Tingkat Keparahan Pada Stadium Kanker Payudara

kanker payudara11 300x167 Tingkat Keparahan Pada Stadium Kanker PayudaraTingkat Keparahan Pada Stadium Kanker Payudara

Tingkat Keparahan Pada Stadium Kanker Payudara. Pada umumnya, makin tua usia kita, makin tinggi risiko terkena kanker payudara. Hanya sekitar 5% pasien kanker payudara yang berusia di bawah 40 tahun. Namun, makin muda usia kita, kanker payudara cenderung makin fatal. Sesungguhnya ini adalah penyebab kematian tertinggi akibat kanker pada wanita antara usia 15-54 tahun.

Risiko seumur hidup “1 dari 9” untuk terkena kanker payudara sudah cukup menakutkan. Bagaimanapun, statistik mencakup orang yang berusia 90 an dan 30 an. Menurut National Cancer Institute, risiko kanker payudara bagi wanita di bawah usia 35 tahun adalah 1 dari 622 orang. Risiko ini meningkat menjadi 1 dari 93 orang yang berusia 45 tahun dan 1 dari 33 orang yang berusia 55 tahun. Pada usia 65 tahun, risiko kanker payudara ini akan naik menjadi 1 dari 17 orang.

Semua kanker payudara sama-sama memiliki cacat pada DNA atau kode genteis yang biasanya mengatur proses pembelahan sel. Pada kanker, terjadi salah satu dari tiga hal berikut :

  • Percepatan pertumbuhan sel
  • Tidak terjadi pengendalian mekanisme untuk memperlambat kanker payudara
  • Mekanisme perbaikan DNA tidak bekerja

Setiap hari, beribu-ribu kali tubuh yang sehat mengatasi gangguan mirip kanker. Mungkin kanker bermula ketiak proses penguraian teratur yang norla tidak diperbaiki oleh tubuh kita. Kanker tidak terjadi akibat satu peristiwa saja, melainkan berkembang dalam proses yang bisa memakan waktu dua dekade atau lebih. Risiko kanker meningkat seiring pajanan teratur akan karsinogen selama bertahun-tahun.

Ada tiga tahapan utama dalam perkembangan kanker :

  1. Inisiasi : Agen penyebab kanker merusak materi genetis sebuah sel
  2. Promosi : sel-sel yang rusak terpajan pada bahan kimi ayang mempercepat proses pembelahan sel. Diperlukan pajanan jangka panjang pada “pemicu-pmicu” ini agar kanker dapat berkembang. Faktor zat gizi (nutrisi) diperkirakan berkontribusi paling besar pada kanker di tahap ini.
  3. Progresi : Sel-sel menjadi sangat ganas dan mampu bermetatasis (menyebar) ke bagian-bagian tubuh yang lain.

Kita tahu bahwa pembentukan benjolan kanker merupakan proses panjang yang mencakup rangkaian peristiwa biologis dari sel-sel payudara normal sampai menjadi benjolan kanker. Namun, kita belum tahu kapan inisiasi kanker payudara terjadi dan mengapa.

Diperlukan 1 milliar sel kanker untuk membntuk tumor ukuran 1cm. Para penilit yakin bahwa kanker dapat tumbuh selama 8 tahun sebelum terdeteksi oleh sinar X. Sebagian peneliti percaya bahwa setidaknya 50% kasus kanker payudara dapat “dijelaskan” oleh faktor risiko yang telah diketahui atau diduga, termasuk hal-hal yang dapat diubah (apa yang anda makan, berat badan berlebih, tidak berolahraga secara teratur, dan konsumsi alkohol).

Sel-sel tumor payudara seiring berjalannywa waktu dapat masuk ke peredaran darah dan sistem getah bening serta mulai tumbuh di organ-organ lain (biasanya hati, paru-paru, atau tulang).

Sekitar 5% wanita dengan kanker payudara mengalaminya karena faktor keturunan. Para wanita ini biasnaya mulai mengalami perkembangan kanker payudara sebelum menopause dan punya beberapa anggota keluarga yang menderita penyakit serupa. Salah satu cara untuk mendeteksi risiko penyakit keturunan ini adalah dengan menghitung mutasi pada dua gen tertentu (BRCA 1 dan BRCA 2). Akan tetapi tes gentika yang kontrovensi ini hanya dapat mengatakan apakah Anda berpeluang besar untuk terkena kanker payudara lebih besar. Tes ini tidak dapat memastikan kalau Anda tidak akan pernah terkena, mengingat sebagian besar kasus kanker payudara pada wanita tidak disebabkan oleh faktor keturunan.

Stadium Kanker Payudara dan Pengobatannya

Penyakit kanker payudara dapat dikethaui secara pasti dengan tindakan biopsi, yaitu pengambilan sampel jaringan sel payudara yang benjol. Cara ini dapat mengetahui jenis pertumbuhan sel yang dialami. Apakah bersifat umor jinak atau tumor ganas (kanker). Selain itu, dokter biasanya menyarankan untuk dilakukan tes penanda tumor CA 15-3 dengan cara mengambil sampel darah. Tujunnya untuk mengetahui penyebaran tumor atau risiko kekambuhan.

Penentuan Stadium Kanker Payudara

Dalam melakukan pengobatan kanker payudara, biasanya dokter akan mempertimbangkan berbagai faktor antara lain grade kanker, status hormon reseptor, status HER2 dan kondisi spesifik pasien seperti usia dan faktor menopause.

a. Grade Kanker

Peningkatan grade kanker terdiri dari grade 1-3. Grade yang lebih rendah berarti pertumbuhan kankernya lambat. Sebaliknya, grade yang lebih tinggi berarti sel kanker lebih cepat berkembang.

b. Status Hormon Reseptor

Estrogen dan progesteron merupakan hormon yang sering melekat pada reseptor bdeberapa sel kanker payudara sebagai bahan bakar pertumbuhan sel tersebut. Sampel biopso dapat diuji untuk melihat apakah sel-sel kanker memiliki reseptor estrogen dan atau progesteron. Jika tidak ada sering disebut sebagai ER positif. Hal ini berarti sel kanker lebih cenderung memiliki prognosisi atau hasil yang lebih baik dan lebih mungkin merespon saat dilakukan terapi hormon. Dua dari tiga kasus kanker payudara setidaknya memiliki salah satu jenis reseptor tersebut.

c. Status HER2

Sekitar satu dari lima kasus kanker payudara terlalu banyak memiliki protein yang disebut HER2. Sel-sel kanker disertai peningkatan HER2 disebut HER2-positif serta cenderung tumbuh dan menyebar lebih cepat daripada jenis kanker payudara lainnya. Pengujian HER 2 harus dilakukan pada semua wanita yang baru terdiagnosis kanker payudara.

Stadium adalah proses mencari tahu seberapa luasnya kanker tersebut pada saat ditemukan. Stadium kanker merupakan faktor terpenting dalam menentukan pilihan pengobatan kanker payudara.

Rekomendasi The American Society of Clinical Oncologists (ASCO) mengenai penggunaan terapi hormon bagi pasien kanker payudara yang memiliki reseptor hormon positif serta berdasar stadium kanker dan status menopause sebagai berikut :

- Kanker payudara stadium awal dan pasca menopause

Terapi hormon yang dierekomendasikan untuk pertama kali adalah diberikan aromatse inhibitor (Arimidex). Wanita yang sudah menggunakan tamoxifen selama 2-3 tahun dapat menpertimbangkan untuk beralih menggunakan aromaterase inhibitor seperti Femara.

- Kanker payduara stadium awal dan menopause

Pasien kanaker pada kondisi ini direkpmendasikan untuk menerima tamoxifen.

- Kanker payudara stadium lanjut

Pengobatan menggunakan aromatase inhibitor seperti Femara dapat digunakan setelah 2-5 tahun penggunaan tamoxifen atau ketika sel-sel kanker sudah tidak merespon pengobatan menggunakan tamoxifen. Apabila sel-sel kanker juga sudah tidak respon terhadap aromatse inhibitor maupun tamoxifen, maka dipertimbangkan penggunaan Faslodex. Tingkat Keparahan Pada Stadium Kanker Payudara

Incoming search terms:

  • apa tumor payudara bisa mempercepat proses menepouse
  • penandatumorca15-3
  • yang diketahui bahwa grade kanker
Post Update :
Date : Monday, July 28, 2014 - Senin, 28 Juli 2014