari organ-organ pencernaan dimana kelainan-kelainan tidak dapat dilihat pada organ-organ dengan mata telanjang atau mikroskop.

Adakalanya, penyakit-penyakit yang diperkirakan adalah fungsional akhirnya ditemukan berhubungan dengan kelainan-kelainan yang dapat dilihat. Kemudian, penyakit keluar dari katagori fungsional. Contoh dari ini adalah infeksi Helicobacter pylori dari lambung. Beberapa pasien-pasien dengan gejala-gejala pencernaan bagian atas yang ringan yang diperkirakan mempunyai fungsi abnormal dari lambung atau usus telah ditemukan mempunyai lambung-lambung yang terinfeksi dengan Helicobacter pylori. Infeksi ini dapat didiagnosis dibawah mikroskop dengan mengidentifikasi bakteri. Ketika pasien-pasien dirawat dengan antibiotik-antibiotik, Helicobacter dan gejala-gejala hilang. Jadi, pengakuan infeksi-infeksi dengan Helicobacter pylori telah mengeluarkan beberapa penyakit-penyakit pasien dari katagori fungsional.

Perbedaan antara penyakit fungsional dan penyakit bukan fungsional mungkin sesungguhnya adalah kabur. Jadi, bahkan penyakit-penyakit fungsional mempunyai kelainan-kelainan biokimia atau molekul yang berkaitan yang akhirnya akan mampu diukur. Contohnya, penyakit-penyakit fungsional dari lambung dan usus kecil mungkin dapat ditunjukan akhirnya berkaitan dengan tingkat-tingkat bahan-bahan kimia normal yang meningkat atau berkurang didalam organ-organ pencernaan, sumsum tulang belakang, atau otak. Haruskah penyakit yang ditunjukan disebabkan oleh pengurangan atau peningkatan bahan kimia tetap dipertimbangkan sebagai penyakit fungsional? Saya rasa tidak. Pada situasi teoritis ini, kita tidak dapat melihat kelainan dengan mata telanjang atau mikroskop, namun kita dapat mengukurnya. Jika kita dapat mengukur kelainan yang berkaitan atau yang menyebabkannya, penyakit mungkin seharusnya tidak lagi dipertimbangkan sebagai fungsional.

Meskipun ada kekurangan-kekurangan dari istilah, fungsional, konsep dari kelainan fungsional adalah bermanfaat untuk pendekatan dari banyak gejala-gejala yang berasal dari organ-organ sistim pencernaan yang berotot. Untuk mengulangi, konsep ini berlaku pada gejala-gejala yang mana tidak ada kelainan-kelainan yang berkaitan yang dapat dilihat dengan mata telanjang atau mikroskop.

Ketika dyspepsia adalah penyakit fungsional utama, adalah penting untuk menyebutkan beberapa penyakit-penyakit fungsional lain. Penyakit fungsional utama kedua adalah sindrom iritasi usus (irritable bowel syndrome atau IBS). Gejala-gejala dari IBS diperkirakan berasal terutama dari usus kecil dan kolon (usus besar). Gejala-gejala dari IBS termasuk nyeri perut yang disertai dengan pergantian-pergantian dalam gerakan-gerakan usus (pembuangan air besar), terutama sembelit atau diare. Sesungguhnya, dyspepsia dan IBS mungkin adalah penyakit-penyakit yang saling tumpang tindih karena sampai dengan separuh pasien-pasien dengan IBS juga mempunyai gejala-gejala dari dyspepsia. Suatu kelainan fungsional ketiga yang jelas adalah nyeri dada non-cardiac. Nyeri ini mungkin meniru nyeri dada (angina), namun ia tidak berkaitan dengan penyakit jantung. Sesungguhnya, nyeri dada non-cardiac diperkirakan berakibat dari kelainan fungsional dari kerongkongan (esophagus).

Kelainan-kelainan fungsional dari sistim pencernaan seringkali dikategorikan oleh organ yang terlibat. Jadi, ada kelainan-kelainan fungsional dari kerongkongan (esophagus), lambung, usus kecil, usus besar (kolon), dan kantong empedu. Jumlah penelitian yang telah dilakukan dengan kelainan-kelainan fungsonal adalah yang paling besar pada kerongkongan (esophagus) dan lambung (contohnya, nyeri dada non-cardiac, dyspepsia), mungkin karena organ-organ ini lebih mudah dicapai dan dipelajari. Penelitian kedalam kelainan-kelainan fungsional yang mempengaruhi usus kecil dan kolon (IBS) adalah lebih sulit untuk dilaksanakan dan ada lebih sedikit persetujuan diantara studi-studi penelitian. Ini mungkin adalah refleksi dari keruwetan (kompleksitas) dari aktivitas-aktivitas usus kecil dan kolon dan kesulitan dalam mempelajari aktivitas-aktivitas ini. Penyakit-penyakit fungsional dari kantong empedu (dirujuk sebagai biliary dyskinesia), seperti yang dari usus kecil dan usus besar (kolon), juga adalah sulit untuk dipelajari dan pada saat ini mereka lebih kurang baik terdefinisi. Setiap dari penyakit-penyakit fungsional dikaitkan dengan kumpulan (set) gejala-gejala karakteristiknya sendiri.

 

Gejala-Gejala Dyspepsia

Kita biasanya berpikir gejala-gejala dyspepsia sebagai berasal dari sistim pencernaan bagian atas, terutama lambung dan bagian pertama dari usus kecil. Gejala-gejala ini termasuk nyeri perut bagian atas (diatas pusar), bersendawa, mual (dengan atau tanpa muntah), kembung perut (perasaan perut yang penuh tanpa penggelembungan yang obyektif), cepat kenyang (perasaan kenyang setelah jumlah makan yang sangat kecil), dan, mungkin, penggelembungan perut (pembengkakan). Gejala-gejala kebanyakan dibangkitkan (diprovokasi) oleh makan, yang adalah waktu ketika banyak fungsi-fungsi pencernaan yang berbeda dipanggil untuk bekerja dalam konser.

Adalah tepat untuk mendiskusikan bersendawa dalam detil karena ia adalah gejala yang umumnya disalahartikan yang berkaitan dengan dyspepsia. Kemampuan untuk bersendawa adalah hampir sedunia (universal). Bersendawa adalah aksi mengeluarkan gas dari lambung melalui mulut. Penyebab umum dari bersendawa adalah penggelembungan perut yang disebabkan oleh udara atau gas yang tertelan. Penggelembungan dari lambung menyebabkan ketidakenakan perut, dan bersendawa mengeluarkan udara dan menghilangkan ketidakenakan. Sebab-sebab yang umum dari penelanan jumlah-jumlah yang besar dari udara (aerophagia) atau gas adalah menelan makanan atau minuman terlalu cepat, ketakutan, dan minuman-minuman bersoda (berkarbonat). Orang-orang seringkali tidak sadar bahwa mereka menelan udara. Lebih dari itu, jika tidak ada kelebihan udara didalam lambung, aksi bersendawa sebenarnya mungkin menyebabkan lebih banyak udara yang ditelan. “Bersendawa” bayi-bayi sewaktu menyusu dari botol atau dari ibunya adalah penting dalam rangka mengeluarkan udara didalam lambung yang telah tertelan dengan susu.

Udara yang berlebihan didalam lambung adalah bukan penyebab satu-satunya dari bersendawa. Untuk beberapa orang-orang, bersendawa menjadi suatu kebiasaan dan tidak mencerminkan jumlah udara didalam lambung-lambung mereka. Untuk yang lain-lainnya, bersendawa adalah respon pada segala tipe dari ketidakenakan perut dan tidak hanya pada ketidakenakan yang disebabkan oleh gas yang meningkat. Setiap orang mengetahui bahwa ketika mereka mempunyai ketidakenakan perut yang ringan, bersendawa seringkali menghilangkan persoalan. Ini karena kelebihan udara didalam lambung seringkali adalah penyebab ketidakenakan perut yang ringan. Sebagai akibatnya, orang-orang bersendawa kapan saja ketidakenakan perut yang ringan dirasakan – apapun penyebabnya.

Jika persoalan yang menyebabkan ketidakenakan adalah bukan kelebihan udara, maka bersendawa tidak menyediakan keringanan (pembebasan). Seperti disebutkan sebelumnya, ia bahkan membuat situasi lebih buruk dengan meningkatkan udara didalam lambung. Ketika bersendawa tidak meringankan atau mengurangi ketidakenakan, bersendawa harus dipandang sebagai tanda bahwa mungkin ada sesuatu yang salah didalam perut dan bahwa penyebab dari ketidakenakan harus dicari. Bersendawa sendiri, bagaimanapun, tidak membantu dokter menentukan apa yang mungkin salah karena bersendawa dapat terjadi pada hampir segala penyakit atau kondisi perut yang menyebabkan ketidakenakan

Untuk pengobatan Penyakit Gangguan Pencernaan bisa dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung Asam Amino, Trace Mineral, Vitamin dan Fibroblast Growth Factor (FGF). Komponen itu diperlukan tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel tubuh karena penyakit atau karena aus. Laminine juga merupakan nutrisi herbal yang berasal dari stem cell induk dari telur yang berusia 9 hari yang efektif dalam meremajakan sel dan kesehatan tubuh secara total. Dosis yang dianjurkan untuk   Penyakit Gangguan Pencernaan adalah 4-8 kapsul sehari, dan untuk kasus tertentu yang memerlukan perawatan ekstra diperlukan dosis 9-15 kapsul sehari. Konsumsi laminine setiap hari dapat membantu memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total dan juga untuk meregenerasi sel yang sudah tua atau aus.

Berikut ini Pengalaman Penderita Gangguan Pencernaan yang sudah membaik setelah konsumsi LAMININE:

Laminine Nutrisi Herbal Untuk Penyakit Gangguan Pencernaan

Laminine merupakan nutrisi herbal yang sangat baik untuk membantu penyembuhan Penyakit Gangguan Pencernaan. Laminine juga Sebagai nutrisi otak yang lengkap dapat merangsang otak untuk meningkatkan produksi hormon serotin yang membuat nyaman dan rileks. Berikut ini Kesaksian dari orang-orang yang telah merasakan khasiat dari LAMININE sebagai Nutrisi kesehatan yang telah membantu memperbaiki kesehatan tubuh secara total dan membantu mempercepat penyembuhan penyakit.

 

Laminine Nutrisi Herbal Untuk Membantu Penyembuhan Penyakit Kelas Berat seperti Kanker, Tumor, Pembengkaan bagian tubuh, dan lain sebagainya

Dosis  Pemakaian Laminine Untuk Penyakit Ringan & Berat

 

Penemuan Dr Davidson

Cikal bakal Product Bertechnology Stem Cell “LAMININE” telah dimulai sejak penemuannya lebih dari 80 tahun yang lampau.

Tepatnya pada tahun 1929, Dr. John Ralston Davidson, seorang dokter Oncolog (ahli kanker) terkenal berkebangsaan Kanada, yang menjabat sebagai Associate Professor pada Fakultas Kedokteran di University of Manitoba, Winnipeg; menemukan ekstrak dari putih telur ayam yang subur dalam sebuah inkubator sebagai sumber obat yang sangat mujarab.

Dr. Davidson sangat terkesan dengan masyarakat di berbagai Negara yang mengkonsumsi telur ayam yang sedang dieramkan dan mereka menjadi sehat, sembuh, penuh vitalitas & panjang umur.

Dr. Davidson menggunakan ekstrak tersebut untuk mengobati para pasiennya. Hasilnya sangat luarbiasa. Ribuan pasien penderita penyakit kanker dan berbagai penyakit lainnya menjadi SEMBUH setelah mendapatkan suntikan ekstrak putih telur ayam yang telah dibuahi tersebut.

Pada tahun 1943, hasil penemuan dan penelitian Dr. John R. Davidson dikemukakan pada seminar kedokteran : “Third International Cancer Conference” di Amerika Serikat.

Selama puluhan tahun para ilmuwan dan peneliti terus berlomba-lomba mengungkap rahasia penemuan Dr. Davidson, namu tak satupun yang berhasil memecahkan : ”CODE” penemuan ajaib tersebut.

 

Hasil Penelitian Dr Eskeland

Dr. Bjodne Eskeland (Norwegia) menghabiskan hampir separuh dari hidup professionalnya untuk bekerja di bidang industri telur di Norwegia dalam meneliti penemuan Dr. John R. Davidson.

Di era tahun 1990-an, Dr. Bjodne Eskeland bersama Nils Christian Mortensen bekerjasama dalam mengembangkan prosedur untuk mengeskstrak protein khusus ini.

Setelah bekerja keras bertahun-tahun, akhirnya mereka berhasil menyempurnakan prosedur ekstraksi tersebut dan melakukan Studi Klinis dan Uji Klinis.

Telur yang digunakan berasal dari telur yang sudah dibuahi dari peternakan ayam yang dipelihara secara khusus dalam Standart Organic dan Bebas Hormone di Norwegia, yang merupakan salah satu dari sedikit Negara di dunia yang steril dari penyakit unggas dan bebas kuman Salmonella.

Telur tersebut dipanen pada hari ke-9 pada masa inkubasi tepat disaat memasuki “stadium pra-embrio”. Saat memasuki stadium ini, berbagai substansi biologis aktif (factor pembentuk kehidupan), mencapai konsentrasi terbaiknya. Substansi biologis tersebut merupakan fraksi protein yang diambil pada stadium paling tepat, yaitu pada “stadium pra-embrio” yang mengandung : Asam Amino, Fibrolast Growth Factor (FGF) dan kandungan nutrisi yang paling tinggi sehingga memungkinkan embrio telur menjadi makhluk hidup.

Inilah yang oleh Dr. Bjodne Eskeland disebut dengan Young Tissue Extract (YTE) dan dipatenkan dengan nama : Fertilized Avian Egg Extract oleh LifePharm, Inc – USA.

Dari penemuan spektakuler Young Tissue Extract inilah yang kemudian disempurnakan dan dipatenkan oleh Perusahaan LifePharm Inc, USA; dengan Brand Product : “LAMININE”

Komposisi yang sempurna dari Product “LAMININE” diformulasikan secara khusus antara : Fertilized Avian Egg Extract, Marine Protein dan Phyto Protein.

Dengan komposisi sempurna yang saling bersinergi secara optimal ini, menjadikan Product “LAMININE” sangat berkualitas dan memberi manfaat yang sangat maksimal bagi manusia untuk: Kesehatan, Therapy & Anti Aging.

Nama LAMININE berasal dari dua kata, yaitu : “LAMININ” yang berarti ‘unsur/zat’ yang ditemukan dalam seluruh bagian sel yang saling berkaitan dalam membentuk kehidupan manusia; dan “NINE” di ambil dari angka ‘9’ yang merupakan waktu panen yang tepat pada telur unggas di inkubator yang sedang memasuki stadium pra-embrio.

Dengan komponen ekstrasi “Pembentuk Kehidupan” yang ada di dalam Product LAMININE, yaitu: Asam Amino, FGF dan Nutrisi super lengkap; menjadikannya bekerja sangat luarbiasa dalam tubuh kita dengan cara merangsang StemCell kita untuk bekerja : Meregenerasi, Merehabilitasi, Merevitalisasi, Mereplikasi dan Meremajakan Sel.

Berdasarkan hasil lebih dari 30 kali Uji Klinis + ratusan Clinical Studies terhadap Produk LAMININE, para Ahli Stem Cell di Kanada, USA dan Eropah mempercayai bahwa LAMININE adalah salah satu sumber Asam Amino dan FGF terbaik bagi manusia dewasa,

Yang Dapat Membantu Untuk Menciptakan Keseimbangan atau Normalisasi Serta Memulihkan Kondisi dan Stamina Tubuh ke Batas Normal Secara Alami.

 

 

PRODUK LIFEPHARMGLOBAL The Happy Pill Laminine, Laminine adalah Super Food Sinergi hanya dari Bahan-bahan Alami yang mengandung :

  • 22 Asam Amino
  • Trace Mineral
  • Vitamin
  • Fibroblast Growth Factor (FGF).

Struktur Molekul Laminine

Kombinasi sempurna dari kehidupan yang berasal dari tanah, laut dan tanaman. Sumbernya “Miracle of Life“. 11 Studi klinis telah dilakukan yang menunjukkan dampak Positif Laminine terhadap Fisik, Mental, Kekuatan Emosional dan Kesehatan keseluruhan. Banyak orang bersaksi bahwa Laminine memberikan mereka perubahan nyata hanya dalam waktu 48 jam

Manfaat Laminine :

  • Peningkatan Energi & Tidur Lebih Baik
  • Peningkatan Stamina & Pemulihan Setelah Latihan / Olah Raga & Fitness
  • Bentuk Otot yang lebih baik
  • Peningkatan Kekuatan Otot
  • Meningkatkan Libido / Gairah Sex
  • Suasana hati dan lebih baik Merasa Well Being

LAMININE Untuk Detoksifikasi

Di dalam PESE, terdapat N-Acetyl-Cysteine (NAC), unsur antioxidant tinggi yang sangat baik untuk menangkal radikal bebas (komponen yang sangat berbahaya karena dapat merusak DNA tubuh) yang merupakan penyebab utama proses penuaan, hingga kanker dan penyakit jantung.

NAC dapat mencegah efek samping dari obat-obatan dan racun, serta mengurangi lendir di saluran pernafasan. NAC membantu menetralkan organ tubuh dari racun dan logam seperti mercury, cadmium, bau cat dan asap rokok.

Berdasarkan penelitan, NAC merupakan antioksidan yang sangat berperan penting dalam menetralkan racun dan menangkal radikal bebas, serta mencegah masuknya virus berbahaya seperti chyrosis, kanker, hepatitis, AIDS, juga sangat membantu membersihkan paru-paru dari asap rokok bagi para perokok aktif dan pasif.

LAMININE Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi

Pola hidup tidak sehat dan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung MSG memperburuk daya ingat.

Unsur FGF dalam Laminine meningkatkan kerja saraf Neuron dalam otak, memperbaiki serta memulihkan struktur sel dalam otak. Selain itu, di dalam Laminine terdapat PESE yang mengandung kombinasi Leucine dan Isoleucine, yang sangat baik untuk meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan daya fokus

 

LAMININE Meningkatkan mood dan menurunkan depresi

Depresi biasa disebabkan oleh faktor eskternal, termasuk stress. Ketika depresi, zat Serotonin di dalam otak diproduksi lebih banyak sehingga mempengaruhi kinerja otak. Itulah sebabnya, orang depresi lebih mudah emosi.

PESE di dalam Laminine mengandung pula unsur bernama Lysine, yang sangat membantu menormalkan serotonin dalam otak, sehingga mampu menurunkan depresi dan mengembalikan mood. Hasil uji klinis menunjukkan 9 dari 10 orang yang menjadi sample, membuktikan Laminine dapat meningkatkan mood dan menurunkan depresi mereka sehingga mereka dapat selalu bersemangat dalam beraktivitas.

 

 LAMININE Mengurangi stress dan mencegah sulit tidur

Mengkonsumsi Laminine secara rutin dapat membuat pikiran dan fisik menjadi lebih santai dan relax. Laminine membantu mengurangi hormon stress dalam tubuh secara dramatis. Studi mencatat bahwa secara nyata, orang yang mengkonsumsi Laminine merasa lebih relaks dan tidak sulit tidur. Tingkat stress yang tinggi dapat mempengaruhi daya tahan tubuh dan menjadi tempat masuknya banyak penyakit. Seperti hipertensi, sakit jantung, stroke, asma, dan penyakit kronis lainnya. Mengurangi stress dengan mengkonsumsi laminine dapat mencegah penyakit-penyakit kronis di atas menyerang tubuh kita.

LAMININE Memulihkan stamina dan mengurangi kelelahan

PESE pada Laminine mengandung kombinasi Leucine dan Isoleucine yang berasal dari ekstrak protein tumbuh-tumbuhan, yang dapat membantu proses dalam menghasilkan

tenaga, serta menstimulasi otak agar tetap fokus, dan meningkatkan kesadaran.

 

 

 LAMININE Meningkatkan libido dan mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler

PESE dan protein nabati yang terkandung di dalam

Laminine mengandung Agrinine. Agrinine merupakan pembuka jalan dan memainkan peran penting dalam setiap proses biologis. Arginine menggunakan oksidasi niktrit untuk memberi signal untuk membuat otot halus menjadi relaks sehingga dapat memperlancar aliran darah.

Hal inilah yang membuat libido dapat meningkat. Oksidasi Niktrit juga berfungsi untuk Mencegah penuaan dan mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler

 

LAMININE Hubungan Lecithin dengan Kolesterol

Studi terakhir mencatat bahwa Lecithin memerankan

peran yang sangat penting dalam mengatur tingkat

kolesterol dalam darah. Laminine mengandung Lecithin, yang merupakan penghancur lemak alami sehingga dapat menurunkan kadar kolesterol serta mencegah penyebaran kolesterol dalam darah.

 

 

 

LAMININE Sports Nutrition (Nutrisi Olah raga)

Laminine terdapat kombinasi creatine dan protein yang didapat dari hasil ekstrak putih telur. Kedua unsur di atas memiliki kencendrungan bereaksi satu sama lain

dan memberikan daya efektivitas yang sangat menonjol, sehingga seorang atlit / binaragawan dapat memiliki stamina dan daya tahan lebih lama.

Manfaat Laminine untuk olah raga :

  • – Menghambat produksi asam laktat
  • – Kemampuan untuk berlatih lebih lama
  • – Meningkatkan setamina
  • – Memaksimalkan ketahanan otot
  • – Memulihkan stamina dengan cepat
  • setelah lelah berolahraga
  • – Menghilangkan rasa sakit setelah olah raga
  • – Meningkatkan struktur otot
  • – Meningkatkan kekuatan fisik

 

LAMININE Menyehatkan kulit dan menyuburkan rambut

Dosis Gylcine pada Laminine telah diuji klinis dapat mengurangi efek penuaan dini pada kulit, membuat kulit lebih terlihat sehat dan tidak keriput. Pertumbuhan rambut dipengaruhi oleh protein. L-Cysteine merupakan asam amino yang dapat Dosis Gylcine pada Laminine telah diuji klinis dapat mengurangi efek penuaan dini pada kulit, membuat kulit lebih terlihat sehat dan tidak keriput. Pertumbuhan rambut dipengaruhi oleh protein. L-Cysteine merupakan asam amino yang dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut,dan mencegah kerontokan rambut. Agrinine pada PESE juga mempengaruhi siklus pertumbuhan rambut

 

Keistimewaan Laminine

  1. Telah Lulus Uji Klinis + Puluhan Clinical Studies di USA & Eropah
  2. Sudah Teruji Untuk Kualitas dan Keamanan Konsumsi (GRAS)
  3. Lulus Penelitian Laboratorium Uji “Eurofins Analysis”
  4. Setiap Komposisi sudah Lulus Uji FDA – USA
  5. Fasilitas Pabrik Bersertifikat GMP
  6. Memiliki Sertifikat Halal (IFANCA)
  7. Memiliki Asuransi Pertanggungan Konsumen Senilai USD. 2,000,000.-
  8. Dipublikasikan oleh American Health Journal
  9. Hak Patent dimiliki langsung oleh LifePharm Inc.
  10. Mengikat Kerjasama Exclusive dengan Dr. Bjodne Eskeland (formulator)
  11. Diproduksi dengan Technology Stem Cell Berstandar Farmasi
  12. Team R&D Professional yang Dipimpin oleh : Dr. Kim Gebrosky
  13. Terdaftar di Badan POM – Indonesia (Depkes. RI)
  14. Direkomendasikan Ribuan Dokter dan Kalangan Medis di Dunia.
  15. Dikonsumsi oleh jutaan orang setiap bulan, mulai dari kalangan Masyarakat biasa hingga para Pejabat, Pengusaha, Pekerja, Selebritis, Atlit dan Orang Sakit di berbagai Negara di Dunia.

Studi klinis menunjukkan bahwa penggunaan rutin Laminine membantu:

  1. Mengurangi Tanda-tanda Penuaan
  2. Membangun Kolagen untuk Kulit Sehat
  3. Merangsang DHEA Alam & Testosteron
  4. Peningkatan Kekuatan Fisik, Mental & Emosional
  5. Mengurangi Stres
  6. Tidur lebih nyenyak
  7. Pemulihan lebih cepat setelah Olah Raga &? Meingkatkan Kekencangan otot
  8. Meningkatkan Hormon Serotonin – Be Happy!
  9. Menghilangkan Rasa Nyeri
  10. Meningkatkan Kejelasan dan Kewaspadaan
  11. Meningkatkan Stamina & Energi
  12. Meningkatkan Libido
  13. Membantu Fungsi Otak
  14. Membakar Lemak

Manfaat 22 Asam Amino dalam Produk Laminine

Keseimbangan lengkap asam amino yang terkandung dalam Laminine dan mencakup:

  • Sistin
  • Metionin
  • Asam aspartat
  • Treonin
  • Serin
  • Asam Glutamat
  • Prolin
  • Glycine
  • Alanine
  • Valine
  • Isoleucine
  • Leusin
  • Tirosin
  • Histidin
  • Ornitine
  • Lysine
  • Arginine
  • Hydroxyproline
  • Amonia

 

Glisin dan glutamin merupakan prekursor nukleotida. Nukleotida adalah molekul, ketika bergabung bersama-sama, membentuk unit struktur RNA dan DNA. Blok Bangunan Protein ini melakukan berbagai peran penting dalam tubuh dan membantu kita untuk tetap sehat dalam banyak cara.

  • Antioksidan membantu memerangi radikal bebas dan racun lingkungan termasuk sinar ultraviolet, radiasi, merokok, dan polusi udara.
  • Manfaat dalam mengobati beberapa kondisi pernafasan, seperti bronkitis dan PPOK. Angina, bronkitis kronis dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Influenza, Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS), HIV / AIDS.
  • Mengurangi gejala asma, cystic fibrosis, dan emphysema.
  • Mencegah kanker usus besar.
  • Mencegah katarak dan degenerasi makula.
  • Membantu meningkatkan HDL kolesterol baik.
  • Membantu meningkatkan kesuburan ketika diambil bersama dengan obat kesuburan pada orang dengan penyakit ovarium polikistik.
  • Membantu meningkatkan hasil pada anak-anak dengan adrenoleukodystrophy otak canggih, jenis leukemia.
  • Membantu mengobati kecanduan kokain, skizofrenia, dan perjudian.
  • Mengurangi resiko kanker paru di kalangan perokok.
  • Penurunan Cell oksidasi.
  • Meningkatkan neurotransmitter di otak.

 

 

 TESTIMONIAL LAMININE

AGEN LAMININE TERMURAH

MANFAAT LAMININE

Silahkan menghubungi :

Aprilia
E-mail: [email protected], YM: annisa_lidya
SMS/telp: +6283857257768, +6282131901079
PIN BB: 283F1034

Obat Herbal Gangguan Pencernaan

Post Update :
Date : Tuesday, February 19, 2019 - Selasa, 19 Februari 2019