Gangguan Depresi Bipolar

Gangguan Depresi Bipolar

Gangguan Depresi Bipolar. Gangguan bipolar adalah penyakit otak serius yang menyebabkan anak mengalami perubahan ekstrim dalam suasana perasaan. Suasana perasaan yang diwarnai oleh dua kutub perasaan meningkat atau manik dan perasaan menurun atau depresi dahulu ini sering disebut sebagai manik depresi namun sekarang secara resmi disebut sebagai gangguan bipolar. Anak dengan gangguan bipolar mengalami perubahan suasana perasaan mulai dari kebahagiaan atau euforia dan putus asa yang mendalam atau cenderung murung.

Gangguan bipolar memerlukan perhatian yang serius karena merupakan gangguan kejiwaan yang kronis dan ditandai dengan perubahan suasana hati yang ekstrem. Anak dengan gangguan ini beresiko merusak diri sendiri dan bisa berakhir dengan kematian akibat bunuh diri.

Bukan hanya orang dewasa gangguan bipolar juga bisa terjadi pada anak-anak. Namun kebanyakan pasien bipolar baru didiagnosis saat beranjak dewasa. Ini karena anak-anak tidak dapat mengekspresikan perasaannya dan hanya menunjukkan gejala bipolar lewat perilakunya. Jika anak berperilaku tidak seperti anak-anak lain pada umumnya, terlihat mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem, mungkin bukan sekedar kenakalan biasa, sebaiknya orangtua cepat tanggap dan membawanya ke psikiater.

Gangguan bipolar disebabkan oleh faktor gen atau genetik yang berperan cukup besar yakni 70% oleh karena itu tidaklah heran bila di dalam keluarga orang dengan gangguan bipolar, saudara-saudara tingkat (orangtua, anak, saudara) lebih cenderung memiliki gangguan mood darpada anggota keluarga dari mereka yang tidak memiliki gangguan bipolar. Studi kembar menunjukkan bahwa jika salah satu kembaran memiliki gangguan mood, kembar identik adalah sekitar tiga kali lebih mungkin dibandingkan kembar fraternal memiliki gangguan mood juga.

Neurotransmitter, juga sebagai kemungkinan lainnya penyebab gangguan bipolar, beberapa studi menunjukkan bahwa tingkat rendah atau tinggi suatu neurotransmitter (zat pengantar di otak) tertentu seperti : serotonin, neropinefrin, atau dopamin adalah penyebabnya. Penelitian lain menunjukkan bahwa ketidakseimbangan zat ini adalah penyebab perubahan mood. Gangguan Depresi Bipolar

Post Update :
Date : Friday, February 22, 2019 - Jumat, 22 Februari 2019